logo
Banjir Dahsyat Terjang Perbatasan Nepal-Tibet, Sedikitnya 97 Tewas dan 384 Wisat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Rupiah Nyaris Stagnan di Rp17.725 per Dolar AS, Pasar Menanti Sinyal Ketua The F Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 549 Warga Pelalawan Terserang ISPA, Kabut Asap Karhutla Mulai Mengancam Kesehata Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Jelang Aksi 27 Agustus: Polri Perketat Jalur Masuk Jakarta, Massa dari Sumatera Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Kabut Asap Mulai Selimuti Rohil, Tiga Hotspot Terdeteksi, Pemerintah Diminta Tak Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi 37 Orang Ditetapkan Jadi Tersangka Karhutla di Riau, Polda: Semuanya Pelaku Pero Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Puluhan Tahun Dinanti, Jalan Poros Kuba Rusak Parah, Warga Tagih Keseriusan Peme Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi Polda Riau Gulung Sindikat Curanmor Lintas Provinsi: 6 Tersangka Ditangkap, 44 M Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Terbawa Arus Parit Saat Hujan Deras,  Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Setelah 12 Jam Pencarian
Anggot Tim SAR Pekanbaru sat melakukan pencarian terhadap korban. (Foto: Ist)
Terbawa Arus Parit Saat Hujan Deras,  Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Setelah 12 Jam Pencarian
Editor: putrajaya
Rubrik: hukum | 11 April 2026 | 15:43:15

PEKANBARU - Setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih 12 jam, seorang pria bernama Aryadi Garsidi (35) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban sebelumnya dilaporkan terseret arus di parit kawasan Perumahan Sidomulyo, Kecamatan Marpoyan, Kota Pekanbaru, pada Sabtu (11/4/2026).

Peristiwa ini terjadi pada Jumat malam (10/4/2026) sekitar pukul 23.53 WIB. Saat itu, korban melintas menggunakan sepeda motor di jalur yang tergenang air akibat luapan parit. Diduga kuat, derasnya arus membuat korban kehilangan kendali hingga terseret.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, menjelaskan bahwa warga sempat berusaha memberikan pertolongan di lokasi kejadian, namun arus yang cukup kuat menyulitkan upaya penyelamatan.

iklan-view

“Korban melintas saat parit sedang meluap. Warga sudah mencoba menolong, tetapi arus terlalu deras,” ujar Budi, Sabtu (11/4/2026).

Informasi mengenai kejadian tersebut baru diterima Kantor SAR Pekanbaru beberapa jam setelah kejadian, melalui laporan dari BPBD Kota Pekanbaru. Setelah menerima laporan, tim SAR langsung dikerahkan ke lokasi pada Sabtu dini hari dengan kekuatan tujuh personel.

Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran parit di sekitar lokasi kejadian, baik sisi kiri maupun kanan, dengan radius sekitar satu kilometer dari titik awal korban diduga hanyut.

Setelah melakukan pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan pada pukul 11.39 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia. Jasad korban ditemukan sekitar 1,38 kilometer dari lokasi awal kejadian.

“Korban ditemukan tidak jauh dari titik awal terbawa arus,” tambahnya.

Jenazah kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk proses lebih lanjut. (rea)

Home / Hukum
Terbawa Arus Parit Saat Hujan Deras,  Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Setelah 12 Jam Pencarian
Editor: putrajaya
Rubrik: hukum | 11 April 2026 | 15:43:15
Terbawa Arus Parit Saat Hujan Deras,  Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Setelah 12 Jam Pencarian
Anggot Tim SAR Pekanbaru sat melakukan pencarian terhadap korban. (Foto: Ist)

PEKANBARU - Setelah dilakukan pencarian selama kurang lebih 12 jam, seorang pria bernama Aryadi Garsidi (35) akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Korban sebelumnya dilaporkan terseret arus di parit kawasan Perumahan Sidomulyo, Kecamatan Marpoyan, Kota Pekanbaru, pada Sabtu (11/4/2026).

Peristiwa ini terjadi pada Jumat malam (10/4/2026) sekitar pukul 23.53 WIB. Saat itu, korban melintas menggunakan sepeda motor di jalur yang tergenang air akibat luapan parit. Diduga kuat, derasnya arus membuat korban kehilangan kendali hingga terseret.

Kepala Kantor SAR Pekanbaru, Budi Cahyadi, menjelaskan bahwa warga sempat berusaha memberikan pertolongan di lokasi kejadian, namun arus yang cukup kuat menyulitkan upaya penyelamatan.

“Korban melintas saat parit sedang meluap. Warga sudah mencoba menolong, tetapi arus terlalu deras,” ujar Budi, Sabtu (11/4/2026).

Informasi mengenai kejadian tersebut baru diterima Kantor SAR Pekanbaru beberapa jam setelah kejadian, melalui laporan dari BPBD Kota Pekanbaru. Setelah menerima laporan, tim SAR langsung dikerahkan ke lokasi pada Sabtu dini hari dengan kekuatan tujuh personel.

Pencarian dilakukan dengan menyisir aliran parit di sekitar lokasi kejadian, baik sisi kiri maupun kanan, dengan radius sekitar satu kilometer dari titik awal korban diduga hanyut.

Setelah melakukan pencarian intensif, korban akhirnya ditemukan pada pukul 11.39 WIB dalam kondisi sudah meninggal dunia. Jasad korban ditemukan sekitar 1,38 kilometer dari lokasi awal kejadian.

“Korban ditemukan tidak jauh dari titik awal terbawa arus,” tambahnya.

Jenazah kemudian dievakuasi oleh tim SAR gabungan dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk proses lebih lanjut. (rea)