
JAKARTA – Polda Metro Jaya kini resmi dipimpin perwira tinggi berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen) atau jenderal bintang tiga. Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri, resmi menerima kenaikan pangkat berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/Tahun 2026 tertanggal 13 Mei 2026.
Kepastian itu dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Kamis (14/5/2026).
“Benar, Kapolda Metro Jaya saat ini berpangkat Komisaris Jenderal Polisi,” ujarnya.

Kenaikan pangkat tersebut sekaligus mempertegas posisi strategis Polda Metro Jaya sebagai etalase utama institusi Polri di pusat pemerintahan dan ekonomi nasional.
Asep Edi Suheri merupakan lulusan Akpol 1994 kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, 16 November 1972. Ia dikenal memiliki rekam jejak kuat di bidang reserse dan penegakan hukum, khususnya penanganan kasus siber, narkotika, hingga kejahatan lintas negara.
Sebelum menjabat Kapolda Metro Jaya pada 2025, Asep pernah menduduki sejumlah posisi penting, mulai dari Kapolres Cirebon Kota, Wakapolresta Bekasi Kota, Kapolresta Tangerang, Wadirtipidter Bareskrim Polri, Dirtipidsiber Bareskrim Polri, hingga Wakabareskrim Polri.
Asep ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya melalui Surat Telegram Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 menggantikan Komjen Pol Karyoto yang dipercaya menjabat Kabaharkam Polri.
Kabar kenaikan pangkat Asep juga diumumkan melalui akun Instagram resmi Polda Metro Jaya yang mengunggah ucapan selamat atas pencapaian pangkat bintang tiga tersebut.
Dinilai Langkah Strategis
Pengamat sosial Dr Serian Wijatno menilai kenaikan pangkat Asep Edi Suheri menjadi langkah strategis di tengah kompleksitas tantangan keamanan Jakarta sebagai kota megapolitan.
“Kenaikan pangkat Komjen Pol Asep Edi Suheri sangat ideal karena didukung rekam jejak, kemampuan, dan integritas yang telah teruji dalam berbagai penugasan strategis,” kata Serian.
Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) itu menilai pengalaman Asep di bidang operasional dan reserse menjadi modal kuat dalam menghadapi persoalan keamanan perkotaan yang semakin kompleks, mulai dari kejahatan siber hingga gangguan kamtibmas lintas wilayah.
Menurutnya, kepemimpinan Asep juga diyakini mampu memperkuat koordinasi lintas sektoral di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek), sekaligus meningkatkan kualitas deteksi dini dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Dengan kepemimpinan yang bersih dan profesional, publik diharapkan merasakan dampak langsung dari hadirnya rasa aman yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar Serian. (ntr)




JAKARTA – Polda Metro Jaya kini resmi dipimpin perwira tinggi berpangkat Komisaris Jenderal (Komjen) atau jenderal bintang tiga. Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri, resmi menerima kenaikan pangkat berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/Tahun 2026 tertanggal 13 Mei 2026.
Kepastian itu dibenarkan Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto di Jakarta, Kamis (14/5/2026).
“Benar, Kapolda Metro Jaya saat ini berpangkat Komisaris Jenderal Polisi,” ujarnya.
Kenaikan pangkat tersebut sekaligus mempertegas posisi strategis Polda Metro Jaya sebagai etalase utama institusi Polri di pusat pemerintahan dan ekonomi nasional.
Asep Edi Suheri merupakan lulusan Akpol 1994 kelahiran Tasikmalaya, Jawa Barat, 16 November 1972. Ia dikenal memiliki rekam jejak kuat di bidang reserse dan penegakan hukum, khususnya penanganan kasus siber, narkotika, hingga kejahatan lintas negara.
Sebelum menjabat Kapolda Metro Jaya pada 2025, Asep pernah menduduki sejumlah posisi penting, mulai dari Kapolres Cirebon Kota, Wakapolresta Bekasi Kota, Kapolresta Tangerang, Wadirtipidter Bareskrim Polri, Dirtipidsiber Bareskrim Polri, hingga Wakabareskrim Polri.
Asep ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya melalui Surat Telegram Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 menggantikan Komjen Pol Karyoto yang dipercaya menjabat Kabaharkam Polri.
Kabar kenaikan pangkat Asep juga diumumkan melalui akun Instagram resmi Polda Metro Jaya yang mengunggah ucapan selamat atas pencapaian pangkat bintang tiga tersebut.
Dinilai Langkah Strategis
Pengamat sosial Dr Serian Wijatno menilai kenaikan pangkat Asep Edi Suheri menjadi langkah strategis di tengah kompleksitas tantangan keamanan Jakarta sebagai kota megapolitan.
“Kenaikan pangkat Komjen Pol Asep Edi Suheri sangat ideal karena didukung rekam jejak, kemampuan, dan integritas yang telah teruji dalam berbagai penugasan strategis,” kata Serian.
Ketua Umum Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI) itu menilai pengalaman Asep di bidang operasional dan reserse menjadi modal kuat dalam menghadapi persoalan keamanan perkotaan yang semakin kompleks, mulai dari kejahatan siber hingga gangguan kamtibmas lintas wilayah.
Menurutnya, kepemimpinan Asep juga diyakini mampu memperkuat koordinasi lintas sektoral di kawasan Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Bodetabek), sekaligus meningkatkan kualitas deteksi dini dan pelayanan kepolisian kepada masyarakat.
“Dengan kepemimpinan yang bersih dan profesional, publik diharapkan merasakan dampak langsung dari hadirnya rasa aman yang lebih kuat dan berkelanjutan,” ujar Serian. (ntr)