logo
Banjir Dahsyat Terjang Perbatasan Nepal-Tibet, Sedikitnya 97 Tewas dan 384 Wisat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Nyaris Stagnan di Rp17.725 per Dolar AS, Pasar Menanti Sinyal Ketua The F Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 549 Warga Pelalawan Terserang ISPA, Kabut Asap Karhutla Mulai Mengancam Kesehata Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Jelang Aksi 27 Agustus: Polri Perketat Jalur Masuk Jakarta, Massa dari Sumatera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabut Asap Mulai Selimuti Rohil, Tiga Hotspot Terdeteksi, Pemerintah Diminta Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 37 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Polda: Semuanya Pelaku Pero Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Puluhan Tahun Dinanti, Jalan Poros Kuba Rusak Parah, Warga Tagih Keseriusan Peme Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Gulung Sindikat Curanmor Lintas Provinsi: 6 Tersangka Ditangkap, 44 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Hilang Lima Hari di Batang Kuantan, Tim SAR Temukan Bocah 4 Tahun Tak Bernyawa
Tim SAR mengevakuasi jenazah bocah 4 tahun dari Sungai Batang Kuantan. (Foto: MCR)
Hilang Lima Hari di Batang Kuantan, Tim SAR Temukan Bocah 4 Tahun Tak Bernyawa
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: hukum | 8 April 2026 | 14:41:16

PEKANBARU - Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang bocah berusia 4 tahun yang sebelumnya dilaporkan hilang diduga jatuh ke Sungai Batang Kuantan, tepatnya di Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, sejak Jumat (3/4/2026). Korban atas nama Rayen ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (8/4/2026).

Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, korban berhasil ditemukan dengan jarak 1,9 Km dari lokasi awal korban dinyatakan hilang. Selanjutnya korban langsung dievakuasi.

“Korban atas nama Rayen sudah berhasil ditemukan oleh tim gabungan dan langsung di evakuasi. Korban ditemukan dengan jarak 1,9 Km dari lokasi awal kejadian,” ujarnya seperti dilansir mediacenter riau.

iklan-view

Setelah ditemukannya korban tersebut, tim langsung membawa jenazah ke Puskesmas Cerenti untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga guna dimakamkan. Dengan ditemukannya korban tersebut, maka operasi pencarian dinyatakan ditutup.

“Setelah korban ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga, operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing,” sebutnya. 

Untuk diketahui, Basarnas Pekanbaru kembali mendapatkan laporan adanya kondisi membahayakan manusia, berupa seorang  bocah berusia 4 tahun dilaporkan hilang diduga jatuh ke Sungai Batang Kuantan, tepatnya di Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (3/4/2026).

Korban diketahui bernama Rayen (4), yang terakhir terlihat bermain di sekitar tepi sungai bersama teman-temannya pada Jumat  sekitar pukul 16.00 WIB.

“Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat teman-temannya pulang, korban memilih tetap berada di lokasi. Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah, hingga akhirnya orang tua melakukan pencarian,” katanya.

Dilanjutkannya, pencarian awal hanya menemukan sandal dan alat bermain milik korban di tepi Sungai Batang Kuantan, yang menguatkan dugaan bahwa korban terjatuh ke sungai.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya kemudian memberangkatkan sebanyak 6 personel tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh sekitar 120 kilometer. (mcr)

Home / Hukum
Hilang Lima Hari di Batang Kuantan, Tim SAR Temukan Bocah 4 Tahun Tak Bernyawa
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: hukum | 8 April 2026 | 14:41:16
Hilang Lima Hari di Batang Kuantan, Tim SAR Temukan Bocah 4 Tahun Tak Bernyawa
Tim SAR mengevakuasi jenazah bocah 4 tahun dari Sungai Batang Kuantan. (Foto: MCR)

PEKANBARU - Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang bocah berusia 4 tahun yang sebelumnya dilaporkan hilang diduga jatuh ke Sungai Batang Kuantan, tepatnya di Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, sejak Jumat (3/4/2026). Korban atas nama Rayen ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (8/4/2026).

Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, korban berhasil ditemukan dengan jarak 1,9 Km dari lokasi awal korban dinyatakan hilang. Selanjutnya korban langsung dievakuasi.

“Korban atas nama Rayen sudah berhasil ditemukan oleh tim gabungan dan langsung di evakuasi. Korban ditemukan dengan jarak 1,9 Km dari lokasi awal kejadian,” ujarnya seperti dilansir mediacenter riau.

Setelah ditemukannya korban tersebut, tim langsung membawa jenazah ke Puskesmas Cerenti untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga guna dimakamkan. Dengan ditemukannya korban tersebut, maka operasi pencarian dinyatakan ditutup.

“Setelah korban ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga, operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing,” sebutnya. 

Untuk diketahui, Basarnas Pekanbaru kembali mendapatkan laporan adanya kondisi membahayakan manusia, berupa seorang  bocah berusia 4 tahun dilaporkan hilang diduga jatuh ke Sungai Batang Kuantan, tepatnya di Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (3/4/2026).

Korban diketahui bernama Rayen (4), yang terakhir terlihat bermain di sekitar tepi sungai bersama teman-temannya pada Jumat  sekitar pukul 16.00 WIB.

“Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat teman-temannya pulang, korban memilih tetap berada di lokasi. Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah, hingga akhirnya orang tua melakukan pencarian,” katanya.

Dilanjutkannya, pencarian awal hanya menemukan sandal dan alat bermain milik korban di tepi Sungai Batang Kuantan, yang menguatkan dugaan bahwa korban terjatuh ke sungai.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya kemudian memberangkatkan sebanyak 6 personel tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh sekitar 120 kilometer. (mcr)