logo
● Razia Narkoba di Pangeran Hidayat Pekanbaru, Polisi Temukan 18 Klip Diduga Sabu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Titik Api Nihil, Riau Keluar dari Daftar Prioritas Karhutla Nasional Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● LGBT di Kalangan Remaja Pekanbaru Jadi Perhatian, Keluarga Diminta Lebih Peduli Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pantang Menyerah! PSPS Comeback Dramatis dan Curi Tiga Poin di Markas Persikad Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pemerintah Dorong Pelaku Ekonomi Kreatif Daerah Rambah Pasar Global Lewat Inovas Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kemnaker Buka Pendaftaran Mitra MagangHub Batch 3 2026 Hingga 29 Oktober Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Udara Pekanbaru Tak Sehat, AQI Tembus 163, Warga Diminta Waspadai Asap Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Muhamad Adil Laska Terpilih Sebagai Ketua LPM Tobekgodang Periode 2026-2029 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / Pekanbaru
Razia Narkoba di Pangeran Hidayat Pekanbaru, Polisi Temukan 18 Klip Diduga Sabu
Ilustrasi (foto:pekanbarutv)
Razia Narkoba di Pangeran Hidayat Pekanbaru, Polisi Temukan 18 Klip Diduga Sabu
Editor: Ridho Haztil | Penulis: Raka Sagara
Rubrik: hukum | 24 Oktober 2026 | 20:59:44

PEKANBARU-Razia narkotika yang digelar di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Kota Pekanbaru, Sabtu (24/10/2026), berujung pada penemuan belasan paket yang diduga berisi sabu. Dalam kegiatan tersebut, polisi mengamankan empat pria dari tiga lokasi berbeda.

Operasi yang berlangsung mulai pukul 14.30 WIB itu menyasar Gang Assalam, Gang Irsyad, dan Gang Abadi. Petugas melakukan pemeriksaan untuk menekan dugaan penyalahgunaan serta peredaran narkotika di kawasan tersebut.

Penemuan barang yang diduga sabu terjadi di Gang Assalam, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pekanbaru Kota. Seorang pria berinisial DA diduga membuang sesuatu ke tanah ketika petugas melakukan razia.

iklan-view

Setelah diperiksa, polisi menemukan 18 plastik klip bening yang diduga berisi sabu. Barang bukti tersebut memiliki berat kotor sekitar 4,30 gram dan langsung diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Selain DA, petugas juga mengamankan CA dan PA di Gang Irsyad. Sementara itu, seorang pria berinisial HP diamankan saat petugas menyisir Gang Abadi.

Empat Pria Positif Metamfetamin

Setelah diamankan, keempat pria tersebut menjalani pemeriksaan urine. Hasilnya menunjukkan bahwa seluruhnya positif mengandung metamfetamin.

Meski demikian, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika pada CA, PA, maupun HP ketika pemeriksaan berlangsung di lokasi.

Dari pemeriksaan terhadap CA, polisi turut menyita sebuah telepon genggam Oppo berwarna hitam dan sepeda motor Honda Revo dengan nomor polisi BM 4891 ABR.

Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru, AKP Noki Loviko, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian memberantas peredaran narkotika sekaligus menangani penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya.

Polisi Lakukan Pemeriksaan Lanjutan

Usai razia, keempat pria itu dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami keterlibatan masing-masing orang dalam perkara tersebut.

Polisi juga merencanakan pengujian cepat terhadap barang bukti, pelaksanaan gelar perkara, serta koordinasi dengan BNNK dan jaksa penuntut umum.

Razia ini melibatkan personel Satresnarkoba, Tim Raga, Samapta, Intel, dan Propam Polresta Pekanbaru. Kegiatan yang dipimpin AKP Noki Loviko tersebut berakhir sekitar pukul 16.00 WIB.

Hingga pemeriksaan berlanjut, polisi belum menyimpulkan peran masing-masing pria yang diamankan. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan dugaan penyalahgunaan maupun keterlibatan dalam peredaran narkotika berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang ditemukan.

Home / Hukum
Razia Narkoba di Pangeran Hidayat Pekanbaru, Polisi Temukan 18 Klip Diduga Sabu
Editor: Ridho Haztil | Penulis: Raka Sagara
Rubrik: hukum | 24 Oktober 2026 | 20:59:44
Razia Narkoba di Pangeran Hidayat Pekanbaru, Polisi Temukan 18 Klip Diduga Sabu
Ilustrasi (foto:pekanbarutv)

PEKANBARU-Razia narkotika yang digelar di kawasan Jalan Pangeran Hidayat, Kota Pekanbaru, Sabtu (24/10/2026), berujung pada penemuan belasan paket yang diduga berisi sabu. Dalam kegiatan tersebut, polisi mengamankan empat pria dari tiga lokasi berbeda.

Operasi yang berlangsung mulai pukul 14.30 WIB itu menyasar Gang Assalam, Gang Irsyad, dan Gang Abadi. Petugas melakukan pemeriksaan untuk menekan dugaan penyalahgunaan serta peredaran narkotika di kawasan tersebut.

Penemuan barang yang diduga sabu terjadi di Gang Assalam, Kelurahan Kota Baru, Kecamatan Pekanbaru Kota. Seorang pria berinisial DA diduga membuang sesuatu ke tanah ketika petugas melakukan razia.

Setelah diperiksa, polisi menemukan 18 plastik klip bening yang diduga berisi sabu. Barang bukti tersebut memiliki berat kotor sekitar 4,30 gram dan langsung diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Selain DA, petugas juga mengamankan CA dan PA di Gang Irsyad. Sementara itu, seorang pria berinisial HP diamankan saat petugas menyisir Gang Abadi.

Empat Pria Positif Metamfetamin

Setelah diamankan, keempat pria tersebut menjalani pemeriksaan urine. Hasilnya menunjukkan bahwa seluruhnya positif mengandung metamfetamin.

Meski demikian, petugas tidak menemukan barang bukti narkotika pada CA, PA, maupun HP ketika pemeriksaan berlangsung di lokasi.

Dari pemeriksaan terhadap CA, polisi turut menyita sebuah telepon genggam Oppo berwarna hitam dan sepeda motor Honda Revo dengan nomor polisi BM 4891 ABR.

Kasat Resnarkoba Polresta Pekanbaru, AKP Noki Loviko, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian memberantas peredaran narkotika sekaligus menangani penyalahgunaan narkoba di wilayah hukumnya.

Polisi Lakukan Pemeriksaan Lanjutan

Usai razia, keempat pria itu dibawa ke Mapolresta Pekanbaru untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik masih mendalami keterlibatan masing-masing orang dalam perkara tersebut.

Polisi juga merencanakan pengujian cepat terhadap barang bukti, pelaksanaan gelar perkara, serta koordinasi dengan BNNK dan jaksa penuntut umum.

Razia ini melibatkan personel Satresnarkoba, Tim Raga, Samapta, Intel, dan Propam Polresta Pekanbaru. Kegiatan yang dipimpin AKP Noki Loviko tersebut berakhir sekitar pukul 16.00 WIB.

Hingga pemeriksaan berlanjut, polisi belum menyimpulkan peran masing-masing pria yang diamankan. Penyelidikan dilakukan untuk memastikan dugaan penyalahgunaan maupun keterlibatan dalam peredaran narkotika berdasarkan hasil pemeriksaan dan bukti yang ditemukan.