logo
Intan Sari Terpilih Jadi Ketua RT 02 Tobekgodang, Partisipasi Warga Capai 90 Per Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Keluarkan Peringatan Dini, Hujan Lebat Hari Ini Guyur Rohul dan Kuansing Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPRD Riau Desak Pemprov Tetapkan Standar Harga Kelapa, Harga di Inhil Anjlok ke Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi KPU Pekanbaru dan PWI Teken MoU, Perkuat Publikasi Kepemiluan hingga Tangkal Hoa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Uji Kekuatan Tanah, Bandara SSK II Pekanbaru Ubah Jam Operasional Sementara Mula Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Ditjenpas Riau Akui Kelalaian Pengawal Jadi Pemicu Napi Kabur, Usul Hukuman Bera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pengakuan Tangan Kanan Ibnu: Napi Kabur Diduga Rutin Keluar Lapas, Sipir Disebut Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Terungkap! Napi Kabur dari Lapas Pekanbaru Diduga "Otak" Penyelundupan Sabu ke B Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / ROHIL
Jelang Puncak Bakar Tongkang Bagansiapiapi 2026, Panitia Minta Wisatawan Hormati Prosesi Budaya
Puncak Ritual Bakar Tongkang Ing Hok King Bagansiapiapi akan berlangsung pada 1 Juli 2026. (Foto: Romi)
Jelang Puncak Bakar Tongkang Bagansiapiapi 2026, Panitia Minta Wisatawan Hormati Prosesi Budaya
Editor: Arya Mahendra | Penulis: romi ramadhani
29 Juni 2026 | 13:20:54

ROKAN HILIR – Menjelang puncak Ritual Bakar Tongkang Ing Hok King Bagansiapiapi yang akan berlangsung pada 1 Juli 2026, panitia pelaksana mengajak seluruh masyarakat, peserta, dan wisatawan untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, serta menghormati seluruh rangkaian prosesi budaya yang menjadi kebanggaan Kabupaten Rokan Hilir.

Ketua Panitia Pelaksana Ritual Bakar Tongkang Ing Hok King Bagansiapiapi, Budiono, mengatakan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tersebut bukan sekadar perayaan budaya dan keagamaan, tetapi juga memiliki nilai sejarah yang tinggi serta menjadi simbol persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

"Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya Ritual Bakar Tongkang Ing Hok King Bagansiapiapi Tahun 2026. Semoga tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun ini terus menjadi simbol persatuan, kerukunan, serta pelestarian nilai-nilai budaya yang membanggakan," ujar Budiono di Bagansiapiapi, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, suksesnya penyelenggaraan Ritual Bakar Tongkang tidak hanya bergantung pada panitia, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia mengimbau seluruh peserta dan pengunjung mematuhi aturan yang berlaku serta mengikuti arahan panitia dan aparat keamanan selama kegiatan berlangsung.

iklan-view

"Kami mengajak seluruh masyarakat, peserta, panitia, dan wisatawan untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, serta saling menghormati selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung. Dengan kebersamaan, kami berharap perayaan Bakar Tongkang 2026 berjalan aman, tertib, lancar, dan penuh kedamaian," katanya.

Budiono menambahkan, Ritual Bakar Tongkang Ing Hok King kini telah berkembang menjadi salah satu agenda budaya dan destinasi wisata unggulan yang mampu menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara setiap tahunnya.

Ia berharap puncak perayaan pada 1 Juli mendatang dapat berlangsung sukses sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perputaran ekonomi masyarakat di Kabupaten Rokan Hilir.

"Semoga kegiatan ini membawa berkah, kemakmuran, kesehatan, serta semakin mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman. Mari kita sukseskan Ritual Bakar Tongkang Ing Hok King Bagansiapiapi 2026 sebagai kebanggaan bersama dan warisan budaya yang terus lestari untuk generasi mendatang," ujarnya.

Di akhir pesannya, Budiono mengajak seluruh masyarakat menjadikan perayaan tahun ini sebagai momentum memperkuat persatuan, menjaga toleransi, serta melestarikan warisan budaya yang telah dikenal hingga ke mancanegara.

"Bersatu dalam kebersamaan, melestarikan budaya, menjaga keamanan, dan mewujudkan perayaan yang aman, tertib, serta lancar," tutupnya. (rom)

Home / News
Jelang Puncak Bakar Tongkang Bagansiapiapi 2026, Panitia Minta Wisatawan Hormati Prosesi Budaya
Editor: Arya Mahendra | Penulis: romi ramadhani
Rubrik: news | 29 Juni 2026 | 13:20:54
Jelang Puncak Bakar Tongkang Bagansiapiapi 2026, Panitia Minta Wisatawan Hormati Prosesi Budaya
Puncak Ritual Bakar Tongkang Ing Hok King Bagansiapiapi akan berlangsung pada 1 Juli 2026. (Foto: Romi)

ROKAN HILIR – Menjelang puncak Ritual Bakar Tongkang Ing Hok King Bagansiapiapi yang akan berlangsung pada 1 Juli 2026, panitia pelaksana mengajak seluruh masyarakat, peserta, dan wisatawan untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, serta menghormati seluruh rangkaian prosesi budaya yang menjadi kebanggaan Kabupaten Rokan Hilir.

Ketua Panitia Pelaksana Ritual Bakar Tongkang Ing Hok King Bagansiapiapi, Budiono, mengatakan tradisi yang diwariskan secara turun-temurun tersebut bukan sekadar perayaan budaya dan keagamaan, tetapi juga memiliki nilai sejarah yang tinggi serta menjadi simbol persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

"Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas terselenggaranya Ritual Bakar Tongkang Ing Hok King Bagansiapiapi Tahun 2026. Semoga tradisi budaya yang telah diwariskan secara turun-temurun ini terus menjadi simbol persatuan, kerukunan, serta pelestarian nilai-nilai budaya yang membanggakan," ujar Budiono di Bagansiapiapi, Senin (29/6/2026).

Menurutnya, suksesnya penyelenggaraan Ritual Bakar Tongkang tidak hanya bergantung pada panitia, tetapi juga membutuhkan dukungan dan partisipasi seluruh elemen masyarakat. Karena itu, ia mengimbau seluruh peserta dan pengunjung mematuhi aturan yang berlaku serta mengikuti arahan panitia dan aparat keamanan selama kegiatan berlangsung.

"Kami mengajak seluruh masyarakat, peserta, panitia, dan wisatawan untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan, serta saling menghormati selama seluruh rangkaian kegiatan berlangsung. Dengan kebersamaan, kami berharap perayaan Bakar Tongkang 2026 berjalan aman, tertib, lancar, dan penuh kedamaian," katanya.

Budiono menambahkan, Ritual Bakar Tongkang Ing Hok King kini telah berkembang menjadi salah satu agenda budaya dan destinasi wisata unggulan yang mampu menarik ribuan pengunjung dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara setiap tahunnya.

Ia berharap puncak perayaan pada 1 Juli mendatang dapat berlangsung sukses sekaligus memberikan dampak positif bagi sektor pariwisata dan perputaran ekonomi masyarakat di Kabupaten Rokan Hilir.

"Semoga kegiatan ini membawa berkah, kemakmuran, kesehatan, serta semakin mempererat tali persaudaraan di tengah keberagaman. Mari kita sukseskan Ritual Bakar Tongkang Ing Hok King Bagansiapiapi 2026 sebagai kebanggaan bersama dan warisan budaya yang terus lestari untuk generasi mendatang," ujarnya.

Di akhir pesannya, Budiono mengajak seluruh masyarakat menjadikan perayaan tahun ini sebagai momentum memperkuat persatuan, menjaga toleransi, serta melestarikan warisan budaya yang telah dikenal hingga ke mancanegara.

"Bersatu dalam kebersamaan, melestarikan budaya, menjaga keamanan, dan mewujudkan perayaan yang aman, tertib, serta lancar," tutupnya. (rom)