
PEKANBARU – Pendekatan humanis dan kepedulian lingkungan menjadi fokus utama Direktorat Lalu Lintas Polda Riau dalam membangun kinerja kepolisian yang berkelanjutan. Hal ini tercermin dalam apel pemberian penghargaan kepada personel berprestasi yang dirangkaikan dengan implementasi program Green Policing, Kamis (16/04/2026).
Apel yang digelar di lingkungan Ditlantas Polda Riau itu tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum penguatan nilai-nilai kemanusiaan dalam tugas kepolisian. Enam personel Satuan PJR mendapatkan penghargaan atas aksi nyata mereka di lapangan yang dinilai menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
Dua personel diapresiasi karena berhasil menggagalkan upaya bunuh diri seorang pria yang membawa anak di bawah umur di kawasan Sungai Siak. Tindakan cepat dan pendekatan persuasif yang dilakukan menjadi contoh konkret kehadiran polisi dalam situasi krisis kemanusiaan.

Sementara empat personel lainnya menerima penghargaan atas keberhasilan mengungkap kasus penculikan anak melalui pengejaran intensif di ruas Tol Pekanbaru–Dumai. Respons cepat tersebut dinilai sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat dalam menjaga keselamatan warga, khususnya kelompok rentan.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika melalui Wakil Direktur AKBP Budi Setiyono menegaskan bahwa institusi tidak hanya menilai kinerja dari aspek penegakan hukum semata, tetapi juga dari sisi empati dan dampak sosial yang ditimbulkan.
“Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi pesan bahwa setiap tindakan anggota di lapangan harus berorientasi pada keselamatan jiwa dan kemanfaatan bagi masyarakat luas,” ujar Budi dalam amanatnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ditlantas Polda Riau juga membagikan bibit pohon kepada personel sebagai simbol komitmen terhadap program Green Policing. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan di tengah tugas kepolisian yang dinamis.
Melalui kombinasi aksi kemanusiaan dan kepedulian lingkungan, Ditlantas Polda Riau berupaya menegaskan wajah Polri yang adaptif, responsif, serta berorientasi pada masa depan.
Kegiatan berlangsung singkat namun sarat makna, dengan harapan mampu memperkuat semangat personel untuk terus menghadirkan pelayanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga berempati dan berkelanjutan. (ric)




PEKANBARU – Pendekatan humanis dan kepedulian lingkungan menjadi fokus utama Direktorat Lalu Lintas Polda Riau dalam membangun kinerja kepolisian yang berkelanjutan. Hal ini tercermin dalam apel pemberian penghargaan kepada personel berprestasi yang dirangkaikan dengan implementasi program Green Policing, Kamis (16/04/2026).
Apel yang digelar di lingkungan Ditlantas Polda Riau itu tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum penguatan nilai-nilai kemanusiaan dalam tugas kepolisian. Enam personel Satuan PJR mendapatkan penghargaan atas aksi nyata mereka di lapangan yang dinilai menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
Dua personel diapresiasi karena berhasil menggagalkan upaya bunuh diri seorang pria yang membawa anak di bawah umur di kawasan Sungai Siak. Tindakan cepat dan pendekatan persuasif yang dilakukan menjadi contoh konkret kehadiran polisi dalam situasi krisis kemanusiaan.
Sementara empat personel lainnya menerima penghargaan atas keberhasilan mengungkap kasus penculikan anak melalui pengejaran intensif di ruas Tol Pekanbaru–Dumai. Respons cepat tersebut dinilai sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat dalam menjaga keselamatan warga, khususnya kelompok rentan.
Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika melalui Wakil Direktur AKBP Budi Setiyono menegaskan bahwa institusi tidak hanya menilai kinerja dari aspek penegakan hukum semata, tetapi juga dari sisi empati dan dampak sosial yang ditimbulkan.
“Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi pesan bahwa setiap tindakan anggota di lapangan harus berorientasi pada keselamatan jiwa dan kemanfaatan bagi masyarakat luas,” ujar Budi dalam amanatnya.
Dalam kesempatan yang sama, Ditlantas Polda Riau juga membagikan bibit pohon kepada personel sebagai simbol komitmen terhadap program Green Policing. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan di tengah tugas kepolisian yang dinamis.
Melalui kombinasi aksi kemanusiaan dan kepedulian lingkungan, Ditlantas Polda Riau berupaya menegaskan wajah Polri yang adaptif, responsif, serta berorientasi pada masa depan.
Kegiatan berlangsung singkat namun sarat makna, dengan harapan mampu memperkuat semangat personel untuk terus menghadirkan pelayanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga berempati dan berkelanjutan. (ric)