Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan atau karhutla yang menyelimuti Kota Pekanbaru, Riau, dalam beberapa bulan terakhir turut berdampak pada sektor pertanian, Jumat 2 Oktober 2026.
Minimnya sinar matahari dan kondisi cuaca yang kurang bersahabat membuat sejumlah tanaman sayuran milik petani mengalami hambatan pertumbuhan. Kondisi ini berdampak pada kualitas dan potensi hasil panen.
Untuk mengurangi risiko kerugian, petani terpaksa meningkatkan perawatan tanaman dengan menambah pupuk kandang dan melakukan penyiraman lebih intensif agar tanah tetap lembap.
Petani berharap kabut asap segera reda sehingga sinar matahari kembali optimal dan aktivitas pertanian dapat berjalan normal.
GMPB Desak Aliran Dana Mafia Tanah Diusut
61 Tersangka Karhutla, 3 387 Hektare Lahan Terbakar
Antre Solar 3 Jam, Dugaan Mafia Disorot
106 Advokat Baru Diangkat, Peradi Soroti Tantangan AI
Mentan Salurkan Bantuan Beras, 619 Ribu Warga Riau Jadi Penerima
Biosolar Langka, Sopir Truk Rela Antre hingga Bermalam di SPBU
Sakit Hati Diputus, Mantan Pacar Sebar Video Syur
Kolam Limbah Penuh, DLH Segel Outlet Pabrik Sawit di Pelalawan
Jual SIM Palsu Lewat Medsos, Sindikat Dibongkar Polisi
Kabut Asap Makin Parah, Sejumlah RTH Pekanbaru Ditutup
Gajah Binaan PLG Minas Diego Mati di Usia 17 Tahun
Mentan Dorong Generasi Muda Terjun ke Sektor Pertanian



