logo
CATATAN PIALA DUNIA 2026: Ketika Mimpi Besar Asia Kembali Berakhir Terlalu Cepat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sekolah Swasta Pekanbaru Menjerit, SPMB 2026 Sepi Pendaftar Imbas Daya Tampung N Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Produsen Mobil China Makin Menguasai Pasar Eropa, Industri Otomotif Jerman Terte Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Liburan Berujung Duka, Remaja Asal Pekanbaru Tewas Tenggelam di Pantai Gasan Gad Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Volkswagen Dikabarkan Siapkan PHK Hingga 100 Ribu Karyawan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Terlalu Gemuk: Prabowo Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan, 750 Akan Dit Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Komnas HAM Minta Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Merah Putih Dihentikan U Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi MTQ Riau 2026 Dibuka di Kuansing, Syiar Al-Qur'an Berpadu dengan Pacu Jalur dan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / SUMBAR
Liburan Berujung Duka, Remaja Asal Pekanbaru Tewas Tenggelam di Pantai Gasan Gadang Pariaman
Tim gabungan mengevakuasi korban hanyut di Pariaman (Foto: Ist/Basarnas Padang)
Liburan Berujung Duka, Remaja Asal Pekanbaru Tewas Tenggelam di Pantai Gasan Gadang Pariaman
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
28 Juni 2026 | 15:29:20

PARIAMAN – Suasana liburan di Pantai Gasan Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, berubah menjadi duka setelah seorang remaja asal Pekanbaru, Riau, ditemukan meninggal dunia usai terseret ombak, Sabtu (27/6/2026).

Korban diketahui bernama Rafi Rapa Maulana. Ia dilaporkan hilang sekitar pukul 17.00 WIB saat berenang bersama teman-temannya. Cuaca yang kurang bersahabat disertai ombak besar diduga menjadi penyebab korban terseret ke tengah laut.

Kepala Kantor Basarnas Padang, Abdul Malik, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung mengerahkan tim penyelamat ke lokasi.

"Setelah menerima laporan, tim segera melakukan pencarian meski kondisi malam hari membuat jarak pandang sangat terbatas," ujarnya, Minggu (28/6/2026).

iklan-view

Sebelum Basarnas tiba, keluarga korban bersama warga setempat telah lebih dulu berupaya melakukan pencarian. Namun usaha tersebut belum membuahkan hasil.

Pencarian kemudian dilanjutkan oleh tim gabungan yang terdiri dari 45 personel dari berbagai instansi bersama masyarakat. Meski harus menghadapi gelapnya malam dan keterbatasan penerangan, proses pencarian terus dilakukan.

Sekitar pukul 00.54 WIB, korban akhirnya ditemukan sekitar 100 meter dari titik awal terseret ombak. Saat ditemukan, Rafi sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang ke Pekanbaru guna disemayamkan. Operasi pencarian resmi ditutup sekitar pukul 01.15 WIB setelah seluruh personel kembali ke kesatuan masing-masing.

Basarnas mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi cuaca dan gelombang laut sedang tidak bersahabat. (**)

Sumber: IDNTimes

Home / News
Liburan Berujung Duka, Remaja Asal Pekanbaru Tewas Tenggelam di Pantai Gasan Gadang Pariaman
Editor: Arya Mahendra | Penulis: arya mahendra
Rubrik: news | 28 Juni 2026 | 15:29:20
Liburan Berujung Duka, Remaja Asal Pekanbaru Tewas Tenggelam di Pantai Gasan Gadang Pariaman
Tim gabungan mengevakuasi korban hanyut di Pariaman (Foto: Ist/Basarnas Padang)

PARIAMAN – Suasana liburan di Pantai Gasan Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatra Barat, berubah menjadi duka setelah seorang remaja asal Pekanbaru, Riau, ditemukan meninggal dunia usai terseret ombak, Sabtu (27/6/2026).

Korban diketahui bernama Rafi Rapa Maulana. Ia dilaporkan hilang sekitar pukul 17.00 WIB saat berenang bersama teman-temannya. Cuaca yang kurang bersahabat disertai ombak besar diduga menjadi penyebab korban terseret ke tengah laut.

Kepala Kantor Basarnas Padang, Abdul Malik, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian sekitar pukul 19.00 WIB dan langsung mengerahkan tim penyelamat ke lokasi.

"Setelah menerima laporan, tim segera melakukan pencarian meski kondisi malam hari membuat jarak pandang sangat terbatas," ujarnya, Minggu (28/6/2026).

Sebelum Basarnas tiba, keluarga korban bersama warga setempat telah lebih dulu berupaya melakukan pencarian. Namun usaha tersebut belum membuahkan hasil.

Pencarian kemudian dilanjutkan oleh tim gabungan yang terdiri dari 45 personel dari berbagai instansi bersama masyarakat. Meski harus menghadapi gelapnya malam dan keterbatasan penerangan, proses pencarian terus dilakukan.

Sekitar pukul 00.54 WIB, korban akhirnya ditemukan sekitar 100 meter dari titik awal terseret ombak. Saat ditemukan, Rafi sudah dalam kondisi meninggal dunia.

Jenazah korban kemudian dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dibawa pulang ke Pekanbaru guna disemayamkan. Operasi pencarian resmi ditutup sekitar pukul 01.15 WIB setelah seluruh personel kembali ke kesatuan masing-masing.

Basarnas mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di kawasan pantai, terutama ketika kondisi cuaca dan gelombang laut sedang tidak bersahabat. (**)

Sumber: IDNTimes