logo
Kabut Asap Mulai Selimuti Rohil, Tiga Hotspot Terdeteksi, Pemerintah Diminta Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 37 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Polda: Semuanya Pelaku Pero Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Puluhan Tahun Dinanti, Jalan Poros Kuba Rusak Parah, Warga Tagih Keseriusan Peme Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Gulung Sindikat Curanmor Lintas Provinsi: 6 Tersangka Ditangkap, 44 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Lima Komisioner Baru KI Riau Dilantik, Target Pertama: Naikkan Indeks Keterbukaa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Karhutla Kerumutan Nyaris Tembus 1.000 Hektare, Ratusan Personel Berjibaku Jinak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Pantau 2.461 Hotspot di Sumatera, 223 Titik Berada di Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harga Sawit Riau Naik, TBS Umur 9 Tahun Jadi yang Tertinggi Rp3.878,72 per Kg Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
BMKG Pantau 2.461 Hotspot di Sumatera, 223 Titik Berada di Riau
BMKG memantau 2.461 hotspot terpantau di Sumatera dan 223 diantaranya berada di Riau. (Foto: Istimewa)
BMKG Pantau 2.461 Hotspot di Sumatera, 223 Titik Berada di Riau
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: news | 26 Agustus 2026 | 14:10:05

PEKANBARU-Sebanyak 2.461 titik panas atau hotspot terpantau di wilayah Sumatera, Selasa (25/8/2026) malam. Dari jumlah tersebut, Riau menyumbang 223 hotspot yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.

Data pemantauan hotspot tersebut tercatat sampai pukul 23.00 WIB malam tadi. Pelalawan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak di Riau, yakni 91 titik.

Selain Pelalawan, hotspot juga terdeteksi cukup banyak di Indragiri Hilir dengan 45 titik dan Bengkalis sebanyak 35 titik. Indragiri Hulu menyusul dengan 17 titik panas.

iklan-view

Sebaran hotspot tersebut menunjukkan potensi sumber panas masih terdapat di sejumlah wilayah Riau. Kondisi ini menjadi perhatian terutama ketika cuaca dan kualitas udara dapat berubah dalam waktu singkat.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Ranti Kurniati menyampaikan, data hotspot tersebut bersamaan dengan prakiraan cuaca Riau, Rabu (26/8/2026).

Berdasarkan pemantauan BMKG, hotspot Riau tidak terkonsentrasi pada satu wilayah saja. Titik panas tersebar mulai dari kawasan pesisir hingga wilayah daratan.

Di Pelalawan tercatat 91 hotspot. Kemudian Indragiri Hilir 45 titik, Bengkalis 35 titik, Indragiri Hulu 17 titik, Kepulauan Meranti 7 titik, Kampar 8 titik, Kuantan Singingi 8 titik, dan Kota Dumai 5 titik.

Hotspot juga terpantau di Rokan Hilir sebanyak 3 titik, Rokan Hulu 2 titik, Siak 2 titik, serta wilayah Riau lainnya sesuai hasil pemantauan. Jika seluruh titik tersebut dijumlahkan, total hotspot yang terpantau di Riau mencapai 223 titik.

Sumatera Selatan Tertinggi
Jumlah hotspot di Riau tersebut menjadi bagian dari sebaran titik panas yang jauh lebih besar di Pulau Sumatera. Secara keseluruhan, terdapat 2.461 hotspot yang terpantau di berbagai provinsi.

Sumatera Selatan mencatat jumlah tertinggi dengan 1.522 titik. Jambi berada di urutan berikutnya dengan 222 titik, disusul Lampung 208 titik dan Bangka Belitung 193 titik.

Kepulauan Riau tercatat memiliki 47 hotspot. Bengkulu 32 titik, Sumatera Barat 7 titik, Sumatera Utara 4 titik dan Aceh 3 titik.

Data tersebut memperlihatkan bahwa sebagian besar hotspot di Sumatera berada di luar Riau. Namun, jumlah 223 titik di Riau tetap menjadi perhatian karena tersebar di beberapa wilayah.

Di tengah kondisi tersebut, hujan berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Riau pada Rabu. Hujan dapat membantu menekan partikulat di udara dan menjadi faktor yang memengaruhi kondisi atmosfer.

"Pada pagi hari hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Siak, Kampar dan Kota Pekanbaru," ujar Ranti.

Dikatakan, sebaran 223 hotspot di Riau membuat pemantauan menjadi penting, terutama di daerah yang mencatat jumlah titik panas lebih tinggi, seperti Pelalawan, Indragiri Hilir dan Bengkalis.

Masyarakat juga perlu memperhatikan informasi resmi BMKG terkait perubahan cuaca. Terlebih ketika potensi hujan lebat, petir dan angin kencang muncul bersamaan dengan masih adanya titik panas di sejumlah wilayah. (*)

Home / News
BMKG Pantau 2.461 Hotspot di Sumatera, 223 Titik Berada di Riau
Editor: Boy Surya Hamta | Penulis: yob ayrus
Rubrik: news | 26 Agustus 2026 | 14:10:05
BMKG Pantau 2.461 Hotspot di Sumatera, 223 Titik Berada di Riau
BMKG memantau 2.461 hotspot terpantau di Sumatera dan 223 diantaranya berada di Riau. (Foto: Istimewa)

PEKANBARU-Sebanyak 2.461 titik panas atau hotspot terpantau di wilayah Sumatera, Selasa (25/8/2026) malam. Dari jumlah tersebut, Riau menyumbang 223 hotspot yang tersebar di sejumlah kabupaten dan kota.

Data pemantauan hotspot tersebut tercatat sampai pukul 23.00 WIB malam tadi. Pelalawan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak di Riau, yakni 91 titik.

Selain Pelalawan, hotspot juga terdeteksi cukup banyak di Indragiri Hilir dengan 45 titik dan Bengkalis sebanyak 35 titik. Indragiri Hulu menyusul dengan 17 titik panas.

Sebaran hotspot tersebut menunjukkan potensi sumber panas masih terdapat di sejumlah wilayah Riau. Kondisi ini menjadi perhatian terutama ketika cuaca dan kualitas udara dapat berubah dalam waktu singkat.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Ranti Kurniati menyampaikan, data hotspot tersebut bersamaan dengan prakiraan cuaca Riau, Rabu (26/8/2026).

Berdasarkan pemantauan BMKG, hotspot Riau tidak terkonsentrasi pada satu wilayah saja. Titik panas tersebar mulai dari kawasan pesisir hingga wilayah daratan.

Di Pelalawan tercatat 91 hotspot. Kemudian Indragiri Hilir 45 titik, Bengkalis 35 titik, Indragiri Hulu 17 titik, Kepulauan Meranti 7 titik, Kampar 8 titik, Kuantan Singingi 8 titik, dan Kota Dumai 5 titik.

Hotspot juga terpantau di Rokan Hilir sebanyak 3 titik, Rokan Hulu 2 titik, Siak 2 titik, serta wilayah Riau lainnya sesuai hasil pemantauan. Jika seluruh titik tersebut dijumlahkan, total hotspot yang terpantau di Riau mencapai 223 titik.

Sumatera Selatan Tertinggi
Jumlah hotspot di Riau tersebut menjadi bagian dari sebaran titik panas yang jauh lebih besar di Pulau Sumatera. Secara keseluruhan, terdapat 2.461 hotspot yang terpantau di berbagai provinsi.

Sumatera Selatan mencatat jumlah tertinggi dengan 1.522 titik. Jambi berada di urutan berikutnya dengan 222 titik, disusul Lampung 208 titik dan Bangka Belitung 193 titik.

Kepulauan Riau tercatat memiliki 47 hotspot. Bengkulu 32 titik, Sumatera Barat 7 titik, Sumatera Utara 4 titik dan Aceh 3 titik.

Data tersebut memperlihatkan bahwa sebagian besar hotspot di Sumatera berada di luar Riau. Namun, jumlah 223 titik di Riau tetap menjadi perhatian karena tersebar di beberapa wilayah.

Di tengah kondisi tersebut, hujan berpeluang terjadi di sejumlah wilayah Riau pada Rabu. Hujan dapat membantu menekan partikulat di udara dan menjadi faktor yang memengaruhi kondisi atmosfer.

"Pada pagi hari hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Bengkalis, Siak, Kampar dan Kota Pekanbaru," ujar Ranti.

Dikatakan, sebaran 223 hotspot di Riau membuat pemantauan menjadi penting, terutama di daerah yang mencatat jumlah titik panas lebih tinggi, seperti Pelalawan, Indragiri Hilir dan Bengkalis.

Masyarakat juga perlu memperhatikan informasi resmi BMKG terkait perubahan cuaca. Terlebih ketika potensi hujan lebat, petir dan angin kencang muncul bersamaan dengan masih adanya titik panas di sejumlah wilayah. (*)