logo
UPDATE: Tangis di Laut Madura, Lima Penumpang KMP Mutiara Sentosa II Tewas, 225 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi UPDATE: Gempa Kumamoto Makin Mematikan, Korban Tewas Capai 38 Orang, KBRI Berger Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pemutihan Pajak Kendaraan Riau Dimulai, Tunggakan Bertahun-tahun Cukup Bayar Dua Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kasus Pilot Malaysia Airlines: Positif Tiga Jenis Narkoba, Bawa Urine Cadangan u Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kapal Surabaya-Makassar Terbakar di Laut Jawa, Operasi Penyelamatan Ratusan Penu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Bupati Pemalang Terjaring OTT di Hotel, KPK Selidiki Keterlibatan Wanita Pendamp Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BGN Hentikan Sementara Operasional Dapur MBG di Semarang Usai Ratusan Siswa Didu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BK DPRD Riau Segera Putuskan Sanksi Dua Anggota yang Bentrok, Publik Menanti Ket Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
SF Hariyanto Ingatkan Jangan Ada Rekayasa Data PSN di Riau
Ekpose perkembangan program strategis nasional di Pemprov Riau, dipimpin plt Gubernur Riau SF Hariyanto
SF Hariyanto Ingatkan Jangan Ada Rekayasa Data PSN di Riau
Editor: ridho | Penulis: ried
9 Juni 2026 | 18:36:31

PEKANBARU - Bertempat di Ruang Rapat Kantor Gubernur Riau, Selasa (09/06/2026), Pemerintah Provinsi Riau menggelar ekspose  perkembangan program strategis nasional di Bumi Lancang Kuning. Diantaranya,  pemaparan  Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan, dan Sekolah Rakyat. 

Ekspos ini dihadiri  Disperindagkop UMKM Riau, Kadis Sosial Riau, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Riau.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, mengatakan bahwa sejumlah program prioritas nasional seperti Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga Kampung Nelayan harus dipastikan berjalan sesuai target. Ia meminta seluruh jajaran OPD tidak hanya fokus pada administrasi, tetapi juga memahami perkembangan di lapangan secara rinci.

iklan-view

"Karena kita gak mau ketika ditanya terkait Koperasi Desa Merah Putih,  datanya gak lengkap tentu yang malu juga Pemprov Riau. Artinya kalau data kita lengkap, Pemprov Riau telah melakukan pengawasan perkembangan program tersebut di daerah. Jangan ada di rekayasa, sampaikan saja apa adanya,” tegasnya.

Dengan adanya PSN  yang tengah berjalan harus mendapat perhatian agar pelaksanaannya dapat dipaparkan secara menyeluruh kepada pemerintah pusat. 

“Dalam waktu dekat ini Menteri Dalam Negeri akan melakukan kunjungan ke Provinsi Riau. Saya ingin kita harus menyiapkan laporan terkait perkembangan program strategis nasional seperti Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan Kampung Nelayan di daerah,” ujarnya 

Ia juga mengingatkan pentingnya validitas data yang disampaikan kepada pemerintah pusat. Menurutnya, laporan yang lengkap dan sesuai kondisi riil akan menunjukkan bahwa Pemprov Riau benar-benar melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program nasional di daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Riau, Zulfadli, menjelaskan bahwa pihaknya telah memaparkan pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Provinsi Riau. Program tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Ia menambahkan, Sekolah Rakyat memiliki dua kategori pembangunan, yakni sekolah rintisan dan sekolah permanen. Kedua konsep itu disesuaikan dengan kebutuhan serta kesiapan daerah dalam mendukung pelaksanaan program nasional tersebut.

“Ya, kami telah melakukan ekspose tentang kesiapan sekolah rakyat di Provinsi Riau. Jadi, sekolah rakyat itu kan ada dua jenis rintisan dan permanen,” jelas Zulfadli.

Diterangkan, saat ini terdapat tiga Sekolah Rakyat rintisan di Riau. Dua sekolah berada di Kota Pekanbaru, sedangkan satu sekolah lainnya berada di Kabupaten Rokan Hilir.

“Jadi di Riau itu sekolah rintisan ada tiga. Dua di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Rohil ada satu sekolah rakyat,” terangnya.

Selain itu, pembangunan Sekolah Rakyat juga terus dipersiapkan di sejumlah daerah. Salah satu proyek yang tengah berjalan berada di Kabupaten Kuantan Singingi dengan progres pembangunan yang disebut telah mencapai lebih dari separuh target pengerjaan.

“Kemudian juga kami mengekspose tentang akan ada prioritas pembangunan sekolah rakyat. Untuk sekarang, sedang berjalan pembangunan sekolah rakyat di Kuansing. Progresnya sudah 65 persen. Insyaallah, yang di Kuansing untuk tahun ajaran baru besok ini sudah bisa beroperasi. Kemudian, dari Kementerian Sosial juga akan menambah prioritas pembangunan lagi di Kabupaten Rokan Hilir dan Rokan Hulu,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kadis Sosial Riau, Zulfadli berharap seluruh program strategis nasional yang digagas pemerintah pusat dapat berjalan lancar di Provinsi Riau. Ia menilai dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi pembangunan nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

“Harapan kami tentu semua program strategis nasional bisa berjalan lancar di Provinsi Riau. Karena ini tujuan mulia dari Bapak Presiden Prabowo, sehingga pemerintah daerah mensupport lahannya dan pemerintah pusat yang menyiapkan kebutuhannya,” tegasnya. (**)

Sumber: Mediacenter Riau

Home / News
SF Hariyanto Ingatkan Jangan Ada Rekayasa Data PSN di Riau
Editor: ridho | Penulis: ried
Rubrik: news | 9 Juni 2026 | 18:36:31
SF Hariyanto Ingatkan Jangan Ada Rekayasa Data PSN di Riau
Ekpose perkembangan program strategis nasional di Pemprov Riau, dipimpin plt Gubernur Riau SF Hariyanto

PEKANBARU - Bertempat di Ruang Rapat Kantor Gubernur Riau, Selasa (09/06/2026), Pemerintah Provinsi Riau menggelar ekspose  perkembangan program strategis nasional di Bumi Lancang Kuning. Diantaranya,  pemaparan  Koperasi Merah Putih, Kampung Nelayan, dan Sekolah Rakyat. 

Ekspos ini dihadiri  Disperindagkop UMKM Riau, Kadis Sosial Riau, dan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Riau.

Plt Gubernur Riau SF Hariyanto, mengatakan bahwa sejumlah program prioritas nasional seperti Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, hingga Kampung Nelayan harus dipastikan berjalan sesuai target. Ia meminta seluruh jajaran OPD tidak hanya fokus pada administrasi, tetapi juga memahami perkembangan di lapangan secara rinci.

"Karena kita gak mau ketika ditanya terkait Koperasi Desa Merah Putih,  datanya gak lengkap tentu yang malu juga Pemprov Riau. Artinya kalau data kita lengkap, Pemprov Riau telah melakukan pengawasan perkembangan program tersebut di daerah. Jangan ada di rekayasa, sampaikan saja apa adanya,” tegasnya.

Dengan adanya PSN  yang tengah berjalan harus mendapat perhatian agar pelaksanaannya dapat dipaparkan secara menyeluruh kepada pemerintah pusat. 

“Dalam waktu dekat ini Menteri Dalam Negeri akan melakukan kunjungan ke Provinsi Riau. Saya ingin kita harus menyiapkan laporan terkait perkembangan program strategis nasional seperti Koperasi Desa Merah Putih, Sekolah Rakyat, dan Kampung Nelayan di daerah,” ujarnya 

Ia juga mengingatkan pentingnya validitas data yang disampaikan kepada pemerintah pusat. Menurutnya, laporan yang lengkap dan sesuai kondisi riil akan menunjukkan bahwa Pemprov Riau benar-benar melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program nasional di daerah.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Riau, Zulfadli, menjelaskan bahwa pihaknya telah memaparkan pelaksanaan program Sekolah Rakyat di Provinsi Riau. Program tersebut menjadi salah satu fokus utama dalam mendukung peningkatan akses pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

Ia menambahkan, Sekolah Rakyat memiliki dua kategori pembangunan, yakni sekolah rintisan dan sekolah permanen. Kedua konsep itu disesuaikan dengan kebutuhan serta kesiapan daerah dalam mendukung pelaksanaan program nasional tersebut.

“Ya, kami telah melakukan ekspose tentang kesiapan sekolah rakyat di Provinsi Riau. Jadi, sekolah rakyat itu kan ada dua jenis rintisan dan permanen,” jelas Zulfadli.

Diterangkan, saat ini terdapat tiga Sekolah Rakyat rintisan di Riau. Dua sekolah berada di Kota Pekanbaru, sedangkan satu sekolah lainnya berada di Kabupaten Rokan Hilir.

“Jadi di Riau itu sekolah rintisan ada tiga. Dua di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Rohil ada satu sekolah rakyat,” terangnya.

Selain itu, pembangunan Sekolah Rakyat juga terus dipersiapkan di sejumlah daerah. Salah satu proyek yang tengah berjalan berada di Kabupaten Kuantan Singingi dengan progres pembangunan yang disebut telah mencapai lebih dari separuh target pengerjaan.

“Kemudian juga kami mengekspose tentang akan ada prioritas pembangunan sekolah rakyat. Untuk sekarang, sedang berjalan pembangunan sekolah rakyat di Kuansing. Progresnya sudah 65 persen. Insyaallah, yang di Kuansing untuk tahun ajaran baru besok ini sudah bisa beroperasi. Kemudian, dari Kementerian Sosial juga akan menambah prioritas pembangunan lagi di Kabupaten Rokan Hilir dan Rokan Hulu,” tuturnya.

Lebih lanjut, Kadis Sosial Riau, Zulfadli berharap seluruh program strategis nasional yang digagas pemerintah pusat dapat berjalan lancar di Provinsi Riau. Ia menilai dukungan pemerintah daerah menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi pembangunan nasional yang diusung Presiden Prabowo Subianto.

“Harapan kami tentu semua program strategis nasional bisa berjalan lancar di Provinsi Riau. Karena ini tujuan mulia dari Bapak Presiden Prabowo, sehingga pemerintah daerah mensupport lahannya dan pemerintah pusat yang menyiapkan kebutuhannya,” tegasnya. (**)

Sumber: Mediacenter Riau