logo
Kabut Asap Mulai Selimuti Rohil, Tiga Hotspot Terdeteksi, Pemerintah Diminta Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 37 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Polda: Semuanya Pelaku Pero Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Puluhan Tahun Dinanti, Jalan Poros Kuba Rusak Parah, Warga Tagih Keseriusan Peme Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Gulung Sindikat Curanmor Lintas Provinsi: 6 Tersangka Ditangkap, 44 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Lima Komisioner Baru KI Riau Dilantik, Target Pertama: Naikkan Indeks Keterbukaa Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Karhutla Kerumutan Nyaris Tembus 1.000 Hektare, Ratusan Personel Berjibaku Jinak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi BMKG Pantau 2.461 Hotspot di Sumatera, 223 Titik Berada di Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Harga Sawit Riau Naik, TBS Umur 9 Tahun Jadi yang Tertinggi Rp3.878,72 per Kg Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
HOME / News / Pekanbaru
Kabut Asap Mulai Ganggu Aktivitas Driver ShopeeFood di Pekanbaru
Driver shoppeford menunggu orderan.(ft:Aini/pekanbarutv)
Kabut Asap Mulai Ganggu Aktivitas Driver ShopeeFood di Pekanbaru
Editor: Ridho Haztil | Penulis: aini syafitri az
Rubrik: news | 25 Agustus 2026 | 21:30:57

PEKANBARU-Kabut asap yang mulai menyelimuti sejumlah wilayah Kota Pekanbaru  mengganggu aktivitas masyarakat, diantaranya juga dirasakan para pengemudi ojek online yang tetap bekerja di tengah kondisi udara yang memburuk.

Salah seorang driver ShopeeFood, Andri, mengaku mulai merasakan dampak kabut saat menjalankan aktivitas mengantarkan pesanan. Selain jarak pandang yang berkurang, udara yang dihirup terasa kurang nyaman dibandingkan kondisi normal.

“Kalau sakit belum ada, cuma memang udara yang dihirup kurang enak,” kata Andri.

iklan-view

Menurutnya, kondisi tersebut membuatnya harus meningkatkan kewaspadaan selama berada di jalan. Kabut yang mengurangi jarak pandang membuat pengemudi harus lebih memperhatikan kendaraan lain maupun kondisi jalan agar perjalanan tetap aman.

Andri mengatakan, jumlah pesanan yang diterimanya juga cenderung berkurang sejak kabut mulai muncul. Meski demikian, ia tetap memilih menjalankan pekerjaannya seperti biasa.

Ia mengaku belum mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap. Namun, kondisi udara yang kurang nyaman membuatnya tetap waspada, terutama jika harus berada di luar ruangan dalam waktu cukup lama.

“Sekarang lebih hati-hati, soalnya jarak pandang berkurang,” ujarnya.(*)

Home / News
Kabut Asap Mulai Ganggu Aktivitas Driver ShopeeFood di Pekanbaru
Editor: Ridho Haztil | Penulis: aini syafitri az
Rubrik: news | 25 Agustus 2026 | 21:30:57
Kabut Asap Mulai Ganggu Aktivitas Driver ShopeeFood di Pekanbaru
Driver shoppeford menunggu orderan.(ft:Aini/pekanbarutv)

PEKANBARU-Kabut asap yang mulai menyelimuti sejumlah wilayah Kota Pekanbaru  mengganggu aktivitas masyarakat, diantaranya juga dirasakan para pengemudi ojek online yang tetap bekerja di tengah kondisi udara yang memburuk.

Salah seorang driver ShopeeFood, Andri, mengaku mulai merasakan dampak kabut saat menjalankan aktivitas mengantarkan pesanan. Selain jarak pandang yang berkurang, udara yang dihirup terasa kurang nyaman dibandingkan kondisi normal.

“Kalau sakit belum ada, cuma memang udara yang dihirup kurang enak,” kata Andri.

Menurutnya, kondisi tersebut membuatnya harus meningkatkan kewaspadaan selama berada di jalan. Kabut yang mengurangi jarak pandang membuat pengemudi harus lebih memperhatikan kendaraan lain maupun kondisi jalan agar perjalanan tetap aman.

Andri mengatakan, jumlah pesanan yang diterimanya juga cenderung berkurang sejak kabut mulai muncul. Meski demikian, ia tetap memilih menjalankan pekerjaannya seperti biasa.

Ia mengaku belum mengalami gangguan kesehatan akibat kabut asap. Namun, kondisi udara yang kurang nyaman membuatnya tetap waspada, terutama jika harus berada di luar ruangan dalam waktu cukup lama.

“Sekarang lebih hati-hati, soalnya jarak pandang berkurang,” ujarnya.(*)