
PEKANBARU - Membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum membutuhkan lebih dari sekadar pelaksanaan tugas. Keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik juga menjadi bagian penting dalam menghadirkan pemahaman publik yang utuh.
Semangat inilah yang mengemuka dalam pertemuan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau bersama insan pers melalui kegiatan pers gathering, Selasa (27/10/2026) pagi.

Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi kejaksaan dan media untuk mempererat hubungan sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih efektif. Sebagai penyampai informasi kepada masyarakat, pers memiliki peran penting dalam menjembatani berbagai kebijakan, program, dan pelaksanaan tugas lembaga penegak hukum.
Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Kejati Riau I Dewa Gede Wirajana, didampingi Asisten Intelijen Fitriansyah Akbar, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Zikrullah, serta Kasi I Bidang Intelijen Simon.
Dalam sambutannya, Wirajana menyampaikan apresiasi kepada para wartawan yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai, keberadaan media menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai kinerja dan berbagai kegiatan kejaksaan.
"Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat," ujar Kajati Riau.
Menurut Wirajana, hubungan yang terjalin antara kejaksaan dan insan pers perlu terus dipelihara melalui komunikasi yang terbuka serta kemitraan yang profesional. Dengan begitu, informasi mengenai pelaksanaan tugas dan capaian kinerja kejaksaan dapat diketahui masyarakat secara lebih luas.
Ia juga berharap, sinergi tersebut dapat mendukung keterbukaan informasi publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Harapan serupa disampaikan Kasi Penkum Kejati Riau, Zikrullah. Ia menegaskan, pers gathering menjadi salah satu upaya untuk mempererat koordinasi dan membangun komunikasi yang lebih baik dengan para wartawan.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap komunikasi dan koordinasi dengan insan pers semakin baik. Dengan demikian, informasi mengenai program, kegiatan, dan capaian kinerja Kejati Riau dapat tersampaikan kepada masyarakat secara profesional dan bertanggung jawab," kata Zikrullah.
Ia menambahkan, kemitraan antara kejaksaan dan media perlu dibangun dengan tetap mengedepankan akurasi, keberimbangan, serta tanggung jawab dalam penyampaian informasi.
"Keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik merupakan bagian penting dalam membangun pemahaman masyarakat terhadap tugas dan fungsi kejaksaan," pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Kejati Riau berharap hubungan dengan insan pers tidak hanya terjalin dalam penyampaian informasi, tetapi juga berkembang menjadi kemitraan yang berkelanjutan.
Pada akhirnya, komunikasi yang baik antara lembaga penegak hukum dan media diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan berimbang, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. (ric)







PEKANBARU - Membangun kepercayaan masyarakat terhadap lembaga penegak hukum membutuhkan lebih dari sekadar pelaksanaan tugas. Keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik juga menjadi bagian penting dalam menghadirkan pemahaman publik yang utuh.
Semangat inilah yang mengemuka dalam pertemuan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau bersama insan pers melalui kegiatan pers gathering, Selasa (27/10/2026) pagi.
Pertemuan tersebut menjadi kesempatan bagi kejaksaan dan media untuk mempererat hubungan sekaligus membuka ruang komunikasi yang lebih efektif. Sebagai penyampai informasi kepada masyarakat, pers memiliki peran penting dalam menjembatani berbagai kebijakan, program, dan pelaksanaan tugas lembaga penegak hukum.
Kegiatan ini dihadiri langsung Kepala Kejati Riau I Dewa Gede Wirajana, didampingi Asisten Intelijen Fitriansyah Akbar, Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Zikrullah, serta Kasi I Bidang Intelijen Simon.
Dalam sambutannya, Wirajana menyampaikan apresiasi kepada para wartawan yang telah hadir dan berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Ia menilai, keberadaan media menjadi bagian penting dalam membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai kinerja dan berbagai kegiatan kejaksaan.
"Pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat," ujar Kajati Riau.
Menurut Wirajana, hubungan yang terjalin antara kejaksaan dan insan pers perlu terus dipelihara melalui komunikasi yang terbuka serta kemitraan yang profesional. Dengan begitu, informasi mengenai pelaksanaan tugas dan capaian kinerja kejaksaan dapat diketahui masyarakat secara lebih luas.
Ia juga berharap, sinergi tersebut dapat mendukung keterbukaan informasi publik sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.
Harapan serupa disampaikan Kasi Penkum Kejati Riau, Zikrullah. Ia menegaskan, pers gathering menjadi salah satu upaya untuk mempererat koordinasi dan membangun komunikasi yang lebih baik dengan para wartawan.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap komunikasi dan koordinasi dengan insan pers semakin baik. Dengan demikian, informasi mengenai program, kegiatan, dan capaian kinerja Kejati Riau dapat tersampaikan kepada masyarakat secara profesional dan bertanggung jawab," kata Zikrullah.
Ia menambahkan, kemitraan antara kejaksaan dan media perlu dibangun dengan tetap mengedepankan akurasi, keberimbangan, serta tanggung jawab dalam penyampaian informasi.
"Keterbukaan informasi dan komunikasi yang baik merupakan bagian penting dalam membangun pemahaman masyarakat terhadap tugas dan fungsi kejaksaan," pungkasnya.
Melalui kegiatan tersebut, Kejati Riau berharap hubungan dengan insan pers tidak hanya terjalin dalam penyampaian informasi, tetapi juga berkembang menjadi kemitraan yang berkelanjutan.
Pada akhirnya, komunikasi yang baik antara lembaga penegak hukum dan media diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh informasi yang akurat dan berimbang, sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. (ric)