
ROKAN HILIR-Pemilihan Penghulu (Pilpeng) Desa Rantau Panjang Kiri, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, berlangsung tertib, aman, dan kondusif.
Pesta demokrasi tingkat desa ini diikuti dua kandidat yang bersaing memperebutkan kepercayaan masyarakat untuk memimpin desa pada periode mendatang.
Kedua kandidat tersebut adalah Marhot dengan nomor urut 1 dan Muhammad Nasir dengan nomor urut 2. Keduanya berkompetisi secara demokratis untuk memperoleh amanah masyarakat Desa Rantau Panjang Kiri.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pelaksanaan Pilpeng mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak pagi, warga terlihat berbondong-bondong mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilih mereka.
Ketua Panitia Pemilihan Penghulu, Muhamad Eko Syaputra Prasetyo, mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan pemilihan tersebut. Ia berharap suasana yang tertib dan aman dapat menjadi awal yang baik bagi terwujudnya kepemimpinan desa yang mampu menjawab harapan warga.
"Antusiasme terlihat dari tingginya kehadiran warga di lokasi pemilihan serta partisipasi aktif mereka dalam mengikuti seluruh tahapan pemungutan suara sesuai tata cara yang ditetapkan panitia penyelenggara," kata Eko di sela-sela pelaksanaan pemilihan, Selasa (27/10/2026).
Ia menjelaskan, meskipun masyarakat menunjukkan semangat dan antusiasme tinggi, proses pemungutan suara tetap berlangsung tertib. Situasi di sekitar TPS juga terpantau kondusif sehingga warga dapat menggunakan hak pilih dengan tenang dan nyaman.
"Kelancaran ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketertiban sekaligus menjadi wujud nyata berjalannya proses demokrasi di tingkat desa," ujarnya.
Menurutnya, Pilpeng merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan sosok pemimpin yang akan menjalankan roda pemerintahan desa. Penghulu terpilih diharapkan mampu mengemban amanah, menjaga persatuan, serta mendorong pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Semoga siapa pun yang diamanahkan masyarakat Rantau Panjang Kiri menjadi Datuk Penghulu nantinya dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik," harap Eko.(*)







ROKAN HILIR-Pemilihan Penghulu (Pilpeng) Desa Rantau Panjang Kiri, Kecamatan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, berlangsung tertib, aman, dan kondusif.
Pesta demokrasi tingkat desa ini diikuti dua kandidat yang bersaing memperebutkan kepercayaan masyarakat untuk memimpin desa pada periode mendatang.
Kedua kandidat tersebut adalah Marhot dengan nomor urut 1 dan Muhammad Nasir dengan nomor urut 2. Keduanya berkompetisi secara demokratis untuk memperoleh amanah masyarakat Desa Rantau Panjang Kiri.
Berdasarkan pantauan di lapangan, pelaksanaan Pilpeng mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Sejak pagi, warga terlihat berbondong-bondong mendatangi tempat pemungutan suara (TPS) untuk menyalurkan hak pilih mereka.
Ketua Panitia Pemilihan Penghulu, Muhamad Eko Syaputra Prasetyo, mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam menyukseskan pelaksanaan pemilihan tersebut. Ia berharap suasana yang tertib dan aman dapat menjadi awal yang baik bagi terwujudnya kepemimpinan desa yang mampu menjawab harapan warga.
"Antusiasme terlihat dari tingginya kehadiran warga di lokasi pemilihan serta partisipasi aktif mereka dalam mengikuti seluruh tahapan pemungutan suara sesuai tata cara yang ditetapkan panitia penyelenggara," kata Eko di sela-sela pelaksanaan pemilihan, Selasa (27/10/2026).
Ia menjelaskan, meskipun masyarakat menunjukkan semangat dan antusiasme tinggi, proses pemungutan suara tetap berlangsung tertib. Situasi di sekitar TPS juga terpantau kondusif sehingga warga dapat menggunakan hak pilih dengan tenang dan nyaman.
"Kelancaran ini menjadi bagian penting dalam menjaga ketertiban sekaligus menjadi wujud nyata berjalannya proses demokrasi di tingkat desa," ujarnya.
Menurutnya, Pilpeng merupakan momentum penting bagi masyarakat untuk menentukan sosok pemimpin yang akan menjalankan roda pemerintahan desa. Penghulu terpilih diharapkan mampu mengemban amanah, menjaga persatuan, serta mendorong pembangunan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
"Semoga siapa pun yang diamanahkan masyarakat Rantau Panjang Kiri menjadi Datuk Penghulu nantinya dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik," harap Eko.(*)