
PEKANBARU-Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto meminta dukungan PT PLN (Persero) untuk meningkatkan fasilitas kelistrikan di sejumlah wilayah di Provinsi Riau.
Dukungan tersebut mencakup penerangan jalan, revitalisasi kawasan wisata sejarah, hingga rencana pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di kawasan masjid.
Hal itu disampaikan SF Hariyanto saat menerima audiensi dan silaturahmi General Manager PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau (UID RKR), Sugeng Hidayat, di Kantor Gubernur Riau, Senin (26/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, SF Hariyanto menyampaikan bahwa kebutuhan penerangan jalan perlu menjadi perhatian, terutama pada ruas jalan yang mengalami pelebaran. Penerangan yang memadai dinilai penting untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang menggunakan fasilitas jalan.
Sejumlah ruas yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Riau antara lain Jalan HR Soebrantas dan Jalan SM Raja. Selain itu, dukungan kelistrikan juga diharapkan dapat diberikan untuk kawasan Candi Muara Takus yang direncanakan menjalani revitalisasi.
“Kami meminta dukungan PLN untuk penerangan listrik di ruas jalan yang diperlebar, seperti Jalan HR Soebrantas, Jalan SM Raja, dan kawasan Candi Muara Takus yang rencananya akan direnovasi ulang,” ujar SF Hariyanto.
Selain penerangan jalan, Pemprov Riau juga mengusulkan pembangunan SPKLU di kawasan masjid. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung penggunaan kendaraan listrik sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang mengunjungi kawasan tempat ibadah.
Menurut SF Hariyanto, kawasan masjid tidak hanya dimanfaatkan untuk beribadah, tetapi juga menjadi tempat masyarakat berwisata religi dan berolahraga. Karena itu, keberadaan SPKLU dinilai berpotensi memberikan manfaat tambahan bagi pengunjung, khususnya pengguna kendaraan listrik.
“Jadi, sambil masyarakat berwisata ke masjid, beribadah, atau berolahraga, mereka juga bisa sambil mengecas,” jelasnya.
SF Hariyanto berharap usulan yang disampaikan kepada PLN tersebut dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dan pembahasan lebih lanjut. Dengan demikian, penyediaan fasilitas kelistrikan dapat mendukung pengembangan infrastruktur sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan, setiap program pembangunan harus berorientasi pada kepentingan publik. Pemerintah, menurutnya, perlu memastikan fasilitas yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Semoga ini bisa bermanfaat, baik untuk masjid sebagai amal dan pahala, maupun untuk masyarakat. Karena kita bekerja kan untuk masyarakat,” tutupnya.(*)







PEKANBARU-Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau SF Hariyanto meminta dukungan PT PLN (Persero) untuk meningkatkan fasilitas kelistrikan di sejumlah wilayah di Provinsi Riau.
Dukungan tersebut mencakup penerangan jalan, revitalisasi kawasan wisata sejarah, hingga rencana pembangunan stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) di kawasan masjid.
Hal itu disampaikan SF Hariyanto saat menerima audiensi dan silaturahmi General Manager PLN Unit Induk Distribusi Riau dan Kepulauan Riau (UID RKR), Sugeng Hidayat, di Kantor Gubernur Riau, Senin (26/10/2026).
Dalam pertemuan tersebut, SF Hariyanto menyampaikan bahwa kebutuhan penerangan jalan perlu menjadi perhatian, terutama pada ruas jalan yang mengalami pelebaran. Penerangan yang memadai dinilai penting untuk mendukung kenyamanan dan keselamatan masyarakat yang menggunakan fasilitas jalan.
Sejumlah ruas yang menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Riau antara lain Jalan HR Soebrantas dan Jalan SM Raja. Selain itu, dukungan kelistrikan juga diharapkan dapat diberikan untuk kawasan Candi Muara Takus yang direncanakan menjalani revitalisasi.
“Kami meminta dukungan PLN untuk penerangan listrik di ruas jalan yang diperlebar, seperti Jalan HR Soebrantas, Jalan SM Raja, dan kawasan Candi Muara Takus yang rencananya akan direnovasi ulang,” ujar SF Hariyanto.
Selain penerangan jalan, Pemprov Riau juga mengusulkan pembangunan SPKLU di kawasan masjid. Fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung penggunaan kendaraan listrik sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat yang mengunjungi kawasan tempat ibadah.
Menurut SF Hariyanto, kawasan masjid tidak hanya dimanfaatkan untuk beribadah, tetapi juga menjadi tempat masyarakat berwisata religi dan berolahraga. Karena itu, keberadaan SPKLU dinilai berpotensi memberikan manfaat tambahan bagi pengunjung, khususnya pengguna kendaraan listrik.
“Jadi, sambil masyarakat berwisata ke masjid, beribadah, atau berolahraga, mereka juga bisa sambil mengecas,” jelasnya.
SF Hariyanto berharap usulan yang disampaikan kepada PLN tersebut dapat ditindaklanjuti melalui koordinasi dan pembahasan lebih lanjut. Dengan demikian, penyediaan fasilitas kelistrikan dapat mendukung pengembangan infrastruktur sekaligus menjawab kebutuhan masyarakat.
Ia menegaskan, setiap program pembangunan harus berorientasi pada kepentingan publik. Pemerintah, menurutnya, perlu memastikan fasilitas yang direncanakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas.
“Semoga ini bisa bermanfaat, baik untuk masjid sebagai amal dan pahala, maupun untuk masyarakat. Karena kita bekerja kan untuk masyarakat,” tutupnya.(*)