logo
Keroyok Tukang Gigi hingga Tewas ,Tiga Pemuda Jadi Tersangka Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pasar Kodim Diduga Dialihfungsikan Jadi Kampus, KOMPOR Foundation dan PPSP Perta Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi DPR Dengarkan Tuntutan 36 Ribu Kades AMJ Terkait Perpanjangan Masa Jabatan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Menpora dan Ketua KOI Resmi Kukuhkan Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Perkasa, Tembus Rp17.500 per Dolar AS, Investor Mulai Kembali ke Pasar In Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Komjak RI Turun ke Kejari Pekanbaru, Pastikan Pengaduan Masyarakat Ditindaklanju Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Eskalasi Konflik Memanas, Harga Minyak Dunia Mendekati Level US$100 per Barel Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Manchester City Pimpin Klasemen Liga Champions Usai Taklukkan Porto Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
21 Puskesmas Pekanbaru Butuh Perbaikan, DPRD Desak Anggaran Rehab Masuk APBD 2027
Puskesmas Pekanbaru Kota
21 Puskesmas Pekanbaru Butuh Perbaikan, DPRD Desak Anggaran Rehab Masuk APBD 2027
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 20 Agustus 2026 | 17:07:09

PEKANBARU-Sejumlah pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Kota Pekanbaru saat ini mengalami kerusakan dan dibutuhkan secepatnya perbaikan. Diantaranya, Puskesmas Langsat yang mengalami kerusakan cukup parah. Akan tetapi, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2027 tidak ada alokasi anggaran untuk perbaikan puskesmas-puskesmas tersebut. 

"Dari anggaran yang diajukan di R-APBD 2027 dalam rapat kita kemarin, anggarannya Rp403 miliar di Dinas Kesehatan. Tak ada anggaran rehabilitasi Puskesmas," kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Tekad Indra Pradana Abidin, Kamis (20/8/2026).

Dikatakan Tekad, kondisi Puskesmas saat ini cukup memprihatinkan. Bahkan, terdapat fasilitas yang dinilai sudah tidak lagi layak untuk mendukung pelayanan kesehatan secara optimal.

iklan-view

Jika kondisi tersebut tidak segera ditangani, kata dia, kerusakan bangunan dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan masyarakat sekaligus kualitas pelayanan kesehatan.

Karena itu, Komisi III DPRD Pekanbaru berencana memperjuangkan agar anggaran rehabilitasi Puskesmas dimasukkan dalam pembahasan R-APBD 2027.

Usulan tersebut nantinya akan dibawa dalam pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pekanbaru dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Kota Pekanbaru.

"Kita usulkan di setiap Puskesmas mendapatkan alokasi anggaran khusus untuk pemeliharaan dan perbaikan bangunan secara rutin. Paling tidak Rp200 juta per Puskesmas," ujar Tekad.

Ia menegaskan, anggaran tersebut nantinya harus diarahkan secara khusus untuk pemeliharaan dan perbaikan bangunan Puskesmas. Anggaran itu tidak semestinya dialihkan untuk kebutuhan lain.

"Maintenance Puskesmas ini perlu diperhatikan, apalagi sekarang jam operasional dibuka sampai jam 9 malam. Tentu bangunan harus mendukung pelayanan," kata Tekad.

Rencana mengalokasikan sedikitnya Rp200 juta untuk setiap Puskesmas menjadi salah satu opsi yang akan diperjuangkan Komisi III DPRD Pekanbaru dalam pembahasan anggaran.

Jika seluruh 21 Puskesmas mendapatkan alokasi dengan besaran yang sama, kebutuhan anggaran pemeliharaan tersebut mencapai sekitar Rp4,2 miliar.

Anggaran itu dapat diarahkan untuk kebutuhan pemeliharaan dan perbaikan ringan maupun penanganan kerusakan bangunan yang membutuhkan perhatian segera.

Home / News
21 Puskesmas Pekanbaru Butuh Perbaikan, DPRD Desak Anggaran Rehab Masuk APBD 2027
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 20 Agustus 2026 | 17:07:09
21 Puskesmas Pekanbaru Butuh Perbaikan, DPRD Desak Anggaran Rehab Masuk APBD 2027
Puskesmas Pekanbaru Kota

PEKANBARU-Sejumlah pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas) Kota Pekanbaru saat ini mengalami kerusakan dan dibutuhkan secepatnya perbaikan. Diantaranya, Puskesmas Langsat yang mengalami kerusakan cukup parah. Akan tetapi, dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (R-APBD) Kota Pekanbaru Tahun Anggaran 2027 tidak ada alokasi anggaran untuk perbaikan puskesmas-puskesmas tersebut. 

"Dari anggaran yang diajukan di R-APBD 2027 dalam rapat kita kemarin, anggarannya Rp403 miliar di Dinas Kesehatan. Tak ada anggaran rehabilitasi Puskesmas," kata Wakil Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru, Tekad Indra Pradana Abidin, Kamis (20/8/2026).

Dikatakan Tekad, kondisi Puskesmas saat ini cukup memprihatinkan. Bahkan, terdapat fasilitas yang dinilai sudah tidak lagi layak untuk mendukung pelayanan kesehatan secara optimal.

Jika kondisi tersebut tidak segera ditangani, kata dia, kerusakan bangunan dikhawatirkan dapat mengganggu kenyamanan masyarakat sekaligus kualitas pelayanan kesehatan.

Karena itu, Komisi III DPRD Pekanbaru berencana memperjuangkan agar anggaran rehabilitasi Puskesmas dimasukkan dalam pembahasan R-APBD 2027.

Usulan tersebut nantinya akan dibawa dalam pembahasan bersama Badan Anggaran (Banggar) DPRD Pekanbaru dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemerintah Kota Pekanbaru.

"Kita usulkan di setiap Puskesmas mendapatkan alokasi anggaran khusus untuk pemeliharaan dan perbaikan bangunan secara rutin. Paling tidak Rp200 juta per Puskesmas," ujar Tekad.

Ia menegaskan, anggaran tersebut nantinya harus diarahkan secara khusus untuk pemeliharaan dan perbaikan bangunan Puskesmas. Anggaran itu tidak semestinya dialihkan untuk kebutuhan lain.

"Maintenance Puskesmas ini perlu diperhatikan, apalagi sekarang jam operasional dibuka sampai jam 9 malam. Tentu bangunan harus mendukung pelayanan," kata Tekad.

Rencana mengalokasikan sedikitnya Rp200 juta untuk setiap Puskesmas menjadi salah satu opsi yang akan diperjuangkan Komisi III DPRD Pekanbaru dalam pembahasan anggaran.

Jika seluruh 21 Puskesmas mendapatkan alokasi dengan besaran yang sama, kebutuhan anggaran pemeliharaan tersebut mencapai sekitar Rp4,2 miliar.

Anggaran itu dapat diarahkan untuk kebutuhan pemeliharaan dan perbaikan ringan maupun penanganan kerusakan bangunan yang membutuhkan perhatian segera.