logo
BREAKING NEWS: Galodo Terjang Arosuka, Jalan Solok-Padang Lumpuh, Tiga Gedung OP Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Nasib Bripda SAS Usai Kepergok Warga Bersama Wanita di Dalam Mobil 'Bergoyang' Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Wacana Dua Parpol Jadi Syarat Capres, Politisi Senayan Khawatir Pilpres 2029 Tet Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Agung Nugroho: Pertumbuhan Ekonomi 7,39 Persen Jadi Sinyal Positif Investasi Pek Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Sengketa Ribuan Hektare di Rupat Memanas, Warga Desak Pemkab Bengkalis Turun Tan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Guru PPPK Paruh Waktu Dialihkan ke Penuh Waktu Tanpa Tes Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Prabowo Janjikan Kuliah PTN Gratis, Komisi X DPR Minta Kemendikti Segera Siapkan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Dewan Pers Apresiasi Dedikasi Lima Jurnalis yang Hilang di Anak Krakatau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Agung Nugroho Pacu Semangat ASN Amalkan Al-Qur’an Lewat Lomba Tahfidz
Peserta mengikuti Lomba Tahfidz Juz 30 antar ASN dan Non ASN Masjid Paripurna Agung Ar-Rahman, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Jumat (21/8/2026)(ft;Pekanbaru.go)
Agung Nugroho Pacu Semangat ASN Amalkan Al-Qur’an Lewat Lomba Tahfidz
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 22 Agustus 2026 | 14:00:47

PEKANBARU-Puluhan aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga non-ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ambil bagian dalam Lomba Tahfidz Juz 30 antar ASN dan non-ASN yang digelar di Masjid Paripurna Agung Ar-Rahman, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. Perlombaan ini menjadi salah satu upaya Pemko Pekanbaru untuk mendorong para ASN dan non-ASN agar semakin dekat dengan Al-Qur’an, tidak hanya melalui kegiatan membaca dan menghafal, tetapi juga dengan memahami serta menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Agung menegaskan, lomba tahfidz tidak semata-mata menjadi ajang untuk mengukur kemampuan peserta dalam menghafalkan ayat-ayat Al-Qur’an. Menurutnya, kegiatan ini memiliki tujuan yang lebih luas, yakni menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus mendorong pengamalan ajarannya.

iklan-view

“Ini untuk memacu kita semua bersama-sama agar lebih semangat mengamalkan Al-Qur’an. Bukan hanya membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkannya,” ujar Agung.

Antusiasme peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 70 orang. Dari jumlah tersebut, 50 peserta telah melakukan daftar ulang dan siap mengikuti perlombaan. Mereka terdiri atas 36 peserta laki-laki dan 14 peserta perempuan.

Sedangkan 20 peserta lainnya masih dalam perjalanan menuju lokasi kegiatan saat perlombaan berlangsung.

Selain menjadi wadah untuk menguji kemampuan hafalan, lomba tersebut juga menawarkan hadiah bagi peserta yang berhasil meraih posisi terbaik. Hadiah utama diberikan kepada juara pertama berupa perjalanan ibadah umrah yang direncanakan dilaksanakan pada Oktober mendatang.

“Juara satu umrah, juara dua lima juta, juara tiga tiga juta,” kata Agung.

Ia berharap hadiah yang disiapkan dapat menjadi tambahan motivasi bagi para peserta untuk mengikuti perlombaan secara maksimal. Lebih jauh, Agung ingin semangat mempelajari Al-Qur’an yang tumbuh melalui kegiatan tersebut dapat terus berlanjut setelah perlombaan selesai.

Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an seharusnya tidak hanya diterapkan dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi pedoman bagi ASN dan non-ASN dalam melaksanakan tugas serta menjalani kehidupan sehari-hari.

Agung pun mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pembenahan kehidupan akhirat sebagai bagian penting dalam menjalani kehidupan dunia.

“Kita kembali kepada kaidah, selesaikan akhirat maka dunia akan selesai. Kalau urusan akhirat kita benahi, insyaallah urusan dunia juga akan mengikuti,” pungkasnya.(*)

Home / News
Agung Nugroho Pacu Semangat ASN Amalkan Al-Qur’an Lewat Lomba Tahfidz
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 22 Agustus 2026 | 14:00:47
Agung Nugroho Pacu Semangat ASN Amalkan Al-Qur’an Lewat Lomba Tahfidz
Peserta mengikuti Lomba Tahfidz Juz 30 antar ASN dan Non ASN Masjid Paripurna Agung Ar-Rahman, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Jumat (21/8/2026)(ft;Pekanbaru.go)

PEKANBARU-Puluhan aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga non-ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru ambil bagian dalam Lomba Tahfidz Juz 30 antar ASN dan non-ASN yang digelar di Masjid Paripurna Agung Ar-Rahman, Jalan Sudirman, Pekanbaru, Jumat (21/8/2026).

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. Perlombaan ini menjadi salah satu upaya Pemko Pekanbaru untuk mendorong para ASN dan non-ASN agar semakin dekat dengan Al-Qur’an, tidak hanya melalui kegiatan membaca dan menghafal, tetapi juga dengan memahami serta menerapkan nilai-nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

Agung menegaskan, lomba tahfidz tidak semata-mata menjadi ajang untuk mengukur kemampuan peserta dalam menghafalkan ayat-ayat Al-Qur’an. Menurutnya, kegiatan ini memiliki tujuan yang lebih luas, yakni menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an sekaligus mendorong pengamalan ajarannya.

“Ini untuk memacu kita semua bersama-sama agar lebih semangat mengamalkan Al-Qur’an. Bukan hanya membaca, tetapi juga memahami dan mengamalkannya,” ujar Agung.

Antusiasme peserta terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai 70 orang. Dari jumlah tersebut, 50 peserta telah melakukan daftar ulang dan siap mengikuti perlombaan. Mereka terdiri atas 36 peserta laki-laki dan 14 peserta perempuan.

Sedangkan 20 peserta lainnya masih dalam perjalanan menuju lokasi kegiatan saat perlombaan berlangsung.

Selain menjadi wadah untuk menguji kemampuan hafalan, lomba tersebut juga menawarkan hadiah bagi peserta yang berhasil meraih posisi terbaik. Hadiah utama diberikan kepada juara pertama berupa perjalanan ibadah umrah yang direncanakan dilaksanakan pada Oktober mendatang.

“Juara satu umrah, juara dua lima juta, juara tiga tiga juta,” kata Agung.

Ia berharap hadiah yang disiapkan dapat menjadi tambahan motivasi bagi para peserta untuk mengikuti perlombaan secara maksimal. Lebih jauh, Agung ingin semangat mempelajari Al-Qur’an yang tumbuh melalui kegiatan tersebut dapat terus berlanjut setelah perlombaan selesai.

Menurutnya, nilai-nilai Al-Qur’an seharusnya tidak hanya diterapkan dalam kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadi pedoman bagi ASN dan non-ASN dalam melaksanakan tugas serta menjalani kehidupan sehari-hari.

Agung pun mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pembenahan kehidupan akhirat sebagai bagian penting dalam menjalani kehidupan dunia.

“Kita kembali kepada kaidah, selesaikan akhirat maka dunia akan selesai. Kalau urusan akhirat kita benahi, insyaallah urusan dunia juga akan mengikuti,” pungkasnya.(*)