logo
Banjir Dahsyat Terjang Perbatasan Nepal-Tibet, Sedikitnya 97 Tewas dan 384 Wisat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Nyaris Stagnan di Rp17.725 per Dolar AS, Pasar Menanti Sinyal Ketua The F Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 549 Warga Pelalawan Terserang ISPA, Kabut Asap Karhutla Mulai Mengancam Kesehata Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Jelang Aksi 27 Agustus: Polri Perketat Jalur Masuk Jakarta, Massa dari Sumatera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabut Asap Mulai Selimuti Rohil, Tiga Hotspot Terdeteksi, Pemerintah Diminta Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 37 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Polda: Semuanya Pelaku Pero Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Puluhan Tahun Dinanti, Jalan Poros Kuba Rusak Parah, Warga Tagih Keseriusan Peme Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Gulung Sindikat Curanmor Lintas Provinsi: 6 Tersangka Ditangkap, 44 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Kapolri Anugerahkan Pin Emas Pada 52 Personel Polda Riau, 161 Orang Terima Penghargaan
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama para penerima penghargaan dari Kapolri.
Kapolri Anugerahkan Pin Emas Pada 52 Personel Polda Riau, 161 Orang Terima Penghargaan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 1 April 2026 | 15:35:46

PEKANBARU — Kepolisian Daerah Riau memberikan penghargaan kepada 161 personel dan masyarakat yang dinilai berkontribusi dalam pengungkapan sejumlah kasus menonjol di wilayah tersebut.

Dari total penerima, 52 personel diganjar Pin Emas dan 33 lainnya menerima Pin Perak dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Penghargaan itu diberikan atas keberhasilan mengungkap berbagai kasus strategis, termasuk perburuan gajah liar yang menjadi perhatian publik.

Selain penghargaan dari Kapolri, sebanyak 76 orang lainnya—yang terdiri dari personel kepolisian, masyarakat sipil, hingga unsur swasta—mendapat apresiasi dari Kapolda Riau. Penyerahan penghargaan digelar di halaman Mapolda Riau, Rabu (1/4/2026).

iklan-view

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan, penghargaan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pengungkapan kasus, tidak hanya dari internal kepolisian.

“Penerima penghargaan tidak hanya anggota Polri, tetapi juga masyarakat, tenaga medis, sekuriti, hingga pihak perusahaan yang turut membantu pengungkapan berbagai kasus penting,” ujarnya.

Sejumlah kasus yang menjadi dasar pemberian penghargaan di antaranya pengungkapan perburuan satwa dilindungi, peredaran narkotika, serta praktik illegal logging. Kapolda menyebut capaian tersebut sebagai bukti komitmen institusinya dalam menjaga keamanan sekaligus kelestarian lingkungan.

Rinciannya, penghargaan Kapolda diberikan kepada 20 personel Direktorat Reserse Narkoba atas pengungkapan penyelundupan heroin, empat personel Ditlantas yang terlibat dalam aksi penyelamatan warga dengan kondisi gagal ginjal, 23 personel Polres Rokan Hilir dalam pengungkapan kasus sabu, serta 15 personel Polres Indragiri Hulu terkait kasus illegal logging.

Tak hanya aparat, penghargaan juga diberikan kepada tujuh atlet berprestasi di ajang Piala Kemenpora, seorang sekuriti yang menyelamatkan mahasiswi, personel Balai Besar KSDA Riau, karyawan swasta, hingga informan yang berperan dalam pengungkapan kasus.

Di sisi lain, Kapolda mengingatkan bahwa penghargaan harus berjalan beriringan dengan penegakan disiplin. Ia menegaskan, setiap pelanggaran yang mencoreng institusi akan ditindak tegas.

“Apresiasi diberikan kepada yang berprestasi, tetapi terhadap pelanggaran yang merusak marwah institusi, kami tidak akan ragu untuk menindak,” tegasnya.

Polda Riau berharap, penghargaan ini dapat menjadi pemicu bagi seluruh personel dan masyarakat untuk terus berkontribusi dalam menjaga keamanan serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan kehidupan sosial. (ric)

Home / Hukum
Kapolri Anugerahkan Pin Emas Pada 52 Personel Polda Riau, 161 Orang Terima Penghargaan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 1 April 2026 | 15:35:46
Kapolri Anugerahkan Pin Emas Pada 52 Personel Polda Riau, 161 Orang Terima Penghargaan
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan bersama para penerima penghargaan dari Kapolri.

PEKANBARU — Kepolisian Daerah Riau memberikan penghargaan kepada 161 personel dan masyarakat yang dinilai berkontribusi dalam pengungkapan sejumlah kasus menonjol di wilayah tersebut.

Dari total penerima, 52 personel diganjar Pin Emas dan 33 lainnya menerima Pin Perak dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Penghargaan itu diberikan atas keberhasilan mengungkap berbagai kasus strategis, termasuk perburuan gajah liar yang menjadi perhatian publik.

Selain penghargaan dari Kapolri, sebanyak 76 orang lainnya—yang terdiri dari personel kepolisian, masyarakat sipil, hingga unsur swasta—mendapat apresiasi dari Kapolda Riau. Penyerahan penghargaan digelar di halaman Mapolda Riau, Rabu (1/4/2026).

Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan menegaskan, penghargaan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kapolri untuk mengapresiasi seluruh pihak yang terlibat dalam pengungkapan kasus, tidak hanya dari internal kepolisian.

“Penerima penghargaan tidak hanya anggota Polri, tetapi juga masyarakat, tenaga medis, sekuriti, hingga pihak perusahaan yang turut membantu pengungkapan berbagai kasus penting,” ujarnya.

Sejumlah kasus yang menjadi dasar pemberian penghargaan di antaranya pengungkapan perburuan satwa dilindungi, peredaran narkotika, serta praktik illegal logging. Kapolda menyebut capaian tersebut sebagai bukti komitmen institusinya dalam menjaga keamanan sekaligus kelestarian lingkungan.

Rinciannya, penghargaan Kapolda diberikan kepada 20 personel Direktorat Reserse Narkoba atas pengungkapan penyelundupan heroin, empat personel Ditlantas yang terlibat dalam aksi penyelamatan warga dengan kondisi gagal ginjal, 23 personel Polres Rokan Hilir dalam pengungkapan kasus sabu, serta 15 personel Polres Indragiri Hulu terkait kasus illegal logging.

Tak hanya aparat, penghargaan juga diberikan kepada tujuh atlet berprestasi di ajang Piala Kemenpora, seorang sekuriti yang menyelamatkan mahasiswi, personel Balai Besar KSDA Riau, karyawan swasta, hingga informan yang berperan dalam pengungkapan kasus.

Di sisi lain, Kapolda mengingatkan bahwa penghargaan harus berjalan beriringan dengan penegakan disiplin. Ia menegaskan, setiap pelanggaran yang mencoreng institusi akan ditindak tegas.

“Apresiasi diberikan kepada yang berprestasi, tetapi terhadap pelanggaran yang merusak marwah institusi, kami tidak akan ragu untuk menindak,” tegasnya.

Polda Riau berharap, penghargaan ini dapat menjadi pemicu bagi seluruh personel dan masyarakat untuk terus berkontribusi dalam menjaga keamanan serta memberikan manfaat bagi lingkungan dan kehidupan sosial. (ric)