
PEKANBARU-Kabut asap yang mulai menyelimuti sejumlah wilayah Kota Pekanbaru mengganggu aktivitas masyarakat, diantaranya juga dirasakan para pengemudi ojek online yang tetap bekerja di tengah kondisi udara yang memburuk.
Salah seorang driver ShopeeFood, Andri, mengaku mulai merasakan dampak kabut saat menjalankan aktivitas mengantarkan pesanan. Selain jarak pandang yang berkurang, udara yang dihirup terasa kurang nyaman dibandingkan kondisi normal.
“Kalau sakit belum ada, cuma memang udara yang dihirup kurang enak,” kata Andri.

Menurutnya, kondisi tersebut membuatnya harus meningkatkan kewaspadaan selama berada di jalan. Kabut yang mengurangi jarak pandang membuat pengemudi harus lebih memperhatikan kendaraan lain maupun kondisi jalan agar perjalanan tetap aman.
Andri mengatakan, jumlah pesanan yang diterimanya juga cenderung berkurang sejak kabut mulai muncul. Meski demikian, ia tetap memilih menjalankan pekerjaannya seperti biasa.
Ia mengaku belum mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap. Namun, kondisi udara yang kurang nyaman membuatnya tetap waspada, terutama jika harus berada di luar ruangan dalam waktu cukup lama.
“Sekarang lebih hati-hati, soalnya jarak pandang berkurang,” ujarnya.(*)




PEKANBARU-Kabut asap yang mulai menyelimuti sejumlah wilayah Kota Pekanbaru mengganggu aktivitas masyarakat, diantaranya juga dirasakan para pengemudi ojek online yang tetap bekerja di tengah kondisi udara yang memburuk.
Salah seorang driver ShopeeFood, Andri, mengaku mulai merasakan dampak kabut saat menjalankan aktivitas mengantarkan pesanan. Selain jarak pandang yang berkurang, udara yang dihirup terasa kurang nyaman dibandingkan kondisi normal.
“Kalau sakit belum ada, cuma memang udara yang dihirup kurang enak,” kata Andri.
Menurutnya, kondisi tersebut membuatnya harus meningkatkan kewaspadaan selama berada di jalan. Kabut yang mengurangi jarak pandang membuat pengemudi harus lebih memperhatikan kendaraan lain maupun kondisi jalan agar perjalanan tetap aman.
Andri mengatakan, jumlah pesanan yang diterimanya juga cenderung berkurang sejak kabut mulai muncul. Meski demikian, ia tetap memilih menjalankan pekerjaannya seperti biasa.
Ia mengaku belum mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap. Namun, kondisi udara yang kurang nyaman membuatnya tetap waspada, terutama jika harus berada di luar ruangan dalam waktu cukup lama.
“Sekarang lebih hati-hati, soalnya jarak pandang berkurang,” ujarnya.(*)