
BENGKALIS - Polres Bengkalis membongkar peredaran narkotika dalam jumlah besar. Dari operasi yang digelar di dua lokasi, polisi menyita hampir 29 kilogram sabu, 122.629 butir ekstasi, serta 394 cartridge Etomidate.
Pengungkapan ini dilakukan tim gabungan Polsek Bantan dan Satresnarkoba Polres Bengkalis pada Rabu (12/8/2026). Operasi bermula dari informasi masyarakat mengenai sebuah mobil Toyota Yaris putih yang diduga membawa narkotika di wilayah Desa Selat Baru, Kecamatan Bantan.
Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Polisi kemudian menghentikan kendaraan yang dicurigai di Jalan Soekarno Hatta, Desa Selat Baru.

Dari dalam mobil, petugas mengamankan dua terduga pelaku berinisial M dan HI. Hasil penggeledahan mengungkap temuan narkotika dalam jumlah fantastis.
Polisi menemukan 29 bungkus besar diduga sabu dengan berat bruto 30.664,805 gram. Setelah ditimbang, berat netto barang bukti tersebut mencapai 28.967,91 gram atau sekitar 28,97 kilogram.
Tak hanya sabu, polisi juga menemukan 122.629 butir ekstasi dari berbagai merek. Jumlah tersebut terdiri dari Heniken sebanyak 25.031 butir, Transformers 17.039 butir, Smile 1.005 butir, Mario 3.019 butir, Gorila 800 butir, LV 4.855 butir, Minion 30.918 butir, Helo Kitty 5.033 butir, Tiktok 24.892 butir, serta RR atau Rolls Royce sebanyak 10.037 butir.
Selain dua jenis narkotika tersebut, petugas turut menyita 394 cartridge Etomidate dengan berat netto sekitar 985 mililiter.
Namun, pengungkapan itu tidak berhenti pada M dan HI. Polisi langsung mengembangkan kasus untuk membongkar pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan pengiriman narkotika tersebut.
Sekitar pukul 10.30 WIB, tim bergerak menuju area antrean motor Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis, Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis.
Di lokasi tersebut, polisi kembali mengamankan dua terduga pelaku lainnya, yakni UA dan TP. Dengan demikian, total terdapat empat terduga pelaku yang diamankan dalam pengungkapan jaringan narkotika tersebut.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasat Resnarkoba AKP Tidar Laksono membenarkan pengungkapan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan operasi berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti melalui penyelidikan hingga polisi berhasil menemukan para terduga pelaku beserta barang bukti narkotika dalam jumlah besar.
"Keempat terduga pelaku bersama seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bengkalis untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut," ujarnya seperti dikutip dari riauline.
Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar di balik peredaran narkotika tersebut, termasuk memburu pihak lain yang diduga terlibat.
Polres Bengkalis juga mengimbau masyarakat tidak ragu memberikan informasi apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan dan diduga berkaitan dengan peredaran narkotika.
Pengungkapan ini sekaligus menunjukkan besarnya skala peredaran narkotika yang coba masuk dan beredar di wilayah Bengkalis. Dengan barang bukti hampir 29 kilogram sabu dan lebih dari 122 ribu butir ekstasi, polisi kini memburu mata rantai lain yang diduga berada di balik jaringan tersebut. (*)




BENGKALIS - Polres Bengkalis membongkar peredaran narkotika dalam jumlah besar. Dari operasi yang digelar di dua lokasi, polisi menyita hampir 29 kilogram sabu, 122.629 butir ekstasi, serta 394 cartridge Etomidate.
Pengungkapan ini dilakukan tim gabungan Polsek Bantan dan Satresnarkoba Polres Bengkalis pada Rabu (12/8/2026). Operasi bermula dari informasi masyarakat mengenai sebuah mobil Toyota Yaris putih yang diduga membawa narkotika di wilayah Desa Selat Baru, Kecamatan Bantan.
Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan. Polisi kemudian menghentikan kendaraan yang dicurigai di Jalan Soekarno Hatta, Desa Selat Baru.
Dari dalam mobil, petugas mengamankan dua terduga pelaku berinisial M dan HI. Hasil penggeledahan mengungkap temuan narkotika dalam jumlah fantastis.
Polisi menemukan 29 bungkus besar diduga sabu dengan berat bruto 30.664,805 gram. Setelah ditimbang, berat netto barang bukti tersebut mencapai 28.967,91 gram atau sekitar 28,97 kilogram.
Tak hanya sabu, polisi juga menemukan 122.629 butir ekstasi dari berbagai merek. Jumlah tersebut terdiri dari Heniken sebanyak 25.031 butir, Transformers 17.039 butir, Smile 1.005 butir, Mario 3.019 butir, Gorila 800 butir, LV 4.855 butir, Minion 30.918 butir, Helo Kitty 5.033 butir, Tiktok 24.892 butir, serta RR atau Rolls Royce sebanyak 10.037 butir.
Selain dua jenis narkotika tersebut, petugas turut menyita 394 cartridge Etomidate dengan berat netto sekitar 985 mililiter.
Namun, pengungkapan itu tidak berhenti pada M dan HI. Polisi langsung mengembangkan kasus untuk membongkar pihak lain yang diduga terlibat dalam jaringan pengiriman narkotika tersebut.
Sekitar pukul 10.30 WIB, tim bergerak menuju area antrean motor Pelabuhan Roro Air Putih Bengkalis, Desa Air Putih, Kecamatan Bengkalis.
Di lokasi tersebut, polisi kembali mengamankan dua terduga pelaku lainnya, yakni UA dan TP. Dengan demikian, total terdapat empat terduga pelaku yang diamankan dalam pengungkapan jaringan narkotika tersebut.
Kapolres Bengkalis AKBP Fahrian Saleh Siregar melalui Kasat Resnarkoba AKP Tidar Laksono membenarkan pengungkapan tersebut.
Menurutnya, keberhasilan operasi berawal dari informasi masyarakat yang kemudian ditindaklanjuti melalui penyelidikan hingga polisi berhasil menemukan para terduga pelaku beserta barang bukti narkotika dalam jumlah besar.
"Keempat terduga pelaku bersama seluruh barang bukti telah diamankan di Mapolres Bengkalis untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut," ujarnya seperti dikutip dari riauline.
Polisi masih melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan yang lebih besar di balik peredaran narkotika tersebut, termasuk memburu pihak lain yang diduga terlibat.
Polres Bengkalis juga mengimbau masyarakat tidak ragu memberikan informasi apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan dan diduga berkaitan dengan peredaran narkotika.
Pengungkapan ini sekaligus menunjukkan besarnya skala peredaran narkotika yang coba masuk dan beredar di wilayah Bengkalis. Dengan barang bukti hampir 29 kilogram sabu dan lebih dari 122 ribu butir ekstasi, polisi kini memburu mata rantai lain yang diduga berada di balik jaringan tersebut. (*)