logo
Banjir Dahsyat Terjang Perbatasan Nepal-Tibet, Sedikitnya 97 Tewas dan 384 Wisat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Nyaris Stagnan di Rp17.725 per Dolar AS, Pasar Menanti Sinyal Ketua The F Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 549 Warga Pelalawan Terserang ISPA, Kabut Asap Karhutla Mulai Mengancam Kesehata Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Jelang Aksi 27 Agustus: Polri Perketat Jalur Masuk Jakarta, Massa dari Sumatera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabut Asap Mulai Selimuti Rohil, Tiga Hotspot Terdeteksi, Pemerintah Diminta Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 37 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Polda: Semuanya Pelaku Pero Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Puluhan Tahun Dinanti, Jalan Poros Kuba Rusak Parah, Warga Tagih Keseriusan Peme Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Gulung Sindikat Curanmor Lintas Provinsi: 6 Tersangka Ditangkap, 44 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / MANDAU
Kabur Kepergok Bobol Kotak Amal Mesjid, Suami Akhirnya Susul Isteri Serahkan Diri ke Kantor Polisi
Barang bukti aksi pencurian pasutri yang bobol kotak amal mesjid. (Foto: MCR)
Kabur Kepergok Bobol Kotak Amal Mesjid, Suami Akhirnya Susul Isteri Serahkan Diri ke Kantor Polisi
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: hukum | 21 April 2026 | 14:33:10

BENGKALIS - Niat hati ingin mencari untung lewat jalan pintas, pasangan suami istri (pasutri) di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, justru harus meringkuk di balik jeruji besi. 

Alih-alih membangun rumah tangga yang harmonis, pasangan berinisial AA (21) dan ES (28) ini malah kompak bekerja sama dalam aksi kriminal membobol kotak amal di Masjid Baitul Amal, Kelurahan Pematang Pudu.

Aksi nekat ini dilancarkan sekitar pukul 17.00 WIB, saat suasana masjid cenderung sepi menjelang waktu Maghrib. Tanpa rasa canggung, keduanya berbagi tugas bak profesional: sang suami, AA, masuk ke dalam sebagai eksekutor, sementara sang istri, ES, berdiri waspada di luar masjid memantau situasi sekitar.

iklan-view

Berbekal sebuah palu, AA mencoba menaklukkan gembok kotak amal yang menyimpan uang jamaah. Namun, suara dentuman palu yang beradu dengan kayu dan besi rupanya memicu kecurigaan. 

Di saat AA sedang asyik "memanen" isi kotak, warga yang hendak melaksanakan ibadah mulai berdatangan dan menyadari ada yang tidak beres di dalam rumah ibadah tersebut.

Kepanikan pun pecah seketika saat warga memergoki aksi keduanya. Menyadari posisinya terdesak, AA sempat mengambil langkah seribu dan berhasil melarikan diri dari kepungan massa. 

Naas bagi ES, sang istri tertinggal di lokasi dan langsung diamankan oleh warga yang geram melihat aksi tidak terpuji tersebut sebelum akhirnya diserahkan ke pihak berwajib.

Menariknya, drama ini tak berhenti di situ. Meski sempat lolos dari kejaran, nyali AA ciut juga saat mengetahui belahan jiwanya telah mendekam di kantor polisi. Tak butuh waktu lama bagi AA untuk menyusul sang istri, ia akhirnya memilih menyerahkan diri karena tak tega membiarkan istrinya mempertanggungjawabkan perbuatan mereka sendirian.

Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, mengonfirmasi bahwa kedua pelaku kini telah berada dalam pengawasan pihak kepolisian. 

"Benar, keduanya berbagi peran saat menjalankan aksinya. Saat ini mereka sedang menjalani proses hukum lebih lanjut di Polsek Mandau," ujar Fahrian Selasa (21/4/2026) seperti dikutip mediacenter riau.

Dari tangan pasutri ini, polisi menyita sejumlah barang bukti yang menjadi saksi bisu aksi mereka. Sebuah sepeda motor yang digunakan untuk transportasi, kotak amal yang sudah rusak, satu buah palu, serta uang tunai sebesar Rp148.200 kini diamankan oleh penyidik sebagai alat bukti di persidangan nanti.

Akibat kekompakan yang salah jalan ini, AA dan ES dijerat dengan pasal pencurian secara bersama-sama. Impian untuk menikmati uang hasil curian pun sirna, berganti dengan ancaman hukuman penjara yang kini menanti mereka sebagai konsekuensi atas tindakan nekat membobol rumah Tuhan. (mcr)

Home / Hukum
Kabur Kepergok Bobol Kotak Amal Mesjid, Suami Akhirnya Susul Isteri Serahkan Diri ke Kantor Polisi
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: hukum | 21 April 2026 | 14:33:10
Kabur Kepergok Bobol Kotak Amal Mesjid, Suami Akhirnya Susul Isteri Serahkan Diri ke Kantor Polisi
Barang bukti aksi pencurian pasutri yang bobol kotak amal mesjid. (Foto: MCR)

BENGKALIS - Niat hati ingin mencari untung lewat jalan pintas, pasangan suami istri (pasutri) di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, justru harus meringkuk di balik jeruji besi. 

Alih-alih membangun rumah tangga yang harmonis, pasangan berinisial AA (21) dan ES (28) ini malah kompak bekerja sama dalam aksi kriminal membobol kotak amal di Masjid Baitul Amal, Kelurahan Pematang Pudu.

Aksi nekat ini dilancarkan sekitar pukul 17.00 WIB, saat suasana masjid cenderung sepi menjelang waktu Maghrib. Tanpa rasa canggung, keduanya berbagi tugas bak profesional: sang suami, AA, masuk ke dalam sebagai eksekutor, sementara sang istri, ES, berdiri waspada di luar masjid memantau situasi sekitar.

Berbekal sebuah palu, AA mencoba menaklukkan gembok kotak amal yang menyimpan uang jamaah. Namun, suara dentuman palu yang beradu dengan kayu dan besi rupanya memicu kecurigaan. 

Di saat AA sedang asyik "memanen" isi kotak, warga yang hendak melaksanakan ibadah mulai berdatangan dan menyadari ada yang tidak beres di dalam rumah ibadah tersebut.

Kepanikan pun pecah seketika saat warga memergoki aksi keduanya. Menyadari posisinya terdesak, AA sempat mengambil langkah seribu dan berhasil melarikan diri dari kepungan massa. 

Naas bagi ES, sang istri tertinggal di lokasi dan langsung diamankan oleh warga yang geram melihat aksi tidak terpuji tersebut sebelum akhirnya diserahkan ke pihak berwajib.

Menariknya, drama ini tak berhenti di situ. Meski sempat lolos dari kejaran, nyali AA ciut juga saat mengetahui belahan jiwanya telah mendekam di kantor polisi. Tak butuh waktu lama bagi AA untuk menyusul sang istri, ia akhirnya memilih menyerahkan diri karena tak tega membiarkan istrinya mempertanggungjawabkan perbuatan mereka sendirian.

Kapolres Bengkalis, AKBP Fahrian Saleh Siregar, mengonfirmasi bahwa kedua pelaku kini telah berada dalam pengawasan pihak kepolisian. 

"Benar, keduanya berbagi peran saat menjalankan aksinya. Saat ini mereka sedang menjalani proses hukum lebih lanjut di Polsek Mandau," ujar Fahrian Selasa (21/4/2026) seperti dikutip mediacenter riau.

Dari tangan pasutri ini, polisi menyita sejumlah barang bukti yang menjadi saksi bisu aksi mereka. Sebuah sepeda motor yang digunakan untuk transportasi, kotak amal yang sudah rusak, satu buah palu, serta uang tunai sebesar Rp148.200 kini diamankan oleh penyidik sebagai alat bukti di persidangan nanti.

Akibat kekompakan yang salah jalan ini, AA dan ES dijerat dengan pasal pencurian secara bersama-sama. Impian untuk menikmati uang hasil curian pun sirna, berganti dengan ancaman hukuman penjara yang kini menanti mereka sebagai konsekuensi atas tindakan nekat membobol rumah Tuhan. (mcr)