logo
Hujan Guyur Pekanbaru, PM2.5 Anjlok ke 7,7 µg/m³ dan Udara Kembali Sehat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Hotspot Riau Menurun, Hujan Berpeluang Guyur Sejumlah Daerah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sinyal Pemerintah untuk KPK: Periksa Nusron Wahid Jika Dibutuhkan dalam Kasus Su Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pendidikan Gratis dari TK hingga Kuliah Disiapkan, Pemerintah Hitung Anggaran da Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Program BSPS 2026 Berjalan, Pemprov Riau Sebut 31 Ribu Rumah Masih Butuh Bantuan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sidang Pemerasan dan Penipuan: Saksi Pelapor Ungkap Transfer Rp35 Juta ke Terdak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sembilan Hari Tertekan, Rupiah Akhirnya Bangkit ke Rp17.818 per Dolar AS Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Warga Temukan Pemuda Tergantung dalam Apotek di Salo Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / INFO HAJI 2026
Kabar dari Tanah Suci: Wamenhaj Imbau Jemaah Perbanyak Istirahat jelang Puncak Haji
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: MCH)
Kabar dari Tanah Suci: Wamenhaj Imbau Jemaah Perbanyak Istirahat jelang Puncak Haji
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 13 Mei 2026 | 13:42:05

JAKARTA - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau jemaah memperbanyak istirahat menjelang puncak haji. Ia meminta jemaah tidak memaksakan ibadah maupun wisata kota di Arab Saudi.

Menurut Dahnil, cuaca panas ekstrem meningkatkan risiko gangguan kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji. Pemerintah mencatat banyak kasus heat stroke terjadi pada jemaah usia produktif.

“Yang kena banyak heat stroke itu usia 40-50, karena mereka memaksakan diri,” kata Dahnil, seperti dikutip mediacenter haji, Rabu (13/5/2026). Ia menilai kelompok usia tersebut merasa masih kuat menjalankan aktivitas berlebihan.

iklan-view

Dahnil mengatakan, kelelahan dapat memicu munculnya berbagai penyakit selama berada di Tanah Suci. Karena itu, jemaah diminta mengatur aktivitas ibadah secara bijak.

“Jadi, jangan memaksakan diri melakukan ibadah, tetap sehat itu yang penting,” ujarnya. Ia berharap seluruh jemaah mengikuti puncak haji dalam kondisi prima.

Sebelumnya, Dahnil menyebut angka kematian jemaah haji tahun ini menurun dibandingkan musim haji sebelumnya. Pada periode sama tahun lalu, jumlah jemaah wafat mencapai 46 hingga 48 orang.

“Tahun ini turun drastis, pada tanggal sama ini 24 orang,” katanya di Asrama Haji Pondok Gede. Penurunan tersebut dipengaruhi pemeriksaan kesehatan jemaah sebelum keberangkatan.

Pemerintah tetap berupaya menekan angka kematian selama pelaksanaan ibadah haji berlangsung. Dahnil menegaskan pemerintah tidak ingin angka kematian hanya menjadi statistik semata. (mch)

Home / News
Kabar dari Tanah Suci: Wamenhaj Imbau Jemaah Perbanyak Istirahat jelang Puncak Haji
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 13 Mei 2026 | 13:42:05
Kabar dari Tanah Suci: Wamenhaj Imbau Jemaah Perbanyak Istirahat jelang Puncak Haji
Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: MCH)

JAKARTA - Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau jemaah memperbanyak istirahat menjelang puncak haji. Ia meminta jemaah tidak memaksakan ibadah maupun wisata kota di Arab Saudi.

Menurut Dahnil, cuaca panas ekstrem meningkatkan risiko gangguan kesehatan selama pelaksanaan ibadah haji. Pemerintah mencatat banyak kasus heat stroke terjadi pada jemaah usia produktif.

“Yang kena banyak heat stroke itu usia 40-50, karena mereka memaksakan diri,” kata Dahnil, seperti dikutip mediacenter haji, Rabu (13/5/2026). Ia menilai kelompok usia tersebut merasa masih kuat menjalankan aktivitas berlebihan.

Dahnil mengatakan, kelelahan dapat memicu munculnya berbagai penyakit selama berada di Tanah Suci. Karena itu, jemaah diminta mengatur aktivitas ibadah secara bijak.

“Jadi, jangan memaksakan diri melakukan ibadah, tetap sehat itu yang penting,” ujarnya. Ia berharap seluruh jemaah mengikuti puncak haji dalam kondisi prima.

Sebelumnya, Dahnil menyebut angka kematian jemaah haji tahun ini menurun dibandingkan musim haji sebelumnya. Pada periode sama tahun lalu, jumlah jemaah wafat mencapai 46 hingga 48 orang.

“Tahun ini turun drastis, pada tanggal sama ini 24 orang,” katanya di Asrama Haji Pondok Gede. Penurunan tersebut dipengaruhi pemeriksaan kesehatan jemaah sebelum keberangkatan.

Pemerintah tetap berupaya menekan angka kematian selama pelaksanaan ibadah haji berlangsung. Dahnil menegaskan pemerintah tidak ingin angka kematian hanya menjadi statistik semata. (mch)