logo
● Sasar Kabel FO Semraut, Pemko Pekanbaru Lanjutkan Penertiban ke Jalan Paus Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Warga Rumbai Silahkan Kunjungi Pasar Murah, Beras SPHP Dijual Rp60 Ribu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Udara Pekanbaru Kian Mengkhawatirkan, PM2.5 Enam Kali Ambang Batas WHO Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Hujan Lebat Disertai Petir Malam Ini, BMKG Pantau 11 Titik Panas di Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Diduga Dipicu Sengketa Tanah, Adik Bacok Kakak Kandung Hingga Tewas di Ukui Pela Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Rupiah Makin Terpuruk, Ditutup di Level Rp18.060 per Dolar AS Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kejati Riau Tahan 8 Tersangka Korupsi Dana PI PT SPRH, Kerugian Negara Rp64,22 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Sita 2,1 Kg Sabu dan 284 Catridge Etomidate di Pekanbaru, Dua DPO Dib Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Ekonomi / Pekanbaru
Cabai Merah di Pekanbaru Tembus Rp100 Ribu, Pemko Cari Pasokan dari Aceh dan Sumbar
Pedagang sembako dan cabe merah di pasar Arengka, Pekanbaru (foto:wahyu/pekanbaru TV)
Cabai Merah di Pekanbaru Tembus Rp100 Ribu, Pemko Cari Pasokan dari Aceh dan Sumbar
Editor: Ridho Haztil | Penulis: wahyu falatehan
Rubrik: ekonomi | 11 Oktober 2026 | 15:30:12

PEKANBARU-Harga cabai merah di pasaran Kota Pekanbaru masih pedas mencapai Rp100.000 per kilogram. Lonjakan harga ini menjadi sorotan karena kondisinya sudah berlangsung selama tiga pekan belakangan.

Kenaikan harga cabai merah ini mencapai dua kali lipat dibanding sebelumnya. Kondisi ini membuat cabai merah menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi di Kota Pekanbaru.

"Kondisi ini harus kita sikapi dengan baik, agar suplai cabai merah di Kota Pekanbaru bisa terpenuhi," tegas Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, Sabtu (10/10/2026).

Ia menyadari lonjakan harga cabai merah masih terjadi. Ia mengaku, Wali Kota Pekanbaru sudah memberi arahan agar menindaklanjuti lonjakan harga cabai merah yang meroket.

Markarius sudah memberi perintah kepada Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru agar menjalin kerja sama dengan daerah penghasil cabai merah. Ia menilai kerja sama ini bukan hanya memastikan ketersediaan komoditas cabai merah, tetapi juga ingin harga cabai merah lebih stabil.

"Kita sudah komunikasi dengan sekda di Aceh terkait panen raya di sana, sehingga bisa menyuplai ke Pekanbaru," terangnya.

Menurutnya, pemerintah kota juga menjalin kerja sama dengan Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Solok. Daerah tersebut merupakan sejumlah daerah penghasil cabai merah di Provinsi Sumatera Barat.

"Sekdako sudah berkomunikasi guna memastikan suplai cabai merah di Kota Pekanbaru," ulasnya.

Adanya kerja sama ini tentu membuat Kota Pekanbaru mendapat pasokan prioritas untuk komoditas cabai merah. Ia menilai kerja sama ini menjadi langkah jemput bola langsung komoditas cabai ke daerah penghasil.

"Kita berharap lewat kerja sama ini suplai cabai merah kita bisa terjaga, harga cabai juga tidak naik lagi," harapnya(*) 

Home / Ekonomi
Cabai Merah di Pekanbaru Tembus Rp100 Ribu, Pemko Cari Pasokan dari Aceh dan Sumbar
Editor: Ridho Haztil | Penulis: wahyu falatehan
Rubrik: ekonomi | 11 Oktober 2026 | 15:30:12
Cabai Merah di Pekanbaru Tembus Rp100 Ribu, Pemko Cari Pasokan dari Aceh dan Sumbar
Pedagang sembako dan cabe merah di pasar Arengka, Pekanbaru (foto:wahyu/pekanbaru TV)

PEKANBARU-Harga cabai merah di pasaran Kota Pekanbaru masih pedas mencapai Rp100.000 per kilogram. Lonjakan harga ini menjadi sorotan karena kondisinya sudah berlangsung selama tiga pekan belakangan.

Kenaikan harga cabai merah ini mencapai dua kali lipat dibanding sebelumnya. Kondisi ini membuat cabai merah menjadi salah satu komoditas penyumbang inflasi di Kota Pekanbaru.

"Kondisi ini harus kita sikapi dengan baik, agar suplai cabai merah di Kota Pekanbaru bisa terpenuhi," tegas Wakil Wali Kota Pekanbaru Markarius Anwar, Sabtu (10/10/2026).

Ia menyadari lonjakan harga cabai merah masih terjadi. Ia mengaku, Wali Kota Pekanbaru sudah memberi arahan agar menindaklanjuti lonjakan harga cabai merah yang meroket.

Markarius sudah memberi perintah kepada Sekretaris Daerah Kota Pekanbaru agar menjalin kerja sama dengan daerah penghasil cabai merah. Ia menilai kerja sama ini bukan hanya memastikan ketersediaan komoditas cabai merah, tetapi juga ingin harga cabai merah lebih stabil.

"Kita sudah komunikasi dengan sekda di Aceh terkait panen raya di sana, sehingga bisa menyuplai ke Pekanbaru," terangnya.

Menurutnya, pemerintah kota juga menjalin kerja sama dengan Kabupaten Tanah Datar, Kabupaten Agam, dan Kabupaten Solok. Daerah tersebut merupakan sejumlah daerah penghasil cabai merah di Provinsi Sumatera Barat.

"Sekdako sudah berkomunikasi guna memastikan suplai cabai merah di Kota Pekanbaru," ulasnya.

Adanya kerja sama ini tentu membuat Kota Pekanbaru mendapat pasokan prioritas untuk komoditas cabai merah. Ia menilai kerja sama ini menjadi langkah jemput bola langsung komoditas cabai ke daerah penghasil.

"Kita berharap lewat kerja sama ini suplai cabai merah kita bisa terjaga, harga cabai juga tidak naik lagi," harapnya(*)