
PARIAMAN – Suasana liburan di Pantai Gasan Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, berubah menjadi duka setelah seorang remaja asal Pekanbaru, Riau, ditemukan meninggal dunia usai terseret ombak, Sabtu (27/6/2026).
Korban diketahui bernama Rafi Rapa Maulana. Ia dilaporkan hilang sekitar pukul 17.00 WIB saat berenang bersama teman-temannya. Cuaca yang kurang bersahabat disertai ombak besar diduga menjadi penyebab korban terseret ke tengah laut.
Kepala Kantor Basarnas Padang, Abdul Malik, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung mengerahkan tim penyelamat ke lokasi.
"Setelah menerima laporan, tim segera melakukan pencarian meski kondisi malam hari membuat jarak pandang sangat terbatas," ujarnya, Minggu (28/6/2026).

Sebelum Basarnas tiba, keluarga korban bersama warga setempat telah lebih dulu berupaya melakukan pencarian. Namun usaha tersebut belum membuahkan hasil.
Pencarian kemudian dilanjutkan oleh tim gabungan yang terdiri dari 45 personel dari berbagai instansi bersama masyarakat. Meski harus menghadapi gelapnya malam dan keterbatasan penerangan, proses pencarian terus dilakukan.
Sekitar pukul 00.54 WIB, korban akhirnya ditemukan sekitar 100 meter dari titik awal terseret ombak. Saat ditemukan, Rafi sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang ke Pekanbaru guna disemayamkan. Operasi pencarian resmi ditutup sekitar pukul 01.15 WIB setelah seluruh personel kembali ke kesatuan masing-masing.
Basarnas mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi cuaca dan gelombang laut sedang tidak bersahabat. (**)
Sumber: IDNTimes





PARIAMAN – Suasana liburan di Pantai Gasan Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, berubah menjadi duka setelah seorang remaja asal Pekanbaru, Riau, ditemukan meninggal dunia usai terseret ombak, Sabtu (27/6/2026).
Korban diketahui bernama Rafi Rapa Maulana. Ia dilaporkan hilang sekitar pukul 17.00 WIB saat berenang bersama teman-temannya. Cuaca yang kurang bersahabat disertai ombak besar diduga menjadi penyebab korban terseret ke tengah laut.
Kepala Kantor Basarnas Padang, Abdul Malik, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung mengerahkan tim penyelamat ke lokasi.
"Setelah menerima laporan, tim segera melakukan pencarian meski kondisi malam hari membuat jarak pandang sangat terbatas," ujarnya, Minggu (28/6/2026).
Sebelum Basarnas tiba, keluarga korban bersama warga setempat telah lebih dulu berupaya melakukan pencarian. Namun usaha tersebut belum membuahkan hasil.
Pencarian kemudian dilanjutkan oleh tim gabungan yang terdiri dari 45 personel dari berbagai instansi bersama masyarakat. Meski harus menghadapi gelapnya malam dan keterbatasan penerangan, proses pencarian terus dilakukan.
Sekitar pukul 00.54 WIB, korban akhirnya ditemukan sekitar 100 meter dari titik awal terseret ombak. Saat ditemukan, Rafi sudah dalam kondisi meninggal dunia.
Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang ke Pekanbaru guna disemayamkan. Operasi pencarian resmi ditutup sekitar pukul 01.15 WIB setelah seluruh personel kembali ke kesatuan masing-masing.
Basarnas mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi cuaca dan gelombang laut sedang tidak bersahabat. (**)
Sumber: IDNTimes