logo
Beraksi 6 Kali di Pekanbaru, Polisi Ringkus Komplotan Begal Bersenjata Parang, H Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi KPK Periksa 11 Saksi Kasus Bupati Kuansing, Mulai dari Pejabat Pemkab, Ketua DPR Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harga Sawit Riau Periode 29 Juli-4 Agustus Naik, Berikut Daftar Lengkapnya Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polisi Ringkus Sindikat Penipuan Online Berkedok Admin TikTok di Pekanbaru, Korb Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Pemkab Rohil Perbaiki Jalan Kubu Sepanjang 5 Km, Warga Berharap Pengaspalan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Duplik Dibacakan, Pembela Abdul Wahid Minta Bebas: Tak Ada Bukti Perintah Pengum Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Berkas Bendahara PAN Pelalawan di Kasus Narkoba THM Pekanbaru Masuk Kejari, Sela Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Terungkap, KPK Periksa Plt Gubernur Riau Terkait Temuan Uang Saat Penggeledahan Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / PEKANBARU
Tensi Sidang Abdul Wahid Mendadak Memanas, Dua Kubu Terlibat Adu Mulut dan Nyaris Bentrok
Keributan yang nyaris bentrok mewarnai lanjutan sidang Abdul Wahid, Kamis siang. (Foto: SS)
Tensi Sidang Abdul Wahid Mendadak Memanas, Dua Kubu Terlibat Adu Mulut dan Nyaris Bentrok
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
4 Juni 2026 | 17:03:33

PEKANBARU – Persidangan lanjutan perkara dugaan korupsi yang menjerat Abdul Wahid di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Kamis (4/6/2026), sempat diwarnai ketegangan. Adu mulut antara penasihat hukum saksi mahkota Dani M Nursalam dan Asri Auzar nyaris berujung bentrok di dalam ruang sidang.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di Ruang Sidang Mudjono, sesaat sebelum persidangan kembali dilanjutkan usai jeda makan siang.

Berdasarkan pantauan di lokasi, perdebatan bermula dari adu argumentasi antara kedua pihak yang berlangsung dengan nada tinggi. Suasana ruang sidang yang sebelumnya relatif tenang mendadak memanas dan menarik perhatian pengunjung serta pihak-pihak yang berada di dalam ruangan.

Ketegangan meningkat ketika keduanya saling melontarkan pernyataan keras dan sempat saling mendekat. Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran akan terjadinya kontak fisik.

iklan-view

Beruntung, sejumlah pihak yang berada di lokasi segera turun tangan untuk melerai. Keributan berhasil diredam sebelum berkembang lebih jauh dan kondisi ruang sidang kembali terkendali.

Meski sempat memicu perhatian para pengunjung, insiden tersebut tidak mengganggu jalannya agenda persidangan. Setelah situasi kondusif, majelis hakim melanjutkan pemeriksaan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam sidang lanjutan itu, terdakwa bersama tim penasihat hukumnya juga kembali diberi kesempatan mengajukan pertanyaan kepada para saksi yang hadir.

Hingga persidangan berakhir, belum diketahui secara pasti pemicu adu mulut antara penasihat hukum Dani M Nursalam dan Asri Auzar. Sementara itu, proses persidangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Abdul Wahid tetap berlanjut sesuai agenda yang ditetapkan majelis hakim. (ric)

Home / Hukum
Tensi Sidang Abdul Wahid Mendadak Memanas, Dua Kubu Terlibat Adu Mulut dan Nyaris Bentrok
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 4 Juni 2026 | 17:03:33
Tensi Sidang Abdul Wahid Mendadak Memanas, Dua Kubu Terlibat Adu Mulut dan Nyaris Bentrok
Keributan yang nyaris bentrok mewarnai lanjutan sidang Abdul Wahid, Kamis siang. (Foto: SS)

PEKANBARU – Persidangan lanjutan perkara dugaan korupsi yang menjerat Abdul Wahid di Pengadilan Tipikor Pekanbaru, Kamis (4/6/2026), sempat diwarnai ketegangan. Adu mulut antara penasihat hukum saksi mahkota Dani M Nursalam dan Asri Auzar nyaris berujung bentrok di dalam ruang sidang.

Insiden itu terjadi sekitar pukul 13.30 WIB di Ruang Sidang Mudjono, sesaat sebelum persidangan kembali dilanjutkan usai jeda makan siang.

Berdasarkan pantauan di lokasi, perdebatan bermula dari adu argumentasi antara kedua pihak yang berlangsung dengan nada tinggi. Suasana ruang sidang yang sebelumnya relatif tenang mendadak memanas dan menarik perhatian pengunjung serta pihak-pihak yang berada di dalam ruangan.

Ketegangan meningkat ketika keduanya saling melontarkan pernyataan keras dan sempat saling mendekat. Situasi tersebut memunculkan kekhawatiran akan terjadinya kontak fisik.

Beruntung, sejumlah pihak yang berada di lokasi segera turun tangan untuk melerai. Keributan berhasil diredam sebelum berkembang lebih jauh dan kondisi ruang sidang kembali terkendali.

Meski sempat memicu perhatian para pengunjung, insiden tersebut tidak mengganggu jalannya agenda persidangan. Setelah situasi kondusif, majelis hakim melanjutkan pemeriksaan saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dalam sidang lanjutan itu, terdakwa bersama tim penasihat hukumnya juga kembali diberi kesempatan mengajukan pertanyaan kepada para saksi yang hadir.

Hingga persidangan berakhir, belum diketahui secara pasti pemicu adu mulut antara penasihat hukum Dani M Nursalam dan Asri Auzar. Sementara itu, proses persidangan perkara dugaan korupsi yang menjerat Abdul Wahid tetap berlanjut sesuai agenda yang ditetapkan majelis hakim. (ric)