logo
Banjir Dahsyat Terjang Perbatasan Nepal-Tibet, Sedikitnya 97 Tewas dan 384 Wisat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Nyaris Stagnan di Rp17.725 per Dolar AS, Pasar Menanti Sinyal Ketua The F Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 549 Warga Pelalawan Terserang ISPA, Kabut Asap Karhutla Mulai Mengancam Kesehata Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Jelang Aksi 27 Agustus: Polri Perketat Jalur Masuk Jakarta, Massa dari Sumatera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabut Asap Mulai Selimuti Rohil, Tiga Hotspot Terdeteksi, Pemerintah Diminta Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 37 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Polda: Semuanya Pelaku Pero Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Puluhan Tahun Dinanti, Jalan Poros Kuba Rusak Parah, Warga Tagih Keseriusan Peme Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Gulung Sindikat Curanmor Lintas Provinsi: 6 Tersangka Ditangkap, 44 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / Hukum / Hukum
Dari Selamatkan Nyawa hingga Kejar Terduga Penculik, Polisi PJR Ditlantas Polda Riau Diguyur Penghargaan
Enam personel Satuan PJR Polda Riau mendapatkan penghargaan atas aksi nyata mereka di lapangan yang dinilai menyentuh langsung kepentingan masyarakat. (Foto: Rico Syahputra).
Dari Selamatkan Nyawa hingga Kejar Terduga Penculik, Polisi PJR Ditlantas Polda Riau Diguyur Penghargaan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 16 April 2026 | 14:18:09

PEKANBARU – Pendekatan humanis dan kepedulian lingkungan menjadi fokus utama Direktorat Lalu Lintas Polda Riau dalam membangun kinerja kepolisian yang berkelanjutan. Hal ini tercermin dalam apel pemberian penghargaan kepada personel berprestasi yang dirangkaikan dengan implementasi program Green Policing, Kamis (16/04/2026).

Apel yang digelar di lingkungan Ditlantas Polda Riau itu tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum penguatan nilai-nilai kemanusiaan dalam tugas kepolisian. Enam personel Satuan PJR mendapatkan penghargaan atas aksi nyata mereka di lapangan yang dinilai menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

Dua personel diapresiasi karena berhasil menggagalkan upaya bunuh diri seorang pria yang membawa anak di bawah umur di kawasan Sungai Siak. Tindakan cepat dan pendekatan persuasif yang dilakukan menjadi contoh konkret kehadiran polisi dalam situasi krisis kemanusiaan.

iklan-view

Sementara empat personel lainnya menerima penghargaan atas keberhasilan mengungkap kasus penculikan anak melalui pengejaran intensif di ruas Tol Pekanbaru–Dumai. Respons cepat tersebut dinilai sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat dalam menjaga keselamatan warga, khususnya kelompok rentan.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika melalui Wakil Direktur AKBP Budi Setiyono menegaskan bahwa institusi tidak hanya menilai kinerja dari aspek penegakan hukum semata, tetapi juga dari sisi empati dan dampak sosial yang ditimbulkan.

“Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi pesan bahwa setiap tindakan anggota di lapangan harus berorientasi pada keselamatan jiwa dan kemanfaatan bagi masyarakat luas,” ujar Budi dalam amanatnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ditlantas Polda Riau juga membagikan bibit pohon kepada personel sebagai simbol komitmen terhadap program Green Policing. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan di tengah tugas kepolisian yang dinamis.

Melalui kombinasi aksi kemanusiaan dan kepedulian lingkungan, Ditlantas Polda Riau berupaya menegaskan wajah Polri yang adaptif, responsif, serta berorientasi pada masa depan.

Kegiatan berlangsung singkat namun sarat makna, dengan harapan mampu memperkuat semangat personel untuk terus menghadirkan pelayanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga berempati dan berkelanjutan. (ric)

Home / Hukum
Dari Selamatkan Nyawa hingga Kejar Terduga Penculik, Polisi PJR Ditlantas Polda Riau Diguyur Penghargaan
Editor: Arya Mahendra | Penulis: Rico Syahputra
Rubrik: hukum | 16 April 2026 | 14:18:09
Dari Selamatkan Nyawa hingga Kejar Terduga Penculik, Polisi PJR Ditlantas Polda Riau Diguyur Penghargaan
Enam personel Satuan PJR Polda Riau mendapatkan penghargaan atas aksi nyata mereka di lapangan yang dinilai menyentuh langsung kepentingan masyarakat. (Foto: Rico Syahputra).

PEKANBARU – Pendekatan humanis dan kepedulian lingkungan menjadi fokus utama Direktorat Lalu Lintas Polda Riau dalam membangun kinerja kepolisian yang berkelanjutan. Hal ini tercermin dalam apel pemberian penghargaan kepada personel berprestasi yang dirangkaikan dengan implementasi program Green Policing, Kamis (16/04/2026).

Apel yang digelar di lingkungan Ditlantas Polda Riau itu tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga momentum penguatan nilai-nilai kemanusiaan dalam tugas kepolisian. Enam personel Satuan PJR mendapatkan penghargaan atas aksi nyata mereka di lapangan yang dinilai menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

Dua personel diapresiasi karena berhasil menggagalkan upaya bunuh diri seorang pria yang membawa anak di bawah umur di kawasan Sungai Siak. Tindakan cepat dan pendekatan persuasif yang dilakukan menjadi contoh konkret kehadiran polisi dalam situasi krisis kemanusiaan.

Sementara empat personel lainnya menerima penghargaan atas keberhasilan mengungkap kasus penculikan anak melalui pengejaran intensif di ruas Tol Pekanbaru–Dumai. Respons cepat tersebut dinilai sebagai bentuk kesiapsiagaan aparat dalam menjaga keselamatan warga, khususnya kelompok rentan.

Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika melalui Wakil Direktur AKBP Budi Setiyono menegaskan bahwa institusi tidak hanya menilai kinerja dari aspek penegakan hukum semata, tetapi juga dari sisi empati dan dampak sosial yang ditimbulkan.

“Ini bukan sekadar penghargaan, tetapi pesan bahwa setiap tindakan anggota di lapangan harus berorientasi pada keselamatan jiwa dan kemanfaatan bagi masyarakat luas,” ujar Budi dalam amanatnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ditlantas Polda Riau juga membagikan bibit pohon kepada personel sebagai simbol komitmen terhadap program Green Policing. Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga lingkungan di tengah tugas kepolisian yang dinamis.

Melalui kombinasi aksi kemanusiaan dan kepedulian lingkungan, Ditlantas Polda Riau berupaya menegaskan wajah Polri yang adaptif, responsif, serta berorientasi pada masa depan.

Kegiatan berlangsung singkat namun sarat makna, dengan harapan mampu memperkuat semangat personel untuk terus menghadirkan pelayanan yang tidak hanya profesional, tetapi juga berempati dan berkelanjutan. (ric)