
PELALAWAN-Upaya menjaga kelestarian lingkungan terus digencarkan jajaran kepolisian. Kali ini, Polsek Teluk Meranti turun langsung menggerakkan aksi penghijauan melalui program Green Policing dengan menanam ribuan bibit pohon di kawasan SMPN 1 Teluk Meranti, Senin (6/4/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kapolsek Teluk Meranti, IPDA Vicky Risky, ini tidak hanya melibatkan personel kepolisian, tetapi juga menggandeng aparat desa, tokoh masyarakat, hingga pelajar. Kolaborasi lintas elemen ini menjadi kekuatan utama dalam membangun kesadaran kolektif menjaga lingkungan sejak dini.
“Penanaman pohon ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah langkah nyata menghadapi tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan yang semakin terasa,” ujar Vicky di sela kegiatan.

Program Green Policing sendiri merupakan pendekatan humanis Polri yang menempatkan isu lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. Dalam konteks Teluk Meranti, penghijauan dinilai mendesak, mengingat kawasan ini rentan terhadap abrasi serta penurunan kualitas udara akibat aktivitas pembukaan lahan.
Bibit pohon ditanam di sejumlah titik strategis, mulai dari lingkungan sekolah, bantaran sungai, kawasan permukiman, hingga lahan kosong yang selama ini belum dimanfaatkan optimal. Penanaman ini diharapkan mampu memperkuat fungsi ekologis wilayah sekaligus menciptakan ruang hijau baru.
Tak hanya berdampak pada lingkungan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Kehadiran pelajar dalam kegiatan tersebut menjadi edukasi langsung tentang pentingnya menjaga alam sejak usia dini.
Vicky menegaskan, aksi penghijauan ini akan dilakukan secara berkelanjutan. Pihaknya juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), persoalan yang kerap terjadi di Riau saat musim kemarau.
“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat semakin peduli dan aktif berperan dalam mencegah kerusakan alam,” tegasnya.
Dengan semangat gotong royong, program Green Policing di Teluk Meranti diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. (*)




PELALAWAN-Upaya menjaga kelestarian lingkungan terus digencarkan jajaran kepolisian. Kali ini, Polsek Teluk Meranti turun langsung menggerakkan aksi penghijauan melalui program Green Policing dengan menanam ribuan bibit pohon di kawasan SMPN 1 Teluk Meranti, Senin (6/4/2026).
Kegiatan yang dipimpin Kapolsek Teluk Meranti, IPDA Vicky Risky, ini tidak hanya melibatkan personel kepolisian, tetapi juga menggandeng aparat desa, tokoh masyarakat, hingga pelajar. Kolaborasi lintas elemen ini menjadi kekuatan utama dalam membangun kesadaran kolektif menjaga lingkungan sejak dini.
“Penanaman pohon ini bukan sekadar kegiatan seremonial. Ini adalah langkah nyata menghadapi tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan yang semakin terasa,” ujar Vicky di sela kegiatan.
Program Green Policing sendiri merupakan pendekatan humanis Polri yang menempatkan isu lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama. Dalam konteks Teluk Meranti, penghijauan dinilai mendesak, mengingat kawasan ini rentan terhadap abrasi serta penurunan kualitas udara akibat aktivitas pembukaan lahan.
Bibit pohon ditanam di sejumlah titik strategis, mulai dari lingkungan sekolah, bantaran sungai, kawasan permukiman, hingga lahan kosong yang selama ini belum dimanfaatkan optimal. Penanaman ini diharapkan mampu memperkuat fungsi ekologis wilayah sekaligus menciptakan ruang hijau baru.
Tak hanya berdampak pada lingkungan, kegiatan ini juga mempererat hubungan antara polisi dan masyarakat. Kehadiran pelajar dalam kegiatan tersebut menjadi edukasi langsung tentang pentingnya menjaga alam sejak usia dini.
Vicky menegaskan, aksi penghijauan ini akan dilakukan secara berkelanjutan. Pihaknya juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan (karhutla), persoalan yang kerap terjadi di Riau saat musim kemarau.
“Menjaga lingkungan adalah tanggung jawab bersama. Kami berharap masyarakat semakin peduli dan aktif berperan dalam mencegah kerusakan alam,” tegasnya.
Dengan semangat gotong royong, program Green Policing di Teluk Meranti diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih hijau, sehat, dan berkelanjutan bagi generasi mendatang. (*)