logo
● Penampungan Solar Ilegal di Kampar Digerebek Polda, Sempat Dihalangi Warga Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Cetak Prestasi Bersejarah bagi Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kasus Sabu 46,93 Kg di Pekanbaru: Oknum TNI Ditahan Pomdam dan Terancam Dipecat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Lapas Bagansiapiapi Gagalkan Penyelundupan Liquid Vape Diduga Narkotika dalam Bo Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pelajar 14 Tahun Tewas Tabrak Truk Parkir di Jalan SM Amin Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pekanbarutv.com dan UIN Suska Riau Jalin Kerja Sama Tingkatkan Mutu Pendidikan, Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Gagalkan Peredaran 46,9 Kg Sabu, Tersangka Babinsa dan Warga Sipil Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Direktur Toba Pulp Lestari Anwar Lawden Tersangka Dugaan Korupsi Rp 2 Triliun Tr Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Hilang Lima Hari di Batang Kuantan, Tim SAR Temukan Bocah 4 Tahun Tak Bernyawa
Tim SAR mengevakuasi jenazah bocah 4 tahun dari Sungai Batang Kuantan. (Foto: MCR)
Hilang Lima Hari di Batang Kuantan, Tim SAR Temukan Bocah 4 Tahun Tak Bernyawa
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: hukum | 8 April 2026 | 14:41:16

PEKANBARU - Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang bocah berusia 4 tahun yang sebelumnya dilaporkan hilang diduga jatuh ke Sungai Batang Kuantan, tepatnya di Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, sejak Jumat (3/4/2026). Korban atas nama Rayen ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (8/4/2026).

Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, korban berhasil ditemukan dengan jarak 1,9 Km dari lokasi awal korban dinyatakan hilang. Selanjutnya korban langsung dievakuasi.

“Korban atas nama Rayen sudah berhasil ditemukan oleh tim gabungan dan langsung di evakuasi. Korban ditemukan dengan jarak 1,9 Km dari lokasi awal kejadian,” ujarnya seperti dilansir mediacenter riau.

iklan-view

Setelah ditemukannya korban tersebut, tim langsung membawa jenazah ke Puskesmas Cerenti untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga guna dimakamkan. Dengan ditemukannya korban tersebut, maka operasi pencarian dinyatakan ditutup.

“Setelah korban ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga, operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing,” sebutnya. 

Untuk diketahui, Basarnas Pekanbaru kembali mendapatkan laporan adanya kondisi membahayakan manusia, berupa seorang  bocah berusia 4 tahun dilaporkan hilang diduga jatuh ke Sungai Batang Kuantan, tepatnya di Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (3/4/2026).

Korban diketahui bernama Rayen (4), yang terakhir terlihat bermain di sekitar tepi sungai bersama teman-temannya pada Jumat  sekitar pukul 16.00 WIB.

“Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat teman-temannya pulang, korban memilih tetap berada di lokasi. Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah, hingga akhirnya orang tua melakukan pencarian,” katanya.

Dilanjutkannya, pencarian awal hanya menemukan sandal dan alat bermain milik korban di tepi Sungai Batang Kuantan, yang menguatkan dugaan bahwa korban terjatuh ke sungai.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya kemudian memberangkatkan sebanyak 6 personel tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh sekitar 120 kilometer. (mcr)

Home / Hukum
Hilang Lima Hari di Batang Kuantan, Tim SAR Temukan Bocah 4 Tahun Tak Bernyawa
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: hukum | 8 April 2026 | 14:41:16
Hilang Lima Hari di Batang Kuantan, Tim SAR Temukan Bocah 4 Tahun Tak Bernyawa
Tim SAR mengevakuasi jenazah bocah 4 tahun dari Sungai Batang Kuantan. (Foto: MCR)

PEKANBARU - Tim SAR gabungan berhasil menemukan seorang bocah berusia 4 tahun yang sebelumnya dilaporkan hilang diduga jatuh ke Sungai Batang Kuantan, tepatnya di Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, sejak Jumat (3/4/2026). Korban atas nama Rayen ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu (8/4/2026).

Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, korban berhasil ditemukan dengan jarak 1,9 Km dari lokasi awal korban dinyatakan hilang. Selanjutnya korban langsung dievakuasi.

“Korban atas nama Rayen sudah berhasil ditemukan oleh tim gabungan dan langsung di evakuasi. Korban ditemukan dengan jarak 1,9 Km dari lokasi awal kejadian,” ujarnya seperti dilansir mediacenter riau.

Setelah ditemukannya korban tersebut, tim langsung membawa jenazah ke Puskesmas Cerenti untuk selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga guna dimakamkan. Dengan ditemukannya korban tersebut, maka operasi pencarian dinyatakan ditutup.

“Setelah korban ditemukan dan diserahkan kepada pihak keluarga, operasi SAR dinyatakan ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke kesatuan masing-masing,” sebutnya. 

Untuk diketahui, Basarnas Pekanbaru kembali mendapatkan laporan adanya kondisi membahayakan manusia, berupa seorang  bocah berusia 4 tahun dilaporkan hilang diduga jatuh ke Sungai Batang Kuantan, tepatnya di Desa Teluk Pauh, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Jumat (3/4/2026).

Korban diketahui bernama Rayen (4), yang terakhir terlihat bermain di sekitar tepi sungai bersama teman-temannya pada Jumat  sekitar pukul 16.00 WIB.

“Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat teman-temannya pulang, korban memilih tetap berada di lokasi. Namun hingga malam hari, korban tidak kunjung kembali ke rumah, hingga akhirnya orang tua melakukan pencarian,” katanya.

Dilanjutkannya, pencarian awal hanya menemukan sandal dan alat bermain milik korban di tepi Sungai Batang Kuantan, yang menguatkan dugaan bahwa korban terjatuh ke sungai.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya kemudian memberangkatkan sebanyak 6 personel tim rescue langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan jarak tempuh sekitar 120 kilometer. (mcr)