logo
UPDATE: Tangis di Laut Madura, Lima Penumpang KMP Mutiara Sentosa II Tewas, 225 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE: Gempa Kumamoto Makin Mematikan, Korban Tewas Capai 38 Orang, KBRI Berger Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pemutihan Pajak Kendaraan Riau Dimulai, Tunggakan Bertahun-tahun Cukup Bayar Dua Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kasus Pilot Malaysia Airlines: Positif Tiga Jenis Narkoba, Bawa Urine Cadangan u Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kapal Surabaya-Makassar Terbakar di Laut Jawa, Operasi Penyelamatan Ratusan Penu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Bupati Pemalang Terjaring OTT di Hotel, KPK Selidiki Keterlibatan Wanita Pendamp Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Semarang Usai Ratusan Siswa Didu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BK DPRD Riau Segera Putuskan Sanksi Dua Anggota yang Bentrok, Publik Menanti Ket Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Presiden Prabowo Jadwalkan Lantik Kepala BGN Baru dan Said Iqbal di Istana Negara Hari Ini
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi
Presiden Prabowo Jadwalkan Lantik Kepala BGN Baru dan Said Iqbal di Istana Negara Hari Ini
Editor: putrajaya | Penulis: rea
8 Juni 2026 | 15:40:16

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) serta tokoh buruh nasional, Said Iqbal, dalam sebuah agenda resmi yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/6/2026) sore.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pelantikan tersebut akan digelar pada pukul 15.00 hingga 16.00 WIB dan menjadi salah satu agenda penting Presiden pada hari ini.

Dalam pelantikan tersebut, Nanik S Deyang akan resmi mengemban tugas sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Lembaga ini memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat, termasuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

iklan-view

Menurut Prasetyo, pergantian pimpinan BGN merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk memperkuat pelaksanaan program-program prioritas nasional yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Selain melantik Kepala BGN, Presiden juga dijadwalkan menunjuk Said Iqbal untuk membantu pemerintah dalam bidang ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh.

Said Iqbal dikenal sebagai salah satu tokoh buruh paling berpengaruh di Indonesia yang selama ini aktif menyuarakan berbagai isu ketenagakerjaan, mulai dari perlindungan pekerja hingga peningkatan kesejahteraan buruh.

Meski belum merinci nomenklatur jabatan yang akan diemban, Prasetyo menegaskan bahwa penunjukan Said Iqbal merupakan bagian dari komitmen Presiden untuk memberikan perhatian serius terhadap persoalan dunia kerja di Indonesia.

"Pemerintah ingin memastikan bahwa masalah ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh menjadi salah satu prioritas utama yang terus diperjuangkan bersama," ujar Prasetyo.

Penunjukan tokoh buruh ke lingkaran kepresidenan ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah ingin mempererat komunikasi antara negara dan kalangan pekerja dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi serta ketenagakerjaan ke depan.

Di tengah agenda pelantikan tersebut, Prasetyo juga menepis berbagai spekulasi yang berkembang mengenai kemungkinan pergantian Menteri Keuangan.

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah tidak memiliki rencana melakukan pergantian pada posisi tersebut. Menurutnya, apabila Presiden memandang perlu adanya perubahan atau penyegaran kabinet, keputusan itu akan disampaikan secara resmi kepada publik pada waktunya.

Dengan agenda pelantikan ini, perhatian publik kini tertuju ke Istana Negara untuk menantikan arah baru kebijakan pemerintah, khususnya di bidang gizi nasional, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan buruh. *

Home / News
Presiden Prabowo Jadwalkan Lantik Kepala BGN Baru dan Said Iqbal di Istana Negara Hari Ini
Editor: putrajaya | Penulis: rea
Rubrik: news | 8 Juni 2026 | 15:40:16
Presiden Prabowo Jadwalkan Lantik Kepala BGN Baru dan Said Iqbal di Istana Negara Hari Ini
Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik pimpinan baru Badan Gizi Nasional (BGN) serta tokoh buruh nasional, Said Iqbal, dalam sebuah agenda resmi yang berlangsung di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (8/6/2026) sore.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan bahwa pelantikan tersebut akan digelar pada pukul 15.00 hingga 16.00 WIB dan menjadi salah satu agenda penting Presiden pada hari ini.

Dalam pelantikan tersebut, Nanik S Deyang akan resmi mengemban tugas sebagai Kepala Badan Gizi Nasional yang baru. Lembaga ini memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program pemerintah di bidang pemenuhan gizi masyarakat, termasuk pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Prasetyo, pergantian pimpinan BGN merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk memperkuat pelaksanaan program-program prioritas nasional yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Selain melantik Kepala BGN, Presiden juga dijadwalkan menunjuk Said Iqbal untuk membantu pemerintah dalam bidang ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh.

Said Iqbal dikenal sebagai salah satu tokoh buruh paling berpengaruh di Indonesia yang selama ini aktif menyuarakan berbagai isu ketenagakerjaan, mulai dari perlindungan pekerja hingga peningkatan kesejahteraan buruh.

Meski belum merinci nomenklatur jabatan yang akan diemban, Prasetyo menegaskan bahwa penunjukan Said Iqbal merupakan bagian dari komitmen Presiden untuk memberikan perhatian serius terhadap persoalan dunia kerja di Indonesia.

"Pemerintah ingin memastikan bahwa masalah ketenagakerjaan dan kesejahteraan buruh menjadi salah satu prioritas utama yang terus diperjuangkan bersama," ujar Prasetyo.

Penunjukan tokoh buruh ke lingkaran kepresidenan ini dinilai sebagai sinyal kuat bahwa pemerintah ingin mempererat komunikasi antara negara dan kalangan pekerja dalam menghadapi berbagai tantangan ekonomi serta ketenagakerjaan ke depan.

Di tengah agenda pelantikan tersebut, Prasetyo juga menepis berbagai spekulasi yang berkembang mengenai kemungkinan pergantian Menteri Keuangan.

Ia menegaskan bahwa hingga saat ini pemerintah tidak memiliki rencana melakukan pergantian pada posisi tersebut. Menurutnya, apabila Presiden memandang perlu adanya perubahan atau penyegaran kabinet, keputusan itu akan disampaikan secara resmi kepada publik pada waktunya.

Dengan agenda pelantikan ini, perhatian publik kini tertuju ke Istana Negara untuk menantikan arah baru kebijakan pemerintah, khususnya di bidang gizi nasional, ketenagakerjaan, dan kesejahteraan buruh. *