
PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kerusakan Jalan Simpang Perak–Istana Sayap di Kabupaten Pelalawan. Ruas jalan yang sebelumnya dipenuhi lubang dan dinilai membahayakan pengguna kini mulai diperbaiki.
Perbaikan dilakukan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPRPKPP) Provinsi Riau setelah banyaknya laporan masyarakat, termasuk melalui media sosial, mengenai kondisi jalan yang mengganggu aktivitas dan keselamatan pengguna.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPRPKPP Riau, Zulfahmi, mengatakan penanganan dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Plt Gubernur Riau agar persoalan infrastruktur yang berdampak langsung kepada masyarakat segera mendapat perhatian.

“Kami langsung menindaklanjuti arahan Bapak Plt Gubernur Riau. Kondisi Jalan Simpang Perak sudah lama menjadi perhatian masyarakat dan menjadi prioritas untuk segera ditangani demi keselamatan pengguna jalan,” kata Zulfahmi, Minggu (21/6/2026).
Penanganan dilakukan oleh UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I dengan memfokuskan pekerjaan pada titik-titik kerusakan paling parah. Perbaikan dilaksanakan secara bertahap agar hasil pekerjaan lebih efektif, terukur, dan memiliki daya tahan yang lebih baik.
“Kami memprioritaskan titik-titik yang paling membutuhkan penanganan. Tujuannya untuk meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat yang melintas di ruas jalan tersebut,” ujarnya.
Langkah cepat Pemprov Riau mendapat apresiasi dari masyarakat yang selama ini merasakan langsung dampak kerusakan jalan tersebut.
Andi (37), warga Pelalawan, mengaku lega karena jalan yang selama ini dikeluhkan akhirnya mendapat penanganan. Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya cukup membahayakan, terutama pada malam hari.
“Alhamdulillah sekarang sudah mulai diperbaiki. Kami sangat terbantu karena sebelumnya jalan ini cukup berbahaya, apalagi saat malam,” katanya.
Apresiasi serupa disampaikan Siti Rahma (29), pengguna jalan yang setiap hari melintasi ruas tersebut untuk bekerja.
“Terima kasih kepada pemerintah provinsi yang cepat merespons keluhan masyarakat. Mudah-mudahan setelah diperbaiki jalan ini lebih aman dan nyaman dilalui,” ujarnya.
Pemprov Riau menegaskan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan tetap menjadi salah satu prioritas utama karena berperan penting sebagai penunjang mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian daerah.
Perbaikan Jalan Simpang Perak–Istana Sayap juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Pelalawan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik.
Melalui penanganan ini, Pemprov Riau berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaat pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan warga, sekaligus ikut menjaga infrastruktur yang telah diperbaiki agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. (**)
Sumber: Mediacenter Riau




PEKANBARU – Pemerintah Provinsi Riau bergerak cepat menindaklanjuti keluhan masyarakat terkait kerusakan Jalan Simpang Perak–Istana Sayap di Kabupaten Pelalawan. Ruas jalan yang sebelumnya dipenuhi lubang dan dinilai membahayakan pengguna kini mulai diperbaiki.
Perbaikan dilakukan melalui Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (PUPRPKPP) Provinsi Riau setelah banyaknya laporan masyarakat, termasuk melalui media sosial, mengenai kondisi jalan yang mengganggu aktivitas dan keselamatan pengguna.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas PUPRPKPP Riau, Zulfahmi, mengatakan penanganan dilakukan sebagai tindak lanjut arahan Plt Gubernur Riau agar persoalan infrastruktur yang berdampak langsung kepada masyarakat segera mendapat perhatian.
“Kami langsung menindaklanjuti arahan Bapak Plt Gubernur Riau. Kondisi Jalan Simpang Perak sudah lama menjadi perhatian masyarakat dan menjadi prioritas untuk segera ditangani demi keselamatan pengguna jalan,” kata Zulfahmi, Minggu (21/6/2026).
Penanganan dilakukan oleh UPT Jalan dan Jembatan Wilayah I dengan memfokuskan pekerjaan pada titik-titik kerusakan paling parah. Perbaikan dilaksanakan secara bertahap agar hasil pekerjaan lebih efektif, terukur, dan memiliki daya tahan yang lebih baik.
“Kami memprioritaskan titik-titik yang paling membutuhkan penanganan. Tujuannya untuk meningkatkan keselamatan, keamanan, dan kenyamanan masyarakat yang melintas di ruas jalan tersebut,” ujarnya.
Langkah cepat Pemprov Riau mendapat apresiasi dari masyarakat yang selama ini merasakan langsung dampak kerusakan jalan tersebut.
Andi (37), warga Pelalawan, mengaku lega karena jalan yang selama ini dikeluhkan akhirnya mendapat penanganan. Menurutnya, kondisi jalan sebelumnya cukup membahayakan, terutama pada malam hari.
“Alhamdulillah sekarang sudah mulai diperbaiki. Kami sangat terbantu karena sebelumnya jalan ini cukup berbahaya, apalagi saat malam,” katanya.
Apresiasi serupa disampaikan Siti Rahma (29), pengguna jalan yang setiap hari melintasi ruas tersebut untuk bekerja.
“Terima kasih kepada pemerintah provinsi yang cepat merespons keluhan masyarakat. Mudah-mudahan setelah diperbaiki jalan ini lebih aman dan nyaman dilalui,” ujarnya.
Pemprov Riau menegaskan pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur jalan tetap menjadi salah satu prioritas utama karena berperan penting sebagai penunjang mobilitas masyarakat dan aktivitas perekonomian daerah.
Perbaikan Jalan Simpang Perak–Istana Sayap juga menjadi bagian dari upaya pemerintah memperkuat konektivitas antarwilayah di Kabupaten Pelalawan sekaligus mendukung kelancaran aktivitas ekonomi, pendidikan, dan pelayanan publik.
Melalui penanganan ini, Pemprov Riau berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaat pembangunan yang responsif terhadap kebutuhan warga, sekaligus ikut menjaga infrastruktur yang telah diperbaiki agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. (**)
Sumber: Mediacenter Riau