logo
Dukung Arahan Presiden Prabowo, BSI Sediakan Tabungan Bebas Biaya Admin untuk Ma Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Tim SAR Gabungan Perluas Pencarian Kapal Jurnalis Sampai Kawasan Anak Krakatau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Jembatan Siak I dan Siak III Pekanbaru September Ditutup, Jalur Alternatif Disia Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Terbitkan Surat Rekomendasi, ‎Bupati Rohil Resmi Dukung Pembentukan Provinsi Ria Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dari Rekam Medis Menuju Rekam Pendidikan Nasional Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kualitas Udara Pekanbaru Mulai Membaik, Saatnya Kembali Sekolah Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi PERBASASI Riau Tancap Gas, Matangkan Regenerasi Atlet hingga Kejuaraan Internasi Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Hotspot Riau Melonjak Jadi 317 Titik, Indragiri Hulu Tertinggi Capai 154 Titik Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Lingkungan / Pekanbaru
49 Hotspot Masih Tersebar di Lima Daerah di Riau, Pelalawan Terbanyak
Titik panas di Riau kini tersisa 49 dengan sebaran terbanyak di Pelalawan. (Foto: Istimewa)
49 Hotspot Masih Tersebar di Lima Daerah di Riau, Pelalawan Terbanyak
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: lingkungan | 21 Agustus 2026 | 09:37:59

PEKANBARU-Sebanyak 49 titik panas atau hotspot terpantau di wilayah Riau berdasarkan pemantauan BMKG sampai pukul 23.00 WIB malam tadi. Sebaran hotspot tersebut berada di lima kabupaten.

Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak di Riau. Dari total 49 titik panas yang terpantau, sebanyak 35 titik berada di Pelalawan.

Data tersebut menunjukan, Pelalawan menjadi daerah dengan konsentrasi hotspot paling tinggi dibandingkan wilayah Riau lainnya dalam pemantauan tersebut. Sementara empat kabupaten lain mencatat jumlah yang lebih rendah.

iklan-view

Kabupaten Kampar tercatat memiliki enam titik panas. Selanjutnya Kuantan Singingi tiga titik, Indragiri Hilir dua titik, dan Indragiri Hulu tiga titik.

Dengan demikian, seluruh hotspot Riau yang terpantau dalam data tersebut tersebar di lima wilayah, yakni Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu.

Jumlah hotspot Riau tersebut merupakan bagian dari pemantauan titik panas di wilayah Sumatera. Hingga pukul 23.00 WIB, tercatat sebanyak 890 titik panas di seluruh Sumatera.

Dari jumlah tersebut, Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak. Sebanyak 373 titik panas terpantau di provinsi tersebut.

Bangka Belitung berada di posisi berikutnya dengan 267 titik panas. Sementara Riau mencatat 49 titik panas.

Data tersebut memperlihatkan jumlah hotspot Riau masih berada di bawah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung dalam pemantauan Sumatera hingga pukul 23.00 WIB.

Di tingkat Riau, konsentrasi titik panas paling besar berada di Pelalawan. Sebanyak 35 titik atau sebagian besar hotspot Riau dalam data tersebut berada di kabupaten itu.

Sementara itu, Kampar menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak kedua di Riau dengan enam titik. Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu masing-masing mencatat tiga titik.

Indragiri Hilir menjadi wilayah dengan jumlah hotspot paling sedikit dalam daftar tersebut. Kabupaten itu tercatat memiliki dua titik panas.

Pemantauan hotspot menjadi bagian penting dalam melihat kondisi titik panas yang terdeteksi di suatu wilayah. Dalam data yang tersedia, terdapat perbedaan cukup besar antara jumlah hotspot Pelalawan dan daerah lain di Riau.

Pelalawan mencatat 35 titik, sedangkan Kampar enam titik. Sementara Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu masing-masing tiga titik serta Indragiri Hilir dua titik.

Secara keseluruhan, lima kabupaten tersebut menyumbang 49 titik panas yang terpantau di Riau. Pelalawan sendiri menyumbang bagian terbesar dari jumlah tersebut.

"Data hotspot tersebut tercatat dalam pemantauan hingga pukul 23.00 WIB. Artinya, angka yang disampaikan merupakan hasil pemantauan pada waktu tersebut dan menjadi gambaran kondisi titik panas berdasarkan data yang tersedia,' ujar Forecaster On Duty BMKG, Gita Dewi S dalam keterangannya, Jumat pagi.

Masyarakat Riau diimbau mengikuti informasi terbaru, terkait perkembangan hotspot. Informasi tersebut penting terutama bagi warga yang melakukan aktivitas di luar ruangan. (*)

49 Hotspot Masih Tersebar di Lima Daerah di Riau, Pelalawan Terbanyak
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: lingkungan | 21 Agustus 2026 | 09:37:59
49 Hotspot Masih Tersebar di Lima Daerah di Riau, Pelalawan Terbanyak
Titik panas di Riau kini tersisa 49 dengan sebaran terbanyak di Pelalawan. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Sebanyak 49 titik panas atau hotspot terpantau di wilayah Riau berdasarkan pemantauan BMKG sampai pukul 23.00 WIB malam tadi. Sebaran hotspot tersebut berada di lima kabupaten.

Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak di Riau. Dari total 49 titik panas yang terpantau, sebanyak 35 titik berada di Pelalawan.

Data tersebut menunjukan, Pelalawan menjadi daerah dengan konsentrasi hotspot paling tinggi dibandingkan wilayah Riau lainnya dalam pemantauan tersebut. Sementara empat kabupaten lain mencatat jumlah yang lebih rendah.

Kabupaten Kampar tercatat memiliki enam titik panas. Selanjutnya Kuantan Singingi tiga titik, Indragiri Hilir dua titik, dan Indragiri Hulu tiga titik.

Dengan demikian, seluruh hotspot Riau yang terpantau dalam data tersebut tersebar di lima wilayah, yakni Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu.

Jumlah hotspot Riau tersebut merupakan bagian dari pemantauan titik panas di wilayah Sumatera. Hingga pukul 23.00 WIB, tercatat sebanyak 890 titik panas di seluruh Sumatera.

Dari jumlah tersebut, Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak. Sebanyak 373 titik panas terpantau di provinsi tersebut.

Bangka Belitung berada di posisi berikutnya dengan 267 titik panas. Sementara Riau mencatat 49 titik panas.

Data tersebut memperlihatkan jumlah hotspot Riau masih berada di bawah Sumatera Selatan dan Bangka Belitung dalam pemantauan Sumatera hingga pukul 23.00 WIB.

Di tingkat Riau, konsentrasi titik panas paling besar berada di Pelalawan. Sebanyak 35 titik atau sebagian besar hotspot Riau dalam data tersebut berada di kabupaten itu.

Sementara itu, Kampar menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak kedua di Riau dengan enam titik. Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu masing-masing mencatat tiga titik.

Indragiri Hilir menjadi wilayah dengan jumlah hotspot paling sedikit dalam daftar tersebut. Kabupaten itu tercatat memiliki dua titik panas.

Pemantauan hotspot menjadi bagian penting dalam melihat kondisi titik panas yang terdeteksi di suatu wilayah. Dalam data yang tersedia, terdapat perbedaan cukup besar antara jumlah hotspot Pelalawan dan daerah lain di Riau.

Pelalawan mencatat 35 titik, sedangkan Kampar enam titik. Sementara Kuantan Singingi dan Indragiri Hulu masing-masing tiga titik serta Indragiri Hilir dua titik.

Secara keseluruhan, lima kabupaten tersebut menyumbang 49 titik panas yang terpantau di Riau. Pelalawan sendiri menyumbang bagian terbesar dari jumlah tersebut.

"Data hotspot tersebut tercatat dalam pemantauan hingga pukul 23.00 WIB. Artinya, angka yang disampaikan merupakan hasil pemantauan pada waktu tersebut dan menjadi gambaran kondisi titik panas berdasarkan data yang tersedia,' ujar Forecaster On Duty BMKG, Gita Dewi S dalam keterangannya, Jumat pagi.

Masyarakat Riau diimbau mengikuti informasi terbaru, terkait perkembangan hotspot. Informasi tersebut penting terutama bagi warga yang melakukan aktivitas di luar ruangan. (*)