logo
UPDATE: Tangis di Laut Madura, Lima Penumpang KMP Mutiara Sentosa II Tewas, 225 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE: Gempa Kumamoto Makin Mematikan, Korban Tewas Capai 38 Orang, KBRI Berger Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pemutihan Pajak Kendaraan Riau Dimulai, Tunggakan Bertahun-tahun Cukup Bayar Dua Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kasus Pilot Malaysia Airlines: Positif Tiga Jenis Narkoba, Bawa Urine Cadangan u Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kapal Surabaya-Makassar Terbakar di Laut Jawa, Operasi Penyelamatan Ratusan Penu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Bupati Pemalang Terjaring OTT di Hotel, KPK Selidiki Keterlibatan Wanita Pendamp Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Semarang Usai Ratusan Siswa Didu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BK DPRD Riau Segera Putuskan Sanksi Dua Anggota yang Bentrok, Publik Menanti Ket Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Sungai Kampar Kembali Makan Korban, Buruh Asal Jabar Hilang Saat Memancing
Anggota Polsek Kampar bersama masyarakat melakukan pencarian terhadap korban yang didiuga tenggelam saat memancing di Sungai Kampar. (Foto: Arif)
Sungai Kampar Kembali Makan Korban, Buruh Asal Jabar Hilang Saat Memancing
Editor: putrajaya | Penulis: rea
7 Juni 2026 | 20:29:45

KAMPAR UTARA – Sungai Kampar kembali memakan korban. Seorang buruh asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan tenggelam saat memancing di aliran Sungai Kampar, tepatnya di kawasan Pulau Kosiok, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Ahad (7/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban diketahui bernama Cepi Ahmad Munawar (32), warga Jalan Kampung Suka Mandi, RT 001/RW 012, Desa Padaulun, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Meski kondisi air sungai sedang surut dan arus tidak terlalu deras, masyarakat tetap diimbau untuk berhati-hati saat beraktivitas di sepanjang Sungai Kampar. Pasalnya, dalam beberapa bulan terakhir, sungai tersebut telah beberapa kali menelan korban jiwa.

iklan-view

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang melalui Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid membenarkan peristiwa tersebut.

"Diduga korban tidak pandai berenang dan terseret arus saat memancing di Sungai Kampar," ujar Kapolsek, Minggu (07/06/2026) sore.

Mendapat laporan kejadian itu, personel Polsek Kampar langsung menuju lokasi dan bergabung dengan tim gabungan serta masyarakat untuk melakukan pencarian.

"Saat ini personel Polsek Kampar bersama masyarakat dan pihak terkait masih melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Kampar di sekitar Pulau Kosiok untuk mencari korban yang tenggelam," jelasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan. *

Home / Hukum
Sungai Kampar Kembali Makan Korban, Buruh Asal Jabar Hilang Saat Memancing
Editor: putrajaya | Penulis: rea
Rubrik: hukum | 7 Juni 2026 | 20:29:45
Sungai Kampar Kembali Makan Korban, Buruh Asal Jabar Hilang Saat Memancing
Anggota Polsek Kampar bersama masyarakat melakukan pencarian terhadap korban yang didiuga tenggelam saat memancing di Sungai Kampar. (Foto: Arif)

KAMPAR UTARA – Sungai Kampar kembali memakan korban. Seorang buruh asal Kabupaten Bandung, Jawa Barat, dilaporkan tenggelam saat memancing di aliran Sungai Kampar, tepatnya di kawasan Pulau Kosiok, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Ahad (7/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB.

Korban diketahui bernama Cepi Ahmad Munawar (32), warga Jalan Kampung Suka Mandi, RT 001/RW 012, Desa Padaulun, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Meski kondisi air sungai sedang surut dan arus tidak terlalu deras, masyarakat tetap diimbau untuk berhati-hati saat beraktivitas di sepanjang Sungai Kampar. Pasalnya, dalam beberapa bulan terakhir, sungai tersebut telah beberapa kali menelan korban jiwa.

Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang melalui Kapolsek Kampar AKP Asdisyah Mursyid membenarkan peristiwa tersebut.

"Diduga korban tidak pandai berenang dan terseret arus saat memancing di Sungai Kampar," ujar Kapolsek, Minggu (07/06/2026) sore.

Mendapat laporan kejadian itu, personel Polsek Kampar langsung menuju lokasi dan bergabung dengan tim gabungan serta masyarakat untuk melakukan pencarian.

"Saat ini personel Polsek Kampar bersama masyarakat dan pihak terkait masih melakukan penyisiran di sepanjang aliran Sungai Kampar di sekitar Pulau Kosiok untuk mencari korban yang tenggelam," jelasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, korban masih belum ditemukan dan proses pencarian terus dilakukan oleh tim gabungan. *