logo
Polemik SPMB Siak Hulu, DPRD Kampar Soroti Kinerja Disdikpora hingga Dugaan Inte Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Bongkar Modus Pengurangan Isi Truk Tangki BBM Bersubsidi, Tiga Orang Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menhut Raja Juli Bungkam Soal Amplop Suhardiman, KPK Tegaskan Sudah Masuk Ranah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Menguat ke Rp17.888 per Dolar AS, Kekhawatiran Defisit APBN Mulai Mereda Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dua Residivis Spesialis Bobol Ruko Kosong Ditangkap, Beraksi 12 Kali di Pekanbar Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabar Baik untuk Petani Riau: Harga Sawit Naik, TBS Plasma Sentuh Rp3.930/Kg, Sw Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sebulan Dua Korban Tewas, Kini Harimau Sumatera Nyaris Menerkam Pekerja Sawit di Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Diduga Mabuk, Pengendara Motor Tabrak Pemotor Lain di Jalan Tengku Bey Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Kolam Lele 150 Meter di Tampan Jadi Contoh Kekuatan Ekonomi Rakyat, Polisi Beri Dukungan Langsung
Bhabinkamtibmas bersama pemilik kolam lele. (Foto: Istimewa)
Kolam Lele 150 Meter di Tampan Jadi Contoh Kekuatan Ekonomi Rakyat, Polisi Beri Dukungan Langsung
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: Boy Surya Hamta
2 Juni 2026 | 15:09:56

PEKANBARU – Sebuah kolam ikan lele seluas sekitar 150 meter persegi di Kelurahan Tampan menyimpan cerita tentang daya tahan ekonomi masyarakat. Dari kolam sederhana itu, kebutuhan pangan warga terpenuhi sekaligus menjadi sumber penghasilan keluarga yang terus berkembang.

Potret usaha produktif tersebut mendapat perhatian jajaran Polsek Payung Sekaki. Pada Selasa (2/6/2026), Kanit Binmas Ipda Restu Inanda bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Tampan Aipda Erick Jonatan Sihombing turun langsung meninjau lokasi budidaya ikan lele di Jalan Jambu Mawar.

Kunjungan dilakukan sebagai bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus melihat perkembangan usaha warga yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.

Dari hasil peninjauan, budidaya ikan lele tersebut berjalan dengan baik. Hasil panen secara rutin dipasarkan ke pasar dan dijual kepada masyarakat sekitar sehingga menciptakan perputaran ekonomi di lingkungan setempat.

iklan-view

Usaha perikanan skala kecil seperti ini dinilai memiliki peran yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Selain menghasilkan sumber protein bagi masyarakat, budidaya lele juga membuka peluang usaha yang relatif terjangkau dibandingkan sektor lainnya.

Dalam kesempatan itu, personel kepolisian memberikan dorongan kepada pemilik usaha agar terus meningkatkan kapasitas budidaya. Langkah tersebut dianggap penting karena sektor pangan saat ini menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional.

Ipda Restu Inanda menilai masyarakat yang mampu menciptakan usaha mandiri perlu mendapatkan dukungan dan motivasi. Kehadiran pelaku usaha lokal menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di tengah dinamika kondisi ekonomi yang terus berubah.

Lebih jauh, keberhasilan budidaya ikan lele juga menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan secara produktif dapat menghasilkan nilai ekonomi yang nyata. Model usaha seperti ini berpotensi direplikasi oleh masyarakat lain yang ingin membangun usaha berbasis pangan.

Ketahanan pangan tidak hanya berbicara soal produksi dalam skala besar. Justru dari tingkat rumah tangga dan lingkungan terkecil, fondasi kemandirian pangan dapat dibangun secara berkelanjutan.

Karena itu, keberadaan usaha budidaya lele di Kelurahan Tampan menjadi gambaran nyata bagaimana sektor perikanan rakyat mampu menjadi solusi ekonomi sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan yang saat ini terus didorong pemerintah. (bsh)

Home / News
Kolam Lele 150 Meter di Tampan Jadi Contoh Kekuatan Ekonomi Rakyat, Polisi Beri Dukungan Langsung
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: Boy Surya Hamta
Rubrik: news | 2 Juni 2026 | 15:09:56
Kolam Lele 150 Meter di Tampan Jadi Contoh Kekuatan Ekonomi Rakyat, Polisi Beri Dukungan Langsung
Bhabinkamtibmas bersama pemilik kolam lele. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU – Sebuah kolam ikan lele seluas sekitar 150 meter persegi di Kelurahan Tampan menyimpan cerita tentang daya tahan ekonomi masyarakat. Dari kolam sederhana itu, kebutuhan pangan warga terpenuhi sekaligus menjadi sumber penghasilan keluarga yang terus berkembang.

Potret usaha produktif tersebut mendapat perhatian jajaran Polsek Payung Sekaki. Pada Selasa (2/6/2026), Kanit Binmas Ipda Restu Inanda bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Tampan Aipda Erick Jonatan Sihombing turun langsung meninjau lokasi budidaya ikan lele di Jalan Jambu Mawar.

Kunjungan dilakukan sebagai bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kepolisian kepada masyarakat sekaligus melihat perkembangan usaha warga yang berkontribusi terhadap ketahanan pangan nasional.

Dari hasil peninjauan, budidaya ikan lele tersebut berjalan dengan baik. Hasil panen secara rutin dipasarkan ke pasar dan dijual kepada masyarakat sekitar sehingga menciptakan perputaran ekonomi di lingkungan setempat.

Usaha perikanan skala kecil seperti ini dinilai memiliki peran yang tidak bisa dipandang sebelah mata. Selain menghasilkan sumber protein bagi masyarakat, budidaya lele juga membuka peluang usaha yang relatif terjangkau dibandingkan sektor lainnya.

Dalam kesempatan itu, personel kepolisian memberikan dorongan kepada pemilik usaha agar terus meningkatkan kapasitas budidaya. Langkah tersebut dianggap penting karena sektor pangan saat ini menjadi salah satu prioritas pembangunan nasional.

Ipda Restu Inanda menilai masyarakat yang mampu menciptakan usaha mandiri perlu mendapatkan dukungan dan motivasi. Kehadiran pelaku usaha lokal menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan ekonomi keluarga di tengah dinamika kondisi ekonomi yang terus berubah.

Lebih jauh, keberhasilan budidaya ikan lele juga menunjukkan bahwa pemanfaatan lahan secara produktif dapat menghasilkan nilai ekonomi yang nyata. Model usaha seperti ini berpotensi direplikasi oleh masyarakat lain yang ingin membangun usaha berbasis pangan.

Ketahanan pangan tidak hanya berbicara soal produksi dalam skala besar. Justru dari tingkat rumah tangga dan lingkungan terkecil, fondasi kemandirian pangan dapat dibangun secara berkelanjutan.

Karena itu, keberadaan usaha budidaya lele di Kelurahan Tampan menjadi gambaran nyata bagaimana sektor perikanan rakyat mampu menjadi solusi ekonomi sekaligus mendukung agenda ketahanan pangan yang saat ini terus didorong pemerintah. (bsh)