logo
● 4 Tersangka Baru Masuk Bui, Eks Anggota DPRD Kampar Terancam Dijemput Paksa Kasu Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pemko Pekanbaru Segera Bagikan Seragam Gratis untuk 20 Ribu Siswa SD dan SMP Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polsek Kubu Ungkap Dugaan Pencabulan Anak di Rokan Hilir, Satu Tersangka Diamank Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pilpeng Rantau Panjang Kiri Berlangsung Tertib, Dua Kandidat Bersaing Rebut Kepe Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SMK Pertanian Terpadu Pekanbaru Jadikan Budidaya Bebek Petelur sebagai Laborator Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Atlet Sepatu Roda Pekanbaru Borong 54 Medali di MIS Open 2026 Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Bangun Kepercayaan Publik, Kejati Riau Pererat Komunikasi dengan Media Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kapolda Riau Rangkul Insan Pers, Dorong Kolaborasi Cegah Narkoba dan Konflik Sos Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Cek Kesehatan Gratis di Riau Jangkau 2,58 Juta Warga, Capaian 37,60 Persen
Pelaksana tugas Gubernur Riau SF Hariyanto (ft:dok Pekanbarutv)
Cek Kesehatan Gratis di Riau Jangkau 2,58 Juta Warga, Capaian 37,60 Persen
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 26 Oktober 2026 | 20:35:15

PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau mencatat sebanyak 2.582.054 orang telah mengakses program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga Senin (26/10/2026).

Jumlah tersebut setara dengan 37,60 persen dari total sasaran program di Riau yang mencapai sekitar 6,8 juta jiwa.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan realisasi pada 2025 yang berada di kisaran 18,7 persen. Peningkatan ini dinilai menunjukkan semakin luasnya jangkauan pelayanan sekaligus meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini.

“Dari sasaran 6,8 juta jiwa, masyarakat sudah mengakses 2,5 juta. Sehingga capaian ini menjadikan Riau berada di angka hampir 38 persen,” kata SF Hariyanto, Senin (26/10/2026).

Pemprov Riau menargetkan cakupan CKG mencapai 46 persen dari total sasaran pada periode program tahun ini. Dengan realisasi yang telah mencapai 37,60 persen, pemerintah daerah optimistis dapat memenuhi target tersebut hingga akhir periode pelaksanaan.

“Tahun ini mengalami peningkatan dua kali lipat. Dari target 46 persen, sudah tercapai hampir 38 persen, berarti tersisa 8 persen. Kita optimistis ini tercapai,” ujarnya.

SF Hariyanto mengapresiasi kontribusi dinas kesehatan dan tenaga medis di seluruh kabupaten dan kota yang dinilai berperan penting dalam memperluas jangkauan program. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan CKG membutuhkan dukungan pemerintah daerah, petugas kesehatan, serta partisipasi aktif masyarakat.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung agenda prioritas nasional di bidang kesehatan sebagaimana tertuang dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Ini adalah bukti nyata kerja keras dinas dan tenaga kesehatan di daerah. Kita sampaikan apresiasi. Untuk mendukung program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo di bidang kesehatan, tentu akan terus kita dorong. Ini menjadi perhatian kita semua, termasuk masyarakat,” katanya.

Untuk memudahkan masyarakat memperoleh layanan, Pemprov Riau menyediakan akses pemeriksaan melalui puskesmas yang tersebar di berbagai wilayah. Warga dapat mendatangi puskesmas terdekat dengan membawa kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu keluarga (KK).

Menurut SF Hariyanto, sebanyak 243 puskesmas di Riau telah melayani program tersebut. Pemerintah berharap kemudahan akses ini dapat mendorong lebih banyak warga menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala sehingga potensi gangguan kesehatan dapat terdeteksi lebih awal.(*) 

Home / News
Cek Kesehatan Gratis di Riau Jangkau 2,58 Juta Warga, Capaian 37,60 Persen
Editor: Ridho Haztil | Penulis: raka sagara
Rubrik: news | 26 Oktober 2026 | 20:35:15
Cek Kesehatan Gratis di Riau Jangkau 2,58 Juta Warga, Capaian 37,60 Persen
Pelaksana tugas Gubernur Riau SF Hariyanto (ft:dok Pekanbarutv)

PEKANBARU-Pemerintah Provinsi Riau mencatat sebanyak 2.582.054 orang telah mengakses program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga Senin (26/10/2026).

Jumlah tersebut setara dengan 37,60 persen dari total sasaran program di Riau yang mencapai sekitar 6,8 juta jiwa.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, mengatakan capaian tersebut meningkat signifikan dibandingkan realisasi pada 2025 yang berada di kisaran 18,7 persen. Peningkatan ini dinilai menunjukkan semakin luasnya jangkauan pelayanan sekaligus meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemeriksaan kesehatan sejak dini.

“Dari sasaran 6,8 juta jiwa, masyarakat sudah mengakses 2,5 juta. Sehingga capaian ini menjadikan Riau berada di angka hampir 38 persen,” kata SF Hariyanto, Senin (26/10/2026).

Pemprov Riau menargetkan cakupan CKG mencapai 46 persen dari total sasaran pada periode program tahun ini. Dengan realisasi yang telah mencapai 37,60 persen, pemerintah daerah optimistis dapat memenuhi target tersebut hingga akhir periode pelaksanaan.

“Tahun ini mengalami peningkatan dua kali lipat. Dari target 46 persen, sudah tercapai hampir 38 persen, berarti tersisa 8 persen. Kita optimistis ini tercapai,” ujarnya.

SF Hariyanto mengapresiasi kontribusi dinas kesehatan dan tenaga medis di seluruh kabupaten dan kota yang dinilai berperan penting dalam memperluas jangkauan program. Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan CKG membutuhkan dukungan pemerintah daerah, petugas kesehatan, serta partisipasi aktif masyarakat.

Program tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendukung agenda prioritas nasional di bidang kesehatan sebagaimana tertuang dalam program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Ini adalah bukti nyata kerja keras dinas dan tenaga kesehatan di daerah. Kita sampaikan apresiasi. Untuk mendukung program Asta Cita Bapak Presiden Prabowo di bidang kesehatan, tentu akan terus kita dorong. Ini menjadi perhatian kita semua, termasuk masyarakat,” katanya.

Untuk memudahkan masyarakat memperoleh layanan, Pemprov Riau menyediakan akses pemeriksaan melalui puskesmas yang tersebar di berbagai wilayah. Warga dapat mendatangi puskesmas terdekat dengan membawa kartu tanda penduduk (KTP) atau kartu keluarga (KK).

Menurut SF Hariyanto, sebanyak 243 puskesmas di Riau telah melayani program tersebut. Pemerintah berharap kemudahan akses ini dapat mendorong lebih banyak warga menjalani pemeriksaan kesehatan secara berkala sehingga potensi gangguan kesehatan dapat terdeteksi lebih awal.(*)