logo
● Penampungan Solar Ilegal di Kampar Digerebek Polda, Sempat Dihalangi Warga Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Cetak Prestasi Bersejarah bagi Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kasus Sabu 46,93 Kg di Pekanbaru: Oknum TNI Ditahan Pomdam dan Terancam Dipecat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Lapas Bagansiapiapi Gagalkan Penyelundupan Liquid Vape Diduga Narkotika dalam Bo Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pelajar 14 Tahun Tewas Tabrak Truk Parkir di Jalan SM Amin Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pekanbarutv.com dan UIN Suska Riau Jalin Kerja Sama Tingkatkan Mutu Pendidikan, Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Gagalkan Peredaran 46,9 Kg Sabu, Tersangka Babinsa dan Warga Sipil Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Direktur Toba Pulp Lestari Anwar Lawden Tersangka Dugaan Korupsi Rp 2 Triliun Tr Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Terbawa Arus Parit Saat Hujan Deras,  Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Setelah 12 Jam Pencarian
Anggot Tim SAR Pekanbaru sat melakukan pencarian terhadap korban. (Foto: Ist)
Terbawa Arus Parit Saat Hujan Deras,  Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Setelah 12 Jam Pencarian
Editor: putrajaya
Rubrik: hukum | 11 April 2026 | 15:43:15

PEKANBARU - Setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih 12 jam, seorang pria bernama Aryadi Garsidi (35) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban sebelumnya dilaporkan terseret arus di parit kawasan Perumahan Sidomulyo, Kecamatan Marpoyan, Kota Pekanbaru, pada Sabtu (11/4/2026).

Peristiwa ini terjadi pada Jumat malam (10/4/2026) sekitar pukul 23.53 WIB. Saat itu, korban melintas menggunakan sepeda motor di jalur yang tergenang air akibat luapan parit. Diduga kuat, derasnya arus membuat korban kehilangan kendali hingga terseret.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, menjelaskan bahwa warga sempat berusaha memberikan pertolongan di lokasi kejadian, namun arus yang cukup kuat menyulitkan upaya penyelamatan.

iklan-view

“Korban melintas saat parit sedang meluap. Warga sudah mencoba menolong, tetapi arus terlalu deras,” ujar Budi, Sabtu (11/4/2026).

Informasi mengenai kejadian tersebut baru diterima Kantor SAR Pekanbaru beberapa jam setelah kejadian, melalui laporan dari BPBD Kota Pekanbaru. Setelah menerima laporan, tim SAR langsung dikerahkan ke lokasi pada Sabtu dini hari dengan kekuatan tujuh personel.

Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran parit di sekitar lokasi kejadian, baik sisi kiri maupun kanan, dengan radius sekitar satu kilometer dari titik awal korban diduga hanyut.

Setelah melakukan pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan pada pukul 11.39 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia. Jasad korban ditemukan sekitar 1,38 kilometer dari lokasi awal kejadian.

“Korban ditemukan tidak jauh dari titik awal terbawa arus,” tambahnya.

Jenazah kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk proses lebih lanjut. (rea)

Home / Hukum
Terbawa Arus Parit Saat Hujan Deras,  Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Setelah 12 Jam Pencarian
Editor: putrajaya
Rubrik: hukum | 11 April 2026 | 15:43:15
Terbawa Arus Parit Saat Hujan Deras,  Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Setelah 12 Jam Pencarian
Anggot Tim SAR Pekanbaru sat melakukan pencarian terhadap korban. (Foto: Ist)

PEKANBARU - Setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih 12 jam, seorang pria bernama Aryadi Garsidi (35) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban sebelumnya dilaporkan terseret arus di parit kawasan Perumahan Sidomulyo, Kecamatan Marpoyan, Kota Pekanbaru, pada Sabtu (11/4/2026).

Peristiwa ini terjadi pada Jumat malam (10/4/2026) sekitar pukul 23.53 WIB. Saat itu, korban melintas menggunakan sepeda motor di jalur yang tergenang air akibat luapan parit. Diduga kuat, derasnya arus membuat korban kehilangan kendali hingga terseret.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, menjelaskan bahwa warga sempat berusaha memberikan pertolongan di lokasi kejadian, namun arus yang cukup kuat menyulitkan upaya penyelamatan.

“Korban melintas saat parit sedang meluap. Warga sudah mencoba menolong, tetapi arus terlalu deras,” ujar Budi, Sabtu (11/4/2026).

Informasi mengenai kejadian tersebut baru diterima Kantor SAR Pekanbaru beberapa jam setelah kejadian, melalui laporan dari BPBD Kota Pekanbaru. Setelah menerima laporan, tim SAR langsung dikerahkan ke lokasi pada Sabtu dini hari dengan kekuatan tujuh personel.

Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran parit di sekitar lokasi kejadian, baik sisi kiri maupun kanan, dengan radius sekitar satu kilometer dari titik awal korban diduga hanyut.

Setelah melakukan pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan pada pukul 11.39 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia. Jasad korban ditemukan sekitar 1,38 kilometer dari lokasi awal kejadian.

“Korban ditemukan tidak jauh dari titik awal terbawa arus,” tambahnya.

Jenazah kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk proses lebih lanjut. (rea)