logo
● Penampungan Solar Ilegal di Kampar Digerebek Polda, Sempat Dihalangi Warga Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● SF Hariyanto Raih Gelar ASEAN Engineer, Cetak Prestasi Bersejarah bagi Riau Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Kasus Sabu 46,93 Kg di Pekanbaru: Oknum TNI Ditahan Pomdam dan Terancam Dipecat Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Lapas Bagansiapiapi Gagalkan Penyelundupan Liquid Vape Diduga Narkotika dalam Bo Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pelajar 14 Tahun Tewas Tabrak Truk Parkir di Jalan SM Amin Pekanbaru Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Pekanbarutv.com dan UIN Suska Riau Jalin Kerja Sama Tingkatkan Mutu Pendidikan, Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Polda Riau Gagalkan Peredaran 46,9 Kg Sabu, Tersangka Babinsa dan Warga Sipil Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi ● Direktur Toba Pulp Lestari Anwar Lawden Tersangka Dugaan Korupsi Rp 2 Triliun Tr Menyajikan Fakta, Bukan Sensasi
Terjun ke Laut dari Kapal Dumai Line, Seorang Pria Muda Hilang di Perairan Selat Meranti
Tim Rescuer Unit Siaga SAR Meranti melakukan pencarian seorang pria muda yang terjun dari kapal di Selat Meranti. (Foto: MCR)
Terjun ke Laut dari Kapal Dumai Line, Seorang Pria Muda Hilang di Perairan Selat Meranti
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: hukum | 12 April 2026 | 09:32:36

PEKANBARU - Tim Basarnas Pekanbaru kembali mendapatkan laporan adanya kondisi membahayakan manusia, berupa seorang pria hilang setelah melompat dari kapal Dumai Line di Perairan Selat Meranti, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Insinden ini terjadi pada Sabtu (10/4/2026). Korban diketahui bernama Nasri berusia 32 tahun yang merupakan warga Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, bahwa pada Sabtu sekitar pukul 16.30 WIB pihaknya mendapatkan laporan dari pihak Kapten Kapal Dumai Line bahwa ada orang yang diduga melompat dari kapal. 

iklan-view

“Kami mendapatkan laporan adanya orang yang diduga melompat dari kapal Dumai Line, yang berangkat dari pelabuhan Tanjung Buton menuju Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau,” katanya seperti dikutip mediacenter riau.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung memberangkatkan Rescuer Unit Siaga SAR Meranti sebanyak 7 orang menuju lokasi, dengan jarak 12 Nm Heading 111 derajat.

“Kami langsung memberangkatkan tim SAR sebanyak 7 orang yang juga dilengkapi dengan peralatan rescue,” sebutnya.

Setelah tiba di lokasi, tim langsung melakukan pencarian. Namun, hingga malam ini, korban belum kunjung ditemukan dan pencarian akan dilanjutkan esok hari. 

“Apabila korban ditemukan akan diserahkan ke Rumah Sakit atau Puskesmas terdekat untuk penanganan lebih lanjut. Kami juga menghimbau masyarakat yang terlibat tetap memperhatikan keselamatannya,” tutupnya. (mcr)

Home / Hukum
Terjun ke Laut dari Kapal Dumai Line, Seorang Pria Muda Hilang di Perairan Selat Meranti
Editor: Arya Mahendra
Rubrik: hukum | 12 April 2026 | 09:32:36
Terjun ke Laut dari Kapal Dumai Line, Seorang Pria Muda Hilang di Perairan Selat Meranti
Tim Rescuer Unit Siaga SAR Meranti melakukan pencarian seorang pria muda yang terjun dari kapal di Selat Meranti. (Foto: MCR)

PEKANBARU - Tim Basarnas Pekanbaru kembali mendapatkan laporan adanya kondisi membahayakan manusia, berupa seorang pria hilang setelah melompat dari kapal Dumai Line di Perairan Selat Meranti, Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau.

Insinden ini terjadi pada Sabtu (10/4/2026). Korban diketahui bernama Nasri berusia 32 tahun yang merupakan warga Kabupaten Kepulauan Meranti.

Kepala Basarnas Pekanbaru Budi Cahyadi mengatakan, bahwa pada Sabtu sekitar pukul 16.30 WIB pihaknya mendapatkan laporan dari pihak Kapten Kapal Dumai Line bahwa ada orang yang diduga melompat dari kapal. 

“Kami mendapatkan laporan adanya orang yang diduga melompat dari kapal Dumai Line, yang berangkat dari pelabuhan Tanjung Buton menuju Tanjung Balai Karimun Kepulauan Riau,” katanya seperti dikutip mediacenter riau.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, pihaknya langsung memberangkatkan Rescuer Unit Siaga SAR Meranti sebanyak 7 orang menuju lokasi, dengan jarak 12 Nm Heading 111 derajat.

“Kami langsung memberangkatkan tim SAR sebanyak 7 orang yang juga dilengkapi dengan peralatan rescue,” sebutnya.

Setelah tiba di lokasi, tim langsung melakukan pencarian. Namun, hingga malam ini, korban belum kunjung ditemukan dan pencarian akan dilanjutkan esok hari. 

“Apabila korban ditemukan akan diserahkan ke Rumah Sakit atau Puskesmas terdekat untuk penanganan lebih lanjut. Kami juga menghimbau masyarakat yang terlibat tetap memperhatikan keselamatannya,” tutupnya. (mcr)