logo
Banjir Dahsyat Terjang Perbatasan Nepal-Tibet, Sedikitnya 97 Tewas dan 384 Wisat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Nyaris Stagnan di Rp17.725 per Dolar AS, Pasar Menanti Sinyal Ketua The F Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 549 Warga Pelalawan Terserang ISPA, Kabut Asap Karhutla Mulai Mengancam Kesehata Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Jelang Aksi 27 Agustus: Polri Perketat Jalur Masuk Jakarta, Massa dari Sumatera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabut Asap Mulai Selimuti Rohil, Tiga Hotspot Terdeteksi, Pemerintah Diminta Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 37 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Polda: Semuanya Pelaku Pero Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Puluhan Tahun Dinanti, Jalan Poros Kuba Rusak Parah, Warga Tagih Keseriusan Peme Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Gulung Sindikat Curanmor Lintas Provinsi: 6 Tersangka Ditangkap, 44 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
4 Anggota BAIS Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Ditangkap 
Komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto
4 Anggota BAIS Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Ditangkap 
Editor: Putrajaya
Rubrik: hukum | 19 Maret 2026 | 00:31:14

JAKARTA – Empat anggota TNI yang diduga terlibat penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, resmi ditahan di Rutan Pomdam Jaya/Jayakarta.

Komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto, memastikan keempatnya - berinisial NDP, SL, BWH, dan ES - berdasarkan dinas di Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (Denma BAIS) TNI.

“Tempat penahanan berada di Pomdam Jaya, tahanan super security maximum,” ujar Yusri saat konferensi pers di Mabes TNI, Rabu (18/3).
 
Yusri menegaskan proses hukum akan berjalan profesional dan transparan. “Pada setiap tahap, media akan tetap kami undang agar publik bisa mengikuti prosesnya,” kata jenderal bintang dua itu.

iklan-view

Meski demikian, motif di balik penyiraman air keras masih belum diungkap. Pemeriksaan terus berlangsung untuk mengumpulkan saksi, barang bukti, dan visum et repertum yang terkait kasus ini.

“Proses penyidikan ini akan diumumkan secara berkala hingga persidangan selesai. Yakinlah, tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegas Yusri.
  
Kasus ini menambah sorotan publik terhadap peran anggota intelijen militer dalam kasus kekerasan terhadap aktivis, sekaligus menekankan pentingnya transparansi dalam setiap tahap penyidikan. *

Home / Hukum
4 Anggota BAIS Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Ditangkap 
Editor: Putrajaya
Rubrik: hukum | 19 Maret 2026 | 00:31:14
4 Anggota BAIS Terduga Pelaku Penyiraman Air Keras terhadap Aktivis KontraS Ditangkap 
Komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto

JAKARTA – Empat anggota TNI yang diduga terlibat penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus, resmi ditahan di Rutan Pomdam Jaya/Jayakarta.

Komandan Pusat Polisi Militer (Puspom) TNI, Mayjen TNI Yusri Nuryanto, memastikan keempatnya - berinisial NDP, SL, BWH, dan ES - berdasarkan dinas di Detasemen Markas Badan Intelijen Strategis (Denma BAIS) TNI.

“Tempat penahanan berada di Pomdam Jaya, tahanan super security maximum,” ujar Yusri saat konferensi pers di Mabes TNI, Rabu (18/3).
 
Yusri menegaskan proses hukum akan berjalan profesional dan transparan. “Pada setiap tahap, media akan tetap kami undang agar publik bisa mengikuti prosesnya,” kata jenderal bintang dua itu.

Meski demikian, motif di balik penyiraman air keras masih belum diungkap. Pemeriksaan terus berlangsung untuk mengumpulkan saksi, barang bukti, dan visum et repertum yang terkait kasus ini.

“Proses penyidikan ini akan diumumkan secara berkala hingga persidangan selesai. Yakinlah, tidak ada yang ditutup-tutupi,” tegas Yusri.
  
Kasus ini menambah sorotan publik terhadap peran anggota intelijen militer dalam kasus kekerasan terhadap aktivis, sekaligus menekankan pentingnya transparansi dalam setiap tahap penyidikan. *