Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla berdampak pada aktivitas pendidikan di Kota Pekanbaru, Riau. Sejumlah sekolah menghentikan sementara pembelajaran tatap muka dan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh atau PJJ demi melindungi kesehatan siswa. SMP Negeri 13 Pekanbaru menjadi salah satu sekolah yang mulai menerapkan PJJ selama tiga hari. Para siswa tetap mengikuti pembelajaran dari rumah dengan jadwal, seragam, dan absensi seperti biasa, sementara para guru tetap hadir di sekolah untuk memastikan proses belajar berjalan optimal. Pemerintah Kota Pekanbaru juga mengimbau orang tua membatasi aktivitas anak di luar rumah selama kondisi kabut asap masih terjadi dan terus memantau kualitas udara sebelum pembelajaran tatap muka kembali dibuka.
RSD Madani Digeledah, 323 Dokumen Diamankan Penyidik
15 Ribu Pemuda Riau Bersatu Dalam KKR, Doakan Bangsa dan NTT
Ayam Makin Mahal, Pedagang Rela Korban Untung
Lahan Kosong Terbakar, Asap Tebal Selimuti Jalan Soekarno Hatta
HUT RI ke 81, 729 Warga Binaan Rutan Dumai Terima Remisi
HGB 133 Pedagang STC Tak Diperpanjang, Pedagang Minta Kejelasan
Harga Ayam Meroket, Omzet Pedagang Di Pekanbaru Anjlok 50 Persen
Kabut Asap Kembali Muncul di Pekanbaru, 50 Hotspot Terdeteksi
Bendera Merah Putih 1 081 Meter Hiasi Jembatan Rumbai
Saat Jalanan Dumai Terhenti Demi Detik Detik Proklamasi
Siltap Belum Cair Lima Bulan, Perangkat Desa Minta Transparansi
Riau Jadi Motor Ekonomi Sumatera, Layanan Keuangan Terus Diperkuat



