logo
Pemko Pekanbaru Tegaskan Rumah Sakit Tak Boleh Bedakan Pasien BPJS dan Umum Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pemko Pekanbaru Buka Peluang Bangun Waste Station di Kampus UNRI Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kapal Berbendera Tanzania Disergap di Bengkalis, Diduga Bawa Lebih 2 Ton Methamp Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Penanganan Gempa NTT, Pemerintah Masih Mampu Belum Buka Bantuan Asing Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Gempa NTT Rusak 19.297 Rumah, Lebih dari 6.000 Bangunan Masuk Kategori Berat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Desa Sungai Gantang Sukses Bentangkan Bendera 1.081 Meter di Jembatan Rumbai Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 133 HGB Pedagang STC Dipersoalkan, Pemko Pekanbaru Didesak Buka Dasar Kebijakan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD Pekanbaru Soroti Data Desil Warga: Salah Klasifikasi Bisa Bikin Bantuan Ter Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / SUMBAR
Liburan Berujung Duka, Remaja Asal Pekanbaru Tewas Tenggelam di Pantai Gasan Gadang Pariaman
Tim gabungan mengevakuasi korban hanyut di Pariaman (Foto: Ist/Basarnas Padang)
Liburan Berujung Duka, Remaja Asal Pekanbaru Tewas Tenggelam di Pantai Gasan Gadang Pariaman
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 28 Juni 2026 | 15:29:20

PARIAMAN – Suasana liburan di Pantai Gasan Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, berubah menjadi duka setelah seorang remaja asal Pekanbaru, Riau, ditemukan meninggal dunia usai terseret ombak, Sabtu (27/6/2026).

Korban diketahui bernama Rafi Rapa Maulana. Ia dilaporkan hilang sekitar pukul 17.00 WIB saat berenang bersama teman-temannya. Cuaca yang kurang bersahabat disertai ombak besar diduga menjadi penyebab korban terseret ke tengah laut.

Kepala Kantor Basarnas Padang, Abdul Malik, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung mengerahkan tim penyelamat ke lokasi.

iklan-view

"Setelah menerima laporan, tim segera melakukan pencarian meski kondisi malam hari membuat jarak pandang sangat terbatas," ujarnya, Minggu (28/6/2026).

Sebelum Basarnas tiba, keluarga korban bersama warga setempat telah lebih dulu berupaya melakukan pencarian. Namun usaha tersebut belum membuahkan hasil.

Pencarian kemudian dilanjutkan oleh tim gabungan yang terdiri dari 45 personel dari berbagai instansi bersama masyarakat. Meski harus menghadapi gelapnya malam dan keterbatasan penerangan, proses pencarian terus dilakukan.

Sekitar pukul 00.54 WIB, korban akhirnya ditemukan sekitar 100 meter dari titik awal terseret ombak. Saat ditemukan, Rafi sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang ke Pekanbaru guna disemayamkan. Operasi pencarian resmi ditutup sekitar pukul 01.15 WIB setelah seluruh personel kembali ke kesatuan masing-masing.

Basarnas mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi cuaca dan gelombang laut sedang tidak bersahabat. (**)

Sumber: IDNTimes

Home / News
Liburan Berujung Duka, Remaja Asal Pekanbaru Tewas Tenggelam di Pantai Gasan Gadang Pariaman
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: news | 28 Juni 2026 | 15:29:20
Liburan Berujung Duka, Remaja Asal Pekanbaru Tewas Tenggelam di Pantai Gasan Gadang Pariaman
Tim gabungan mengevakuasi korban hanyut di Pariaman (Foto: Ist/Basarnas Padang)

PARIAMAN – Suasana liburan di Pantai Gasan Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, berubah menjadi duka setelah seorang remaja asal Pekanbaru, Riau, ditemukan meninggal dunia usai terseret ombak, Sabtu (27/6/2026).

Korban diketahui bernama Rafi Rapa Maulana. Ia dilaporkan hilang sekitar pukul 17.00 WIB saat berenang bersama teman-temannya. Cuaca yang kurang bersahabat disertai ombak besar diduga menjadi penyebab korban terseret ke tengah laut.

Kepala Kantor Basarnas Padang, Abdul Malik, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung mengerahkan tim penyelamat ke lokasi.

"Setelah menerima laporan, tim segera melakukan pencarian meski kondisi malam hari membuat jarak pandang sangat terbatas," ujarnya, Minggu (28/6/2026).

Sebelum Basarnas tiba, keluarga korban bersama warga setempat telah lebih dulu berupaya melakukan pencarian. Namun usaha tersebut belum membuahkan hasil.

Pencarian kemudian dilanjutkan oleh tim gabungan yang terdiri dari 45 personel dari berbagai instansi bersama masyarakat. Meski harus menghadapi gelapnya malam dan keterbatasan penerangan, proses pencarian terus dilakukan.

Sekitar pukul 00.54 WIB, korban akhirnya ditemukan sekitar 100 meter dari titik awal terseret ombak. Saat ditemukan, Rafi sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang ke Pekanbaru guna disemayamkan. Operasi pencarian resmi ditutup sekitar pukul 01.15 WIB setelah seluruh personel kembali ke kesatuan masing-masing.

Basarnas mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi cuaca dan gelombang laut sedang tidak bersahabat. (**)

Sumber: IDNTimes